Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Liar Paman Tiriku

Gairah Liar Paman Tiriku

Dengan langkah goyah dia menuju kamar mandi. Cermin di depannya memantulkan wajah pucat dengan mata yang memerah. Dia membuka laci kecil di bawah wastafel. Sebuah test pack yang dia beli sebulan yang lalu masih tersimpan di sana. Tangan Maira gemetar saat membuka bungkusnya. Dia hampir tak bisa bernapas selama menunggu garis itu muncul. Waktu terasa berjalan lambat, sangat lambat. Satu garis, tak lama garis kedua muncul samar yang perlahan semakin jelas.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as pengaman gas
Read
+Library
Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Mimisan. Dia meringis. Kejam sekali pria itu padanya. Aura panik. Dengan buru-buru, ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkannya. Namun, lampu tiba-tiba padam. Semua gelap. Aura menjerit. Tangannya meraba-raba dalam gelap, mencari pegangan. Tapi pintu kamar mandi… tak bisa dibuka. Ia menarik, mendorong, bahkan menggedor-gedor, tapi tetap tertutup rapat. Napasnya makin tersengal.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as pengaman gas
Read
+Library
Pengganti Hati Sang Mafia

Pengganti Hati Sang Mafia

Gas berwarna ungu pucat menyembur keluar dengan deras. "Apa ini?!" Marcus berteriak, mencoba menutup hidungnya, tapi terlambat. Elias dan anak buah Marcus mulai terhuyung-huyung. Gas itu bekerja sangat cepat, menyerang sistem saraf siapa pun yang menghirupnya. Satu per satu, mereka tumbang ke lantai gubuk, tak berdaya namun mata mereka tetap terbuka lebar dalam kondisi lumpuh total.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as pengaman gas
Read
+Library
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

“Sial, aku nyalain TIMER, Ren. Jadi cuma nyala dua jam doang!” Aku menatapnya lemas. “Kamu serius, Pak Teknisi?” “Maaf! Aku pikir itu buat setting suhu, bukan durasi!” “Aduh, ini bukan magic jar, Gas.” Kami akhirnya panik berjamaah. Gasan buru-buru meraih jaket, syal, sarung tangan, dan bahkan handuk mandi. “Udah, pake ini dulu. Kita gak boleh mati beku di negara orang. Malu-maluin!”
2.4K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as pengaman gas
Read
+Library
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Di tengah taman yang diliputi keindahan bunga-bunga yang merekah, sebuah gazebo berdiri tegak menjadi saksi bisu dari pertemuan dua hati yang sedang berdegup saling merasakan irama. "Aaa... Aaa... Paman Dokter, owh!" leguhan nikmat terus keluar dari mulut Gina saat Andre terus mengayunkan pinggulnya maju-mundur seiring dengan deru nafas yang kian berpacu dengan irama gempuran yang Andre berikan kepada Gina. "Oh... Gina, Enak sekali. Aku bisa gila dengan lubangmu. Oh... Aaa!" Andre terus meracau dengan peluh yang membanjiri wajahnya.
1090.7K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as pengaman gas
Read
+Library
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Lokasi: Ruang Brankas VIP, Bank Mega Karya Asap putih pekat menyembur dengan desisan marah dari tabung logam di lantai. Ruangan bundar itu seketika berubah menjadi oven gas beracun. Mata Rangga mulai perih. Tenggorokannya terasa seperti disikat menggunakan kawat cuci piring. "Tutup hidung pakai baju! Bernapas lewat mulut pelan pelan!" teriak Rangga. Suaranya teredam oleh lengkingan sirene brankas.
10975 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as pengaman gas
Read
+Library
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Dirga. Amoniak menyengat? Dia bahkan hanya mengantar ku sampai gerbang belum sampai masuk ke dalam pabrik. Aroma yang tercium hanyalah sisa terbawa angin. Aroma itu jauh tidak sebanding dengan di dalam pabrik saat terjadi kebocoran pipa. Sepertinya hal itu juga menjadi keresahan Dirga sama seperti ku yang khawatir dengan kondisi pesawat.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as pengaman gas
Read
+Library
His Last Wish (Indonesian)

His Last Wish (Indonesian)

“Kita tunggu sampai gas tersebut benar-benar lenyap, baru kita masuk.” “Berapa lama?” tanya Lucas yang berdiri di belakang Raymond sedari tadi, ikut tertarik mengamati pergerakan drone tersebut dari layar tablet hologram Edward. “Apa kita perlu pakai masker? Atau menahan napas?” “Sepuluh menit itu cukup untuk menghilangkan keberadaan gas itu. Tanpa jejak. Sudah diuji coba beberapa kali sama kenalanku, jadi aman.”
106.9K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as pengaman gas
Read
+Library
Istriku Hanya di Atas Kertas

Istriku Hanya di Atas Kertas

Suara di seberang tegas, penuh kepanikan: “Ini darurat. Tuan Rayden harus segera datang ke fasilitas pusat. Ada kebocoran besar di ruang penyimpanan gas. Sistem pengaman gagal berfungsi.” Aurora membeku. Pandangannya beralih pada Rayden, yang sudah menghampirinya dengan langkah cepat. Ia meraih gagang telepon itu dari tangan Aurora, menempelkan ke telinganya. “Aku Rayden. Lapor situasi detail,” katanya dingin.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as pengaman gas
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

“Pak … tolong Kakak saya, Kakak saya juga.” Orang-orang berusaha sekuat tenaga. Sebastian kehabisan nafas, ia merasa sesak karena terlalu lama menghirup aroma asap yang menyengat ini. Ia melepaskan sabuk pengamannya dan juga milik Reygan. Namun sungguh kurang ajar Kakaknya ini. Di tolongin malah tidak mau! Reygan mencengkeram lengan Sebastian, kali ini tatapannya menajam namun sedikit sayu. “Kak …”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as pengaman gas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status