Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selena

Selena

Selena dengan Antanas pun sempat beradu tatap, sebelum akhirnya bocah itu pergi setelah memecahkan kendi berisi air. “Oh, Nona, siapa kau? Aku sepertinya tidak pernah melihatmu di sekitar sini?” Wanita gempal itu seakan memindai penampilan Selena. Ha! Meski jarang dandan, Selena bukan wanita kuno yang tidak paham mode. “Aku Laluna dari ibu kota. Kebetulan sedang berkeliling di Zenas. Ngomong-ngomong, pelayanmu tadi tampan. Apa kau berniat menjualnya?” tawar Selena.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
Tough Girl Luna

Tough Girl Luna

Regina terlihat sedang sibuk di dapur saat Luna masuk ke dalam rumah. "Iya, Bu." Luna menyahut seraya berjalan mendekati lemari pendingin. Ia meraih botol air mineral dari dalam sana dan segera menenggaknya. Luna kini sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik. Tubuhnya pun terbilang tinggi sempurna lantaran dua tahun terakhir ini ia sudah tergabung dalam ToughgVrl Club yang membuatnya harus terus berlatih bertarung setiap hari.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
100 Days To Launa

100 Days To Launa

Berdampingan dengan sosok yang tidak memiliki rasa. "Besok, gerbang Manggala terbuka buat Launa. Kita tunggu. Pada arena sebenarnya, tempat yang berkuasa, dan saksi akan kehancuran perempuan tidak bersalah." Gama berucap tegas lalu diakhiri gelak tawa, raut wajah cerah itu berubah dalam sekejap. Digantikan tatapan permusuhan diliputi dendam. "Sesuatu yang udah dalam genggaman gue gak akan bisa diambil lagi. Lagian, pada akhirnya Launa akan tetap mati, kan? Cewek penyakitan."
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Tanyaku. "Kamu tadi tidur nyenyak. Jadi gak enak bangunin kamu saat dalam perjalanan." Balas Wira. Aku jadi malu. Gimana aku saat tidur tadi. Semoga gak malu-maluin di dekat Wira. Kami disambut Ayah SmWira. Lalu diajak duduk di ruang tamu. Wira mengawali pembicaraan. "Ayah, ini Laila. Kami mau menikah. Mohon restu dari ayah?" Ucap Wira langsung.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
Luna dalam Lara

Luna dalam Lara

Klub malam itu bersinar lebih terang dari biasanya, tetapi Luna, yang kini mengenakan gaun hitam panjang yang elegan dan berbahaya, bersinar paling gelap. Ia telah membuang sisa-sisa Lidya yang tersisa. Wajahnya dipoles sempurna, dan tatapan matanya beku, tanpa jejak kehangatan yang pernah Damon lihat. Ia berjalan memasuki ruangan, dan seketika semua mata tertuju padanya. Ia bukan lagi seorang gadis yang mencari pengakuan; ia adalah Luna, sang Dewi Balas Dendam.
10837 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Ingin merebut Raka darinya. Nayla tidak menjawab panggilan dan tidak membalas chat dari Reno. Dia harus keluar dari zona tidak nyaman antara Tina dan Reno. Dalam lubang hati Nayla masih mengharap persahabatannya dengan Tina kembali membaik. Nayla bangkit mencari ponselnya dan memutar lagu, Selena Gomez Lose You To Love Me - Selena Gomez You promised the world and I fell for it I put you first and you adored it
9.420.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
LUNA

LUNA

"Hei nak. Siapa namamu?" "Lalun, Laluna Aurora." Lelaki itu mengulangi menyebutkan nama Luna di telepon. "Laluna Aurora, silahkan masuk. Anda sudah di tunggu." Pagar tinggi yang sedari tadi di tutup secara otomatis terbuka. Taman cantik menemani perjalanan Luna menuju pintu utama. Sebelum gadis itu memencet bel, pintu itu terbuka menampilkan sosok wawanita berumur setengah abad dengan seragam hitam.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
My Luna

My Luna

“I’AM ADRIANA SORAYA.” Langit berwarna biru laut perlahan menggelap, taring yang menancap leher Adriana semakin dalam. Darah yang keluar dari lehernya dihisap oleh Aldrean bagai minuman. Tenggorokkannya seperti akan meleleh, Adriana kembali menguatkan dirinya untuk melanjutkan ucapannya yang belum rampung. “REJECT YOU ALDREAN REYNAND—”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai laena tour
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status