Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MY TOXIC Husband

MY TOXIC Husband

Rasa sakit dan harap bercampur jadi satu, mencabik hatinya yang sedang hancur. Quensa berdiri dengan pelan, kemudian membereskan piring bekas makan cakenya. Setelah itu, dia melangkah ke sofa dan menyalakan serial drama Korea favoritnya, mencoba mengalihkan pikirannya yang riuh. Tiba-tiba, suara Kaiden memecah kesunyian, "Ini untukmu..." Quensa menoleh, terkejut seperti biasa dengan cara Kaiden yang selalu kaku namun menyimpan perhatian. Di tangannya, Kaiden menggenggam sebuah kotak kecil.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai quen kanza
Baca
+Pustaka
About Keenan

About Keenan

ucapnya dengan mantap. Kafka mengangkat alis, tak sepenuhnya yakin. "Caranya?" Keenan meletakkan cangkir kopinya perlahan, menatap lurus ke depan seolah memantapkan hatinya. "Gue bakal tembak Sheena besok." Kata-katanya datar, tapi di balik itu ada gemuruh perasaan yang sudah terlalu lama dia pendam. Kafka mengernyit. “Bukannya itu malah bakal ngebahayain dia?”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai quen kanza
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Ujar Kanza. “Mulai rese deh lo, Za”
2.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai quen kanza
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

ucap Raffi Kebiasaan Gino adalah ketika dia datang kesekolah, dia tidak langsung ke kelas, tapi dia akan pergi ke kantin untuk memborong seluruh permen karet kasukaannya. “Lo mau ketemu Gino?” tanya Raffi Tiara mengangguk, “Iya, siapa tahu itu hoax.” Tiara berjalan mendahului Raffi dan Raffi mengikuti jejak Tiara dari belakang
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai quen kanza
Baca
+Pustaka
Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Juna berharap pertanyaannya tidak menyinggung Kania. Jelas saja Kania tersinggung yang lantas membuang napas jengah. Dia memutar bola matanya tampak malas menanggapi. "Udah dulu ya? Aku capek nih. Aku duluan. Kosnya yang ujung, kan?" tandas Kania benar-benar mengabaikan lelaki itu. "Oh, iya-iya." Juna memberikan kunci. "Butuh bantuan?"
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai quen kanza
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status