Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Dalam perjalanan merayakan ulang tahun anakku, aku mengalami kecelakaan mobil. Saat terbangun, aku melihat anggota keluarga mengelilingi ranjang rumah sakit, lalu aku bercanda, "Maaf, kalian siapa?" Aku menahan tawa, ingin melihat bagaimana mereka akan menghiburku, si "pasien amnesia" ini. Apakah ibu dan suamiku akan menggenggam tanganku dengan penuh kasih? Atau anakku akan menerjang sambil menangis memanggil Mama? Namun aku tidak menyangka, mereka malah tertegun sejenak, lalu sama-sama menghela napas lega. Ibuku yang pertama kali berbicara, suaranya terdengar lega, "Bagus juga kalau lupa. Sebenarnya kamu cuma anak angkat Keluarga Kurniawan. Bella-lah putri kandung Keluarga Kurniawan yang sebenarnya." Suamiku juga menunjuk ke arahku, lalu berkata pada anak kami, "Kamu seharusnya panggil Tante." Belum sempat aku pulih dari keterkejutan, kulihat anak yang selama ini kulindungi mati-matian, menoleh dan langsung berlari memeluk putri palsu itu. "Mama! Aku seharian tadi main di luar, kangen sekali sama Mama!" Ternyata, amnesia ini malah persis seperti yang mereka harapkan. Kalau begitu, semua yang palsu ini, tidak perlu lagi dipertahankan.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as plot in a story
Read
+Library
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.
0 viewsCompleted
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah aku menolak mendonorkan hati untuk kakakku, ibu dan ayah malah mengirimku ke tempat tidur anak konglomerat Kota Jakata. Katanya, pria itu sosok yang dingin dan sulit didekati karena sudah punya pujaan hati. Semua orang menunggu kehancuranku, tapi tidak ada yang menyangka kalau dia justru akan memanjakanku setinggi langit. Selama tiga tahun menikah, dia selalu suka bermesraan denganku di berbagai tempat. Saat aku pergi ke kamar mandi pun, dia akan mengikutiku dan menekanku di atas wastafel. Kami juga tidak pernah pakai pengaman, tapi aku tidak kunjung hamil. Sampai akhirnya aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk periksa, lalu tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan dokter. "Andi, tiga tahun lalu kamu nyuruh aku mindahin sebagian hati Cintaya secara diam-diam ke kakaknya, sekarang kamu malah nyuruh aku bohongin dia kalau dia mandul bawaan. Kok kamu tega banget sih berbuat sekejam itu sama wanita yang cinta kamu?" "Mau gimana lagi, hati Chika nggak bagus kondisinya. Kalau dia nggak bisa punya anak, aku takut dia bakal menderita di keluarga suaminya nanti, cuma hati Cintaya yang cocok sama dia." Suara pria yang sangat akrab itu terdengar dingin dan asing. Ternyata cinta dan perlindungan yang selama ini sangat aku percayai hanyalah penipuan belaka. Kalau sudah begini, aku mending pergi saja.
11.6K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as plot in a story
Read
+Library
Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal

Baru Dicintai Suami Setelah Meninggal

Pada hari ketujuh setelah kematianku, suamiku membawa kekasih lamanya ke ranjang pernikahan kami dan bercinta dengan penuh hasrat. Wajahnya tampak sangat puas saat berkata, "Akhirnya aku nggak perlu lihat wanita penghibur itu lagi." Namun kemudian, dia memeluk barang-barang peninggalanku sambil menangis penuh penyesalan. "Sheny, kenapa kamu belum pulang juga?" Sepertinya dia sudah lupa, nyawaku dan anak dalam kandunganku telah melayang di saat dia memaksaku mendonorkan sumsum tulang kepada kekasih lamanya.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as plot in a story
Read
+Library
Kesempatan Di Balik Suamiku Yang Buta

Kesempatan Di Balik Suamiku Yang Buta

“Nggak boleh, aku ini kakak iparmu….” Setelah suamiku kehilangan kemampuannya sebagai pria sejati akibat kecelakaan, aku sering menangis tersedu-sedu di larut malam. Sahabat suamiku merasa iba, lalu naik ke ranjangku di tengah malam. “Kakak Ipar, terlalu sering menggunakan mainan seperti itu bisa merusak tubuhmu. Biar kubantu saja.” Sambil berbicara, dia langsung mengangkat kedua kakiku dengan kasar….
1.6K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as plot in a story
Read
+Library
Ketika Cinta Memudar

Ketika Cinta Memudar

Aku menikah ke Keluarga Jihan demi menyelamatkan keluarga kaya raya yang hampir runtuh. Namun, Hoshi Jihan, putra Keluarga Jihan malah sibuk bersenang-senang di luar sana. Ibunya bahkan ingin merampas seluruh hasil jerih payahku. Dengan cerdik, aku merebut kembali semua harta milikku. Pada akhirnya, Hoshi berlutut dan memohon padaku, “Jangan tinggalkan aku.” Aku pun meninggalkannya, lalu menggandeng tangan si penulis muda dan berkata, “Kamu bukan siapa-siapa bagiku.”
4.8K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as plot in a story
Read
+Library
Istriku Hamil Anak Siapa?

Istriku Hamil Anak Siapa?

Setelah istriku mengalami keguguran. Menurut dokter, dia tidak akan bisa hamil lagi seumur hidupnya. Istriku menangis-nangis meminta maaf kepadaku, menyuruhku untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang bisa memberiku anak. Aku memeluknya dengan hati pilu dan menegaskan padanya bahwa aku tidak peduli kami punya anak atau tidak. Saat aku memeluknya pula, dia tidak bisa melihat bahwa bibirku menyeringai. Obat aborsi tradisional yang aku beli dari desa rupanya benar-benar manjur dan bekerja lebih cepat dari dugaanku. Karena bayi yang dia kandung sama sekali bukan anakku.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as plot in a story
Read
+Library
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Aku melihat sebuah postingan konsultasi di media sosial. Penulisnya mengatakan bahwa dia mengidap HIV, tetapi menyembunyikan hal ini dari pacar yang akan segera bertunangan dengannya. Postingan tersebut disukai oleh ribuan pembaca dan karena penasaran, aku membacanya lebih detail. Ternyata, pacar yang diceritakan di situ sangat mirip dengan aku.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as plot in a story
Read
+Library
Suamiku dan Selingkuhannya

Suamiku dan Selingkuhannya

Tiga hari setelah satu bulanan anakku, suamiku, Raka, mengatakan bahwa dia harus melakukan perjalanan dinas. Dia meninggalkanku, membuatku menjaga anak kami sendirian. Tiga hari kemudian, aku baru sampai rumah sakit dan melihat teman masa kecil suamiku yang bernama Indah mengunggah foto keluarga. Dia juga menambahkan tulisan di bawah foto yang dia unggah. "Foto liburan bahagia kami bertiga sekeluarga." Aku terkejut saat melihat Raka tersenyum lebar dalam foto itu, jadi aku menuliskan komentar tanda tanya. Dalam hitungan detik, Raka menelepon dengan nada menuduh. "Dia ibu tunggal, aku merasa kasihan karena nggak ada laki-laki yang menjaganya. Aku cuma nemenin dia foto saja, kenapa reaksimu berlebihan sekali?" Malamnya, Indah kembali memamerkan foto kalung emas. "Setelah mengambil foto keluarga, dia maksa ngasih aku kalung emas." Aku tahu bahwa Raka membeli ini agar Indah tidak marah. Namun, kali ini aku berniat meninggalkannya.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as plot in a story
Read
+Library
Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Di acara perayaan hari keluarga taman kanak-kanak, suamiku Gaius beralasan ada urusan kantor dan bahkan menyuruhku dan putri kami untuk tidak ikut menghadirinya. Melihat wajah kecewa putriku, hatiku terasa sakit. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi sendiri bersamanya. Saat baru sampai di taman kanak-kanak, aku melihat Gaius sedang menggendong seorang anak laki-laki di satu tangan, sementara tangan lainnya menggandeng Sunlina, teman masa kecilnya. Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia, berbincang dan tertawa bersama dengan akrab. Saat melihat diriku dan putri kami, Gaius mengerutkan dahi, lalu buru-buru melepaskan tangan Sunlina. "Jangan salah paham, Yuri. Sunlina itu ibu tunggal dan membesarkan anaknya sendirian. Hari ini ulang tahun anaknya yang kelima, jadi dia hanya ingin anaknya merasakan kasih sayang seorang ayah." Aku menatapnya dengan tatapan penuh arti, lalu berjongkok dan menggenggam tangan putriku, berkata, "Sayang, ayo panggil om."
15.0K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as plot in a story
Read
+Library
PREV
1
...
2425262728
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status