Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Insiden Setelah Adikku Lulus dari Program Pelatihan Sosialita

Insiden Setelah Adikku Lulus dari Program Pelatihan Sosialita

Setelah lulus dari program pelatihan sosialita, adikku bersumpah akan menikah dengan orang kaya. Demi merekayasa pertemuan yang tidak disengajakan, dia mengemudikan mobil baruku dan ingin menabrak bagian belakang mobil Hayden Stewart, seorang sosok berpengaruh di komunitas kalangan atas Kota Gatrea. Aku menginjak rem tepat waktu dan memberitahunya bahwa anggota Keluarga Stewart tidaklah bodoh. Keluarga kami juga tidak mungkin sanggup membayar ganti rugi mobil Hayden. Setelahnya, Hayden mengadakan resepsi pernikahan mewah nan megah yang menggemparkan seluruh negeri. Adikku merasa sangat cemburu dan mengatakan bahwa jika aku tidak mencegahnya waktu itu, dia pasti bisa menjadi pengantin Hayden. Berhubung menaruh dendam terhadapku, dia pun menabrakku dan membiarkanku mati.  Pada saat aku membuka mata lagi, aku sedang duduk di kursi penumpang depan. Adikku tersenyum penuh percaya diri sambil menatap lekat-lekat mobil mewah di depan. “Begitu melihatku, Hayden pasti akan sepenuhnya terpesona. Nanti, aku nggak usah kemudikan mobil bobrok ini lagi.” Kali ini, aku tidak mencegahnya. Dia pun menginjak gas dan menabrak mobil sport bernilai 100 miliar itu.
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Lim Group – sebuah perusahaan minyak dan gas terbesar di China sedang di ujung tanduk. Jika dalam kurun waktu 2 bulan, David Lim – putra tunggal pewaris perusahaan yang sudah setahun ini menghilang dari publik tidak muncul juga, maka dapat dipastikan bahwa saham Lim group akan terjun bebas. Daniel Yuwan – pemuda desa penjual bakpao keliling, memutuskan untuk mengikuti jejak sahabatnya mengadu nasib di kota metropolitan asia – Hong Kong. Tak disangka, wajahnya yang sangat mirip dengan David Lim malah membawanya untuk menggantikan sementara waktu peran pria itu sampai rapat besar para pemegang saham digelar. Mampukah seorang pria desa sederhana menjalani peran sebagai seorang putra pewaris perusahaan raksasa? Sementara itu disaat menjalani peran yang tidaklah mudah, Daniel juga dihadapkan pada kisah cinta yang rumit antara dirinya sebagai Daniel dengan seorang wanita di masa lalunya, serta dirinya sebagai David dengan wanita dalam kehidupan pria itu. Penasaran bagaimana cara Daniel Yuwan memainkan perannya dalam satu tubuh dengan dua kepribadian?
9.937.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

"Tega! Kamu biarkan aku mengurus keluargamu dan kamu bermain wanita di luar sana dengan alasan aku tak menarik lagi di matamu, salahku apa Mas?" Mereka bertengkar di dalam mobil bersama suaminya yang baru ketahuan selingkuh ketika dirinya baru melahirkan anak pertama mereka. "Hentikan amarahmu, Hafizah! Kamu tak akan bisa menghentikan aku berselingkuh. Semua ini adalah jalanku karena kamu sudah tidak mau mengurusku seperti pertama kali kita bertemu, lihat penampilanmu memang tak menarik, lusuh dan dekil, normal sebagai seorang laki-laki dewasa aku menginginkan wanita yang lebih menarik darimu. Banyak sekali salahmu, termasuk selalu mengungkit apa yang kamu berikan pada Ibu dan Adikku." "Jadi kamu menyalahkan aku sepenuhnya? Di mana kamu saat aku membutuhkan uangmu? Nafkah yang kamu berikan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah, apalagi untuk mempercantik diriku ini, sebagai laki-laki dewasa kamu juga paham kalau kamu seharusnya bisa memenuhi kebutuhan istri dan anakmu dulu, apalagi dicampur oleh keluargamu yang setiap hari minta ingin dinafkahi." "Cukup, Hafizah! Jangan pernah membawa keluargaku atas pertengkaran kita. Selama ini aku salah memiliki Istri sepertimu! Kamu harusnya bisa paham, aku anak laki-laki Ibuku yang menggantikan Ayahku untuk menafkahi mereka berdua, apalagi Adik perempuanku, dia masih membutuhkan aku." "Seharusnya mereka juga paham kamu sudah menikah! Kamu wajib memenuhi Istrimu dan anakmu dulu!" Jalanan kota Istanbul (Turki) menjadi saksi pertengkaran hebat mereka berdua, apalagi Hafizah membawa bayinya yang baru dua hari dilahirkan. 'Brukkkkk!' Mobil terguling-guling di tengah jalan karena Hamid telah bertabrakan dengan mobil lain, mobilnya melaju sangat cepat disebabkan emosinya pada Hafizah yang terus menyudutkan keluarganya. Hafizah merasakan seluruh tubuhnya tertimpa benda berat karena dia terjebak di dalam mobil dengan sabuk pengaman mobil yang masih melekat di tubuhnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
Penghargaan yang Diterima Saat Sang Istri Dilahap Api

Penghargaan yang Diterima Saat Sang Istri Dilahap Api

Setelah mendaftarkan pernikahan selama lima tahun, suamiku yang seorang pemadam kebakaran selalu berkata dia tidak punya waktu untuk menggelar acara pernikahan. Akan tetapi, sekarang tiba-tiba dia mengatakan ada waktu. Namun pada hari upacara, aku sama sekali tidak bisa menghubunginya. Sampai akhirnya aku melihat sebuah video di grup keluarga .... Seorang adik junior perempuan menggandeng lengannya dan menerima langsung medali "Pahlawan Pemadam Kebakaran" yang dianugerahkan oleh wali kota. Grup keluarga pun dipenuhi rasa iri. [ Pasangan Kapten Daniel memang cantik, nggak seperti istriku yang cuma bisa mengurus rumah sampai wajahnya kusam. ] [ Iya, anggun dan tenang sekali. Pasti istri yang bijak di balik kesuksesan Kapten Daniel. ] Dengan tangan kasar yang gemetar, aku hendak berkata bahwa akulah istri Daniel. Namun, tiba-tiba terdengar dentuman keras. Terjadi ledakan gas di dapur. Sambil menahan rasa sakit seperti dipanggang suhu tinggi, aku meneleponnya untuk meminta tolong. Telepon itu malah direspons dengan nada tidak sabar, "Ribut apa sih? Aku bilang mau mengadakan pernikahan cuma supaya kamu nggak datang bikin drama." "Ayah Rania gugur demi menyelamatkanku. Aku membiarkannya menerima penghargaan sebagai istriku, itu nggak berlebihan, 'kan?" Aku tertegun sejenak. Lalu, telepon itu diputus tanpa ragu.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Julian yang menangis sedih, lalu pergi membawa Wenny ke dalam ambulans tanpa menoleh. "Ayah... Ayah! Tolong Ibu!" Julian menangis dan mengejar ambulans, tanpa memperhatikan truk yang melaju kencang. Susan meneriakkan nama putranya sekuat tenaga dan mencoba mendorongnya. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan Julian terjepit di bawah roda truk. Lautan darah. Susan hampir gila! Beberapa tahun ini, Ginos berulang kali meninggalkan mereka demi Wenny dan putrinya. Susan bertengkar dengannya, tetapi Ginos bilang dia hanya membalas budi ayah Wenny karena telah menyelamatkannya. Dia mengira Ginos memang nggak bisa bedain mana yang pantas dan nggak. Siapa sangka, Ginos bahkan tidak peduli dengan nyawa mereka! Dialah yang membunuh Julian... Susan mengembuskan napas terakhirnya dengan rasa sakit yang menyayat hati. Kalau ada kehidupan selanjutnya, Susan tidak ingin berhubungan dengan Ginos!
16.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
Cinta Sejati Seorang Miliarder

Cinta Sejati Seorang Miliarder

"Halo, sobat .... Gimana kabarmu?" jawab Ronald saat dia mengangkat telepon. "Tolong! Aku nggak tahan lagi." Carissa terengah-engah, suaranya terdengar serak. "Sobat, ada apa? Kamu di mana sekarang? Aku jemput ya!" kata Ronald, mulai panik. Suara Carissa semakin tak karuan sambil menangis. "Aku di taman ... tolong, kamu harus datang .... Aku nggak bisa gini terus .... Dia mutusin aku .... Hatiku sakit banget! Sakit ...." Setiap kata terdengar gemetar, seakan hanya bicara saja sudah tidak ada tenaga lagi. "Taman yang mana? Tunggu aku, bertahanlah. Jangan mikir macem-macem. Aku janji bakal ada di sisimu. Kirim lokasimu ya?" Suara Ronald pun ikut gemetar. Hening. Cuma ada suara isak tangis tertahan dari seberang telepon. "Halo? Kamu dengar aku? Tolong kirim lokasi kamu biar aku bisa cari," pintanya, rasa takut mulai mencengkram perasaannya. Dia tahu Carissa sedang tak bisa berpikir jernih dan bisa saja nekat melakukan hal bodoh. "Carissa, ayolah. Kasih tahu aja kamu di mana. Aku sudah jalan, sudah di mobil," kata Ronald lagi, suara mesin mobil terdengar keras di latar belakang. Setelah beberapa detik yang terasa lama banget, HP-nya bergetar. Lokasi Carissa masuk ke HP-nya. Dia langsung tancap gas tanpa pikir panjang. Ban mobil berdecit kencang waktu dia ngebut di jalanan. Saat akhirnya sampai di taman, Ronald melihat Carissa duduk di bangku, kepala menunduk, bahunya gemetar. Ronald langsung lari menghampiri dan mengangkat dagu Carissa pelan-pelan. Dia kaget. Wajah Carissa pucat pasi, mata tertutup, air mata sudah mengering di pipi, dan mukanya terlihat kesakitan. Ronald tarik Carissa ke dalam pelukannya. Untuk beberapa saat, Carissa diam, lalu badannya jadi lemas. Tangannya terkulai di sisi tubuh. Panik langsung menyerbu Ronald. Carissa pingsan. Ronald langsung menggendong Carissa, membawanya ke mobil, dan menidurkannya di kursi belakang. Dia lalu banting pintu, nyalakan mesin, dan langsung ngebut ke rumah sakit.
10687 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai pengaman gas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status