Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalikan Anakku

Kembalikan Anakku

Meriatih Fadilah
Salsa tidak bisa membantah perkataan suami dan ibu mertunya untuk memberikan anak ketiga yang masih di dalam kandungan untuk sang kakak ipar Desi dengan dalih tidak bisa mengurus anak dan sebagai anak pancingan. Desi yang sudah sepuluh tahun sangat mendambakan seorang anak kini akan terwujud untuk menjadi seorang Ibu. Dengan berat hati pun setelah melahirkan langsung di bawa pergi oleh Desi, tetapi dia sempat melihat bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu mempunyai tanda lahir dipundak kanannya sebuah tahi lalat berwarna hitam. Keterbatasan ekonomi juga hal yang utama bahkan dia pun di hina karena tidak bisa hidup tanpa mereka, Salsa dianggap wanita yang lemah dan penurut. Salsa menahan rindu saat dia tidak bisa dekat dengan bayinya sendiri, sedangkan Desi tetap mengeluh karena tangisan bayi itu membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang. Namun, setelah seminggu kemudian saat akan menggelar acara aqiqah di sore hari, Desi memberikan kabar yang mengejutkan kalau bayinya telah hilang saat dia pergi ke mall pagi harinya. Hatinya sakit dan menangis histeris, tetapi dia bisa menangkap wajah mereka yang tampak biasa-biasa saja. Salsa mulai curiga kalau hilangnya bayinya itu pasti ada alasannya. Apakah yang akan di lakukan oleh Salsa dan dapatkah dia membongkar misteri hilangnya bayinya itu? Apakah Salsa memilih bertahan atau berpisah dari keluarga suaminya?
Rumah Tangga
102.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
Baca
Tambahkan
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Selama enam tahun, aku diam-diam menjalin hubungan dengan saudara tiriku, Draven, yang juga ahli waris keluarga mafia. Setiap malam, sentuhannya menjelajahi tubuhku, penuh hasrat yang mendesak. Tatapan yang dia berikan padaku di saat-saat intim itu membuatku percaya bahwa akulah satu-satunya perempuan yang mampu menyalakan gairah seperti itu di dalam dirinya. Sampai satu bulan lalu, ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Sehari sebelum Hari Valentine, aku masuk diam-diam ke ruang kerjanya, berniat memberinya kejutan. Dari celah pintu, aku mendengarnya berbicara dengan Rian, penasihat keluarga. "Kamu belum bosan dengan Alana, adik tirimu itu? Pertunanganmu sudah tinggal menunggu waktu. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta padanya." Senyum dingin terukir di wajahnya. "Jatuh cinta padanya? Dia hanya target yang terlalu mudah, datang sendiri ke dalam genggamanku. Terlalu sayang jika dilewatkan." "Ibunya telah membuat ibuku mati sebelum waktunya. Enam tahun ini adalah harga yang harus dia bayar. Dan dia pantas menerima semuanya." "Dan seperti yang sudah kukatakan, istriku kelak hanya Sabrina Santoso. Tidak akan ada yang lain." "Pernikahan itu akan mengamankan jalur penyelundupan pelabuhan Keluarga Santoso dan hanya itu yang penting." Jadi, cinta yang selama ini kupercaya hanyalah sandiwara balas dendam yang disusun dengan rapi. Setiap pelukan darinya hanyalah kebohongan yang terencana. Baiklah. Sudah saatnya aku dan anak kami yang belum lahir lenyap sepenuhnya dari hidupnya.
Cerita Pendek · Mafia
15.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

(Cerita bisa mengandung 21+) Meira selalu dikenal sebagai gadis jenius—IQ superior, cantik, dan berprestasi. Namun hidupnya tak berjalan sesuai jalur emas yang diimpikan banyak orang. Di masa SMA, ia pernah menerima cinta seorang adik kelas, Hastan, hanya untuk membalas sakit hati dari pacar lamanya, Octavian. Hubungan itu singkat, terhenti di antara liburan dan aturan keluarga yang ketat. Meira bahkan memutuskan Hastan lewat pesan singkat… dan menghilang. Bertahun-tahun kemudian, Meira bukan lagi gadis piala olimpiade itu. Ia adalah istri yang kehilangan mimpi, ibu dari seorang anak, dan perempuan yang bertahan di pernikahan retak. Saat kembali bekerja sebagai Project Manager di perusahaan instalasi elektronik medis, sebuah proyek membawanya ke rumah sakit militer—dan ke pelukan masa lalu. Hastan kini seorang Letnan Kolonel muda Divisi Siber. Tatapannya tetap sama, namun kali ini lebih berbahaya. Di balik senyum tenangnya, ia memegang rahasia: ponsel Meira sudah ia retas, setiap pesan, panggilan, bahkan momen paling pribadi dalam rumah tangganya ada di genggamannya. Ia tahu kelemahan Meira. Ia tahu apa yang membuatnya menyerah. Dan ia tahu… Meira belum benar-benar lepas darinya. Di antara ikatan pernikahan yang belum resmi berakhir, obsesi yang semakin dalam, dan masa lalu yang tak pernah ditutup, Meira terjebak dalam permainan berbahaya antara cinta, dendam, dan hasrat yang tak pernah padam.
Rumah Tangga
102.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
SIMPANAN OM-OM

SIMPANAN OM-OM

Freya, seorang wanita muda, menjalani hidup sederhana sebagai kasir di minimarket. Gajinya pas-pasan, hanya cukup untuk makan dan ongkos saja. Sementara orang tuanya, mantan pedagang buah yang bergantung hanya padanya. Selain kesulitan ekonomi, Freya juga kerap menjadi korban ejekan karena wajahnya berjerawat, rambutnya tak terurus, dan tubuhnya yang sedikit gemuk. Hingga suatu hari, sebuah brosur lowongan kerja menarik perhatiannya—talent live streaming di sebuah aplikasi hiburan. Pekerjaan ini sederhana, hanya berbicara di depan kamera dan membaca pesan dari penonton. Freya mencoba, dan perlahan kehidupannya berubah. Dengan bantuan filter kamera, ia terlihat lebih menarik, menarik perhatian banyak pria, termasuk seorang donatur tetap yang sering memberinya gift dalam jumlah besar. Keberhasilannya menimbulkan gosip di tempat kerja. Sintya, rekan yang iri padanya, diam-diam menyelidiki dan menemukan fakta mengejutkan: pria yang sering memberi Freya gift adalah bos kakaknya, seorang pengusaha kaya yang sudah menikah. Istrinya lumpuh akibat kecelakaan, dan pria itu dikenal gemar mendekati wanita muda. Freya yang awalnya tidak tahu kebenarannya, justru tetap bertahan demi menikmati kehidupan mewahnya. Bahkan melakukan operasi plastik dengan uang dari pria tersebut. Namun, ketika kenyataan terbongkar,dia tetap memilih mempertahankan relasi demi kestabilan finansialnya. Hingga suatu malam, kecelakaan tragis terjadi. Pria itu meninggal, sementara Freya mengalami luka serius dan kehilangan kemampuannya berjalan,sama seperti istri pria tersebut. Dalam penderitaannya, Freya menyadari kesalahannya dan kembali ke pelukan keluarganya dan menjalani hidup sederhana seperti dulu, tetapi dengan hati yang lebih bijaksana.
Rumah Tangga
759 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Ketika cinta harus memilih

Ketika cinta harus memilih

Ardiansyah Anieta
"Elena, why are you hiding from me? (Elena, kenapa kau menghindar dariku?)" "You know why ... I'm married, i have kids. And you're such a bad influence on me. (Kau tau kenapa ... Aku sudah menikah dan mempunyai anak-anak. Lagipula kau membawa pengaruh buruk buatku" "You have married too seven years ago but you still want to meet me. We're even ... (Kau pun sudah menikah tujuh tahun lalu tapi kau masih bersedia menemuiku. Bahkan kita ..." "Stop it. It's a big mistake!!! (Hentikan. Dulu itu kesalahan besar!!!)" "Calm down, Elena ... i'm here not to argue. I miss you ... (Tenanglah, Elena ... Aku di sini bukan untuk berdebat. Aku rindu padamu ..." Elena hampir terisak, mukanya memerah matanya berair napasnya tersengal. Ia ingin segera berlalu dari momen ini. "I am not the same person. I have changed. And I am fully happy for I am now. Don't ruin my happiness. I want you to stay away from my life ... please ... (Aku bukanlah orang yang sama. Aku sudah berubah. Dan aku sangat bahagia dengan keadaanku sekarang. Jangan mengusik kebahagiaanku. Menjauhlah dari kehidupanku ... Aku mohon ....)" "I'll wait ... (Aku akan menunggu ...)" "Don't wait. You have to move on. Get married, have a bunch of kids like you want it. Be happy ... (Jangan menunggu. Kau harus melanjutkan hidupmu. Menikahkah. Miliki banyak anak seperti yang kau mau. Berbahagialah ...)" "I can't find someone like you. (Aku tidak bisa menemukan penggantimu.)"
Urban
103.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pengantin Pengganti Milioner Mandul

Pengantin Pengganti Milioner Mandul

Elena Vorontsov ( 21 tahun ) diasingkan ke desa Bergdorf selama empat belas tahun oleh ayah kandungnya sendiri. Namun, ia tiba-tiba dijemput dan dipaksa menikah dengan Meix Dalton (30 tahun), pria yang terkenal dingin dan juga mandul agar bisa menguasai harta warisan ibunya. *** Meix melepas kancing kemejanya satu-persatu hingga dadanya yang bidang terbuka lebar. Cahaya lampu temaram menyinari ototnya yang atletis. Mata cokelat Meix tak berpaling dari Elena yang semakin menjauh. Meix mengangkat paksa dagu Elena—membuat tatapan mereka akhirnya bertemu. "Buka gaunmu di sini," perintahnya dingin. "A-apa?" tanya Elena dengan mata membulat. Sudut bibir Meix terangkat. "Kenapa kaget? Kau istriku. Buka bajumu di hadapanku." Tubuh Elena menegang. Kelopak matanya bergerak cepat. Kakinya melangkah semakin mundur, namun dengan cepat Meix menarik pergelangan tangannya membuat Elena terjerembab ke dalam pelukan Meix yang tinggi dan kokoh. Lengannya yang kuat melingkar di pinggang Elena—merapatkan ke perutnya tanpa kelembutan. Ia menarik tengkuk istrinya itu, lalu menekan bibirnya dalam ciuman kasar, tanpa rasa. Elena tersentak. Ia mendorong dada Meix sekuat mungkin. Berusaha melepaskan diri dari cengkeraman suami yang tak diinginkannya itu. Nafasnya memburu, tangannya bergetar hebat. "Maaf, Tuan. Aku rasa... tidak seharusnya kita melakukan itu," ujar Elena. Nada suaranya cepat dan tidak teratur. Wajahnya terus tertunduk seolah enggan menatap kebringasan suaminya. *** Bagaimana perjalanan pernikahan Elena dengan pria kasar dan arogan itu? Akankah ia mampu membuat Meix jatuh cinta padanya? Atau... Justru membuatnya semakin terpuruk?
Urban
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Pada hari ketika Erni Lousa, pujaan hati suamiku yang sedang mengidap penyakit mematikan, melahirkan anak untuk suamiku, Riko Fosa, ayah dan ibu mertuaku memanggil sepuluh pengawal untuk berjaga di depan ruang bersalin hanya untuk mencegah aku datang dan membuat keributan. Namun, hingga proses persalinan berakhir, aku sama sekali tidak muncul. Ibu mertua menggenggam tangan Erni dengan sangat emosional sambil berkata, "Erni, selama kami ada di sini, Nisa nggak akan punya kesempatan menyakitimu atau anak dalam kandunganmu!" Sementara itu, Riko menatap Erni dengan wajah penuh kasih sayang, menemaninya dengan setia di ruang bersalin sambil menyeka keringat di dahi Erni. "Tenang saja, Ayah sudah membawa orang-orang untuk berjaga di depan rumah sakit. Kalau Nisa berani datang mengacau, kami akan segera mengusirnya!" ujar Riko. Ketika mereka menyadari aku tidak kunjung muncul, Riko akhirnya merasa lega. Dia tidak mengerti. Padahal dia hanya ingin memenuhi keinginan terakhir Erni untuk menjadi seorang ibu, kenapa aku harus "berbuat onar" dan mempermasalahkannya? Saat menatap bayi mungil yang menangis di pelukan perawat, Riko tersenyum lega. Dalam hati, Riko berpikir jika besok aku datang dan meminta maaf kepada Erni, dia tidak akan mempermasalahkan semua pertengkaran di antara kami. Dia bahkan bersedia membiarkan aku menjadi ibu bagi anak ini. Namun, yang tidak Riko ketahui adalah aku baru saja mengajukan laporan keberangkatan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seminggu kemudian, aku akan mencabut kewarganegaraanku dan menjadi seorang dokter lintas batas. Sejak hari itu, tidak akan ada lagi pertemuan antara aku dan dia, bahkan hingga ajal memisahkan.
Baca
Tambahkan
Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Ketika Dusta dan Cinta Bertemu

Kekasih masa kecilku berjanji akan menikahiku begitu kami cukup umur, tapi malah terang-terangan memberikan cincin kepada kakak tiriku, Jessica, di hari pernikahanku. Yohan-lah, pewaris mafia yang ditakuti semua orang, melangkah dengan lantang mengatakan bahwa akulah wanita yang telah dia cintai diam-diam selama bertahun-tahun. Selama lima tahun pernikahan kami, setiap keinginanku kecil yang tanpa sengaja aku ucapkan akan selalu dia wujudkan. Sampai aku benar-benar percaya bahwa akulah pusat dari seluruh dunianya. Sampai suatu hari, saat aku sedang merapikan rak buku, tanpa sengaja aku menjatuhkan sebuah berkas rahasia yang tersembunyi di bagian terdalam rak milik Yohan. Halaman pertama adalah data Jessica dan di atasnya, tertulis tulisan tangan Yohan dengan tinta merah tebal [Terpenting, lindungi Jessica.] Lalu di bawahnya, terdapat laporan misi yang sangat aku kenali. Misi yang sangat kutakuti. Malam itu, ada yang mencoba membunuhku. Begitu bantuan tiba, aku hampir mati kehabisan darah. Saat sadar di rumah sakit, aku baru tahu bahwa janin kecil di rahimku sudah tiada. Aku menangis sejadi-jadinya di pelukan Yohan, aku sangat hancur. Tapi aku tidak memberitahunya tentang kehilangan itu, aku tidak ingin membuatnya lebih khawatir lagi. Baru sekarang aku mengerti bahwa malam itu, Jessica juga mendapat percobaan pembunuhan. Perintah yang dikeluarkan Yohan adalah, "Selamatkan Jessica terlebih dulu." Air mataku menetes di atas kertas itu, membuat tulisan merahnya memudar. "Baiklah." Aku berbisik di tengah kesunyian, suaraku serak tapi tegas. "Kalau pernikahan kita hanyalah kebohongan yang kamu rancang dengan cermat, maka aku akan menghilang dari duniamu … untuk selamanya."
Cerita Pendek · Mafia
15.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Penyesalanku

Penyesalanku

Sinopsis "Uma!" seruku lantang, memanggil nama mantan istriku yang nampak tergesa-gesa itu. Uma berhenti sejenak, dan menoleh kearahku. "Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucapnya formal. Seolah kami tidak pernah saling kenal. "Apa kabarmu?" tanyaku basa-basi. "Oh, baik, saya baik-baik saja," jawabnya canggung. Tatap matanya datar, tak ada keramahan di sana. "Anak-anak ---" Belum sempat kuselesaikan ucapanku, Uma sudah memotongnya. "Maaf saya buru-buru, Pak. Ada pasien yang mengalami pendarahan, yang harus segera mendapat tindakan." Uma segera berlalu dan meninggalkan aku begitu saja. Uma pasti malas menjawab pertanyaan basa basiku, karena setelah bercerai, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi nafkah untuk anak-anak, atau perhatian sebagai ayah. Bahkan sekedar bertanya kabaar pun, tak pernah kulakukan. Aku sudah menelantarkan mereka. Melihat Uma yang sekarang membuatku dilanda penyesalan. Wanita yang dulu rela meninggalkan profesinya demi sepenuhnya mengabdi kepada-ku itu, kini bertransformasi menjadi wanita karier yang sukses. Tak ada lagi wanita lemah yang hanya bisa menangis saat kubentak, yang ada wanita berwibawa yang membuat lawan bicaranya bersikap hormat. Dulu kutinggalkan dia dalam keadaan hamil tua anak kedua kami. Bahkan saat melahirkan aku tak menemaninya. Apa kabar anakku sekarang? Seperti apa rupanya? Jujur aku penasaran, sejak dia lahir aku tak pernah menengoknya. Ingin rasanya aku menjumpai dan memeluk mereka bertiga, melampiaskan rindu yang tiba-tiba hadir. Akankah mereka bisa memaafkan dan menerimaku? Penyesalan itu kian menyiksa, mana kala pernikahan ketigaku tak bahagia. Apakah ini karma, karena telah menelantarkan Uma dan anak-anakku? Sejak bercerai dengan Uma, aku tak pernah menemukan wanita sebaik dia. Andai waktu bisa diulang, aku ingin tetap bersama.
Rumah Tangga
1022.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
232425262728
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status