Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Attack of Playboy

Attack of Playboy

“Ketiga, aku sudah bilang untuk menghindari kekerasan. Namun, apa sudah kalian lakukan barusan? Memukuli murid? Apa kalian preman?” Aku benar-benar tersinggung saat dia menyebut kami sebagai preman. Kudorong bahunya keras-keras sehingga sedikit terpental ke belakang. “Apa kamu tahu rasanya menjadi korban bully? Setiap hari, mereka datang ke sekolah dengan perasaan gelisah. Mereka tidak bisa belajar dengan baik, mata mereka memanas dan berair ketika mulut-mulut kotor si penindas mencemooh dengan kata-kata kasar. Mereka lelah dipermalukan di depan anak-anak lain. Mereka mencoba berlindung di balik orang dewasa, tetapi bahkan orang dewasa hanya mengomeli si penindas dan berpikir masalah selesai
7.53.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Ia membungkuk dengan kedua tangan bertumpu pada lututnya. Bella kembali berlari secepat yang ia bisa. Harapannya semakin ia cepat berlari maka semakin cepat pula ia lupa tentang masalahnya. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Ia seperti bisa mendengar orang-orang sedang menghujatnya saat ini. “Wanita tidak tahu diri!” “Dasar bermuka dua!” “Apa dia tidak malu? Aku curiga dia benar-benar melakukan bullying dan berakting seolah dia tidak melakukannya. Zaman sekarang semua bisa dibeli dengan uang.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

tanya Rojak kebingungan mencerna cerita Jodi. "Please deh, babeh gaul dikit ngape, jangan cuman tau bahan bangunan doang," ledek Rodiah gemas lantaran Rojak tidak paham arti kata bully. "Bully itu maksudnye di hina, beh," Jodi menerangkan arti kata bully. "Ape?! Muke gile tuh cewek loe!" Rojak langsung menggebrak meja makan. "Sabar beh sabar," ucap Jodi yang mulai panik menenangkan Rojak yang kini memanas.
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Can You See Me?

Can You See Me?

Tanyanya dengan intonasi mengejek. Ia masih sempat tersenyum miring melihat amarah di wajah lelaki yang tingginya menjulang itu. "Maksud lo apa nyebarin berita hoax kayak gitu, anjing?!" Lelaki itu sangat murka. Bagaimana bisa saat ia datang ke sekolah, ia melihat Rallin tengah di bully satu sekolah. Bahkan mereka melempari Rallin dengan telur busuk, sampah, tomat busuk, dan masih banyak lagi.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
SULTAN DESA

SULTAN DESA

ujar Gilang tak mau kalah. Bodo, batin Rara. Mendingan tidak usah memuji daripada bikin ilfeel. Dia melempar sindiran, "Aku bukan kacang lupa kulitnya." "Aku kacang tidak punya kulit." "Kacang busuk saja punya kulit." "Kacang goreng." Ini yang membuat Rara kagum. Gilang tidak mudah tersinggung, padahal kata-kata itu lumayan pedas. Ekspresinya tidak berubah saat menerima pujian atau bullying.
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Tampilkan Ulasan (3)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Hai, viewers. Maaf sekali ada keterlambatan update cerita karena author sedang menjalani pemulihan kesehatan sejak Desember hingga sekarang. Cerita ini direvisi total sehingga ada pergeseran posisi episode. Bagi sahabat yang sudah membaca sampai episode ke 93, bisa langsung lanjut ke episode 102.
NDRA IRAWAN
Secara pribadi saya tidak mengenal Namira, Sultan Desa adalah karya pertamanya yang saya baca. Baru sampai bab dua saja, rasanya ingin belajar membuat cerita seindah, sesimple dan seasik ini untuk dibaca. Luar biasa, andai saya mengenalnya ingin rasanya membuatkan cover untuk cerita ini.
Baca Semua Ulasan
Stuck With You

Stuck With You

Ucap Yobi "Cukup berarti, Caca tu orang pertama yang ngebantu gue, orang pertama yang mau nerima gue dan orang pertama juga yang mau jadi teman gue, disaat banyak anak-yang selevel dia mau jadi teman dia tapi dia lebih milih gue." Jawab Aliya "Memang saat di kampus dulu lo banyal di bully orang-orang disana ?" Tanya Yobi "Hmm... kalau di bilang di bully sampe mereka menyiksa fisik sih nggak, cuman mereka ya menjatuhkan mental gue aja buat gue bener-bener terhina banget." Jawab Aliya
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Malam Panas Dengan CEO

Malam Panas Dengan CEO

Kini, air matanya mengalir makin deras. “Hari ini, di kampus, aku di bully. Seluruh teman-teman kampusku tahu, kalau Ibu bekerja di rumah bordil. Aku bahkan dikurung di toilet, disiram air. Aku dihina, Bu.” Zia memekik meluapkan kesedihannya. “Apa? Kamu di bully?” Suara Resa meninggi, ia terkejut mendengar penuturan Zia.
1081.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Timbul berbagai pertanyaan setelah Nicha menonton berita tentang seorang anak remaja yang menembak satu sekolah karena depresi sering di bully. “Apakah benar, jika hari itu aku terus melakukan pembullyan maka orang-orang yang ku bully akan membunuh seperti itu?” Gadis itu kembali berpikir keras namun beberapa detik ia menepis hal tersebut. “Itu tidak mungkin terjadi. Pistol saja tidak di perdagangkan di negeri ini.” Telepon rumah tiba-tiba saja berdering. Nicha langsung berbalik dan melihat telepon tersebut. Seperti biasa, nyalinya akan menciut duluan padahal hanya mengangkat telepon.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Dewi memberi petuah. Aku menggeleng pelan. “Nggak semudah itu, Wi. Kalo Mas Rangga turun tangan, gue bakal semakin dihujat habis-habisan. Mereka bakal bilang kalo gue memanfaatkan status. Mereka bakal semakin iri liat gue diperlakukan manis sama Mas Rangga. Inget, orang iri dan dengki akan melakukan apa saja untuk memuaskan nafsu dan keinginan mereka. Gue kagak mau, headline berita kampus terpampang nama gue yang mati gara-gara kena bully.”
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Kuminta Mahar 5 Milyar dari Calon Suamiku yang Sombong

Kuminta Mahar 5 Milyar dari Calon Suamiku yang Sombong

jelasnya mengingat masa lalu yang kelam. Masalah bully, memang sudah dari dulu ada. Aku juga sering kena bully hanya gara-gara pakai sepatu sobek. "Kucing lagi sariawan mungkin!" jawabku ngasal. "Ish, aku serius ini." "Iya, iya. Kalau memang lelaki yang lagi dekat sama kamu mau dengan si Turmi, berarti lelaki itu nggak baik. Untuk apa coba kamu marah. Harusnya kamu bersyukur udah dijauhkan dari lelaki kayak gitu."
1040.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi tentang bullying singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status