Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Rihana harus menelan kenyataan pahit saat mengetahui tunangannya tidur dengan sahabat karibnya sendiri. Kalut dan hancur, membuat Rihana memilih ke klub malam setelah memutuskan pertunangannya dengan pria yang dicintai. Hingga seorang pria berniat memanfaatkan Rihana, memberi obat perangsang dalam minuman gadis itu, tapi malah membuat Rihana tidur dengan seorang pria bernama Melvin Mahendra. Merasa jika itu adalah kesalahannya, Rihana pun tidak menuntut kepada pria yang tidak dia lihat wajahnya atau tahu siapa namanya. Rihana memilih pergi dan mencoba melupakan kejadian malam itu. Hingga, sebuah hal tidak terduga terjadi. Kesalahan yang dilakukan membuat Rihana diusir dari rumah utama. Dia harus menelan kenyataan pahit saat semua orang menusuknya. Rihana pun berjanji akan membalas dendam ke semua orang yang menyakitinya. Akankah Rihana bisa membalaskan sakit hatinya? Lalu apa alasan dia diusir dari rumah ayah kandungnya sendiri?
9.5282.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Bayangan Diri Orang yang Kucintai

Bayangan Diri Orang yang Kucintai

Sehari setelah aku dan Narto Gunawan mengajukan gugatan cerai, dua video menjadi viral. Satunya adalah video tujuh tahun yang lalu, aku yang berusia 22 tahun menemani Narto bernyanyi di lorong bawah tanah. Aku sambil memegang kotak makan siang seharga dua puluh ribu dan tersenyum ke arah kamera. “Apakah Mulan Angeta di masa depan akan sangat bahagia setelah menikah dengan penyanyi Narto yang menjadi terkenal? Aku tidak boleh melupakan semua kerja keras yang telah kulalui demi dia selama bertahun-tahun, dia harus membalasku dua kali lipat!” Video lainnya adalah hari ini ketika Shinta Claudia berjalan sambil menggandeng tangan Narto di podium Penghargaan Melodi Emas. Pria itu mengungkapkan rasa cintanya dalam bahasa Italia, “Akhirnya, aku tidak perlu lagi melihat Mulan merindukanmu."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Selingkuhannya Hamil

Selingkuhannya Hamil

Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
11.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sepupu Tampan

Hasrat Terlarang Sepupu Tampan

Setelah memergoki tunangannya bercinta dengan sahabat dekatnya sendiri, Bella hancur dan tak tahu harus pergi ke mana. Dalam kepanikan dan tangis, langkahnya membawanya ke apartemen Ren—sepupu sekaligus pria yang selalu menjadi tempat kembalinya sejak kecil. Ren menyambutnya dengan tenang, seolah sudah tahu kalau Bella akan datang di malam itu. Ia menemaninya menenggak alkohol, mencoba menenangkan hatinya yang hancur. Namun, dalam mabuk dan luka, batas keluarga tiba-tiba kabur. Bella mendapati dirinya larut dalam pelukan Ren… tanpa tahu bahwa pria itu sebenarnya sudah lama menyimpan perasaan terlarang padanya. WARNING 21+
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Bitha seorang Jurnalis yang katanya ‘dikutuk’ tak bisa menjalin hubungan lebih lama setelah disentuh—memberanikan diri untuk mengajak tidur atasannya. CEO pendiri K-media Tv. Gila! Bitha memang hampir gila dan frustasi oleh kutukan itu. Tapi apakah Pramudya Notonegoro si Casanova, sama gilanya dengan Bitha, ketika ia langsung mengiyakan ajakan gadis itu?
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Amnesti Sang Eksekutor

Amnesti Sang Eksekutor

Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku. Sekarang aku harus berhadapan dengannya di ruang rapat jam delapan pagi atau karierku berakhir saat itu juga.
10844 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

Punya hoby rebahan dan banyak yang nyir-nyir? Santai saja, Bestie. Tak selamanya rebahan cuma menghasilkan iler, rebahan sambil menghalu, bisa jadi cuan loh. Itulah profesi yang disembunyikan Fiona dari suami dan mertuanya. Simak kisahnya!
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Gadis Sejuta Dollar

Gadis Sejuta Dollar

Snow Sparkle
"Albin, ayo nikah sama aku. Aku harus punya anak." Jovan meraih tanganku yang gemetar "A-apa? Ta-tapi." Kata-kataku tergagap. Dia adalah lelaki paling kuinginkan. Namun, semua ini begitu mengejutkan. "Jangan khawatir, aku cuma mau punya anak. Kita gak perlu tidur bareng," Jovan menatapku dengan mata penuh permohonan, "Segini cukup?" Dia memberikan aku cek dengan nilai fantastis. Kata-kata yang diucapkannya semakin membuatku lemas. Aku menginginkannya siang dan malam. Tapi apa dia bilang? Tidak perlu bersama?! Sakit rasanya hatiku. "Tapi, Jo gimana mau punya anak kalau kita gak tidur bareng?" Mataku berair. Jovan Jaya Sakti dipaksa ayahnya menikah dan punya anak. Dalam waktu tiga bulan, dia harus membawa calon istri, Sementara Jovan sangat nyaman dalam kesendirian hingga dia menawarkan Sejuta Dollar kepada seorang gadis yang bernama Albin untuk menjadi istrinya. Maukah Albin menerima tawaran Jovan?
9.656.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pelukan sambil tidur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2223242526
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status