Mengejar Cinta Nona WO
Lavinka buket bunga nikahdekorasi kamar nikahcover belakang undangan pernikahanlirik bunga pengantin
“Kita makan dulu, habis itu aku curhat kerjaan, kamu dengerin, tapi gak boleh sok bijak.”
“Setuju,” katanya sambil ngangguk serius. “Tapi boleh sesekali nyisipin kata-kata mutiara biar suasana hidup?”
“Boleh. Asal gak pake kalimat dari bio T*****r kamu yang dulu.”
Dia pura-pura syok. “Eh, itu masterpiece! ‘Cinta itu seperti wifi—kadang lemot, kadang lost connection.’”
Aku hampir tersedak ketawa. “Ya ampun, Gas!”
Hot Chapters