Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMASEAN

KAMASEAN

Sean menerima kartu itu dengan raut wajah dingin. Ketika hendak berbalik badan, pintu rumah yang sedari tadi tertutup itu pun membuka. Tampaklah seorang wanita paruh baya yang keluar dari sana. “Sean, kamu dari mana saja, Nak? Bukannya kamu sedang sakit? Kenapa malah keluyuran di luar?” ujar wanita itu yang tidak lain adalah Kinara, ibunya Sean. “Sean tadi keluar untuk berobat, Bu,” jawab Sean. Ia sengaja berbohong, karena ia tidak mungkin menyebut nama Frans kembali di hadapan sang ibu, atau di hadapan siapapun.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Married With Bastard Billonaire

Married With Bastard Billonaire

tanyanya membatin pada dirinya sendiri. "Perkenalkan, nama saya Kaiso Rejjestind," ucap Kaiso sambil menjulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Kurenai walaupun sebenarnya dia malas untuk melakukan hal itu yang menurutnya membosankan. Tapi dia melakukan demi mencairkan suasana kecanggungan yang ada.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

“Halo Tante.” “Ya Aura, ada apa? bukannya kamu lagi syuting di Bogor dengan Sean?” “Emm iya Tante, baru saja sampai. Tante sibuk?” Aura berbasa-basi. “Lagi perawatan di salon, ada apa Sayang?” “Tante sudah tahu soal asisten pribadi Sean yang bernama Luna?” Di seberang sana, Helena Aaron tampak terkejut, “Asisten pribadi Sean bernama Luna? Setahu Tante asisten Sean bernama Tisa.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Selamat datang di Toko Bunga Kinan." Seorang pria, setelan jas hitam, dan tampan. Kinan pun langsung tersenyum sumringah, pria itu pasti ingin memesan bunga untuk kekasihnya. Kinan harus merekomendasikan bunga yang bagus dan mahal. Melihat penampilannya, orang tersebut pasti punya cukup uang. "Ada yang bisa saya bantu?" Pria itu mendekat ke arah meja setinggi perut Kinan itu, dan bertanya. "Kinan?"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
K E Y

K E Y

Baiklah, mari berkenalan sebentar, kalau begitu. Kalandra? Ya. Orang memanggilku dengan nama itu. Nama yang begitu sempurna yang orang tuaku berikan ketika aku baru saja lahir ke muka bumi. Aku Kalandra Rezvan Akbar Putra terlalu panjang mungkin, kalian bisa memanggilku Kalandra, Kala, apa pun, sesuka kalian. Aku orang yang paling tampan, cerdas, yang pasti cute apa kalian percaya? Tidak, jangan salahkan aku, tapi jika kalian memaksanya, tentu aku tak akan menolak. Yang jelas, jangan percaya apa yang aku katakan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

tanya cewek berambut blonde itu dan mengedip genit kepadanya. "Maaf anda mau pesan apa?" Angkasa mengalihkan pembicaraan. Terbilang masih muda diantara pekerja kafe ini wajah Angkasa terlihat baby face, dan seperti remaja ganteng masa kini? "Minta nomornya dong." godanya lagi. "Oke, nomornya 42." jawab Angkasa melenceng malah ke ukuran sepatunya. Cewek ini sebal, nomor ponsel bukan itu sayang!
84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

“Kena angin pas gue di perjalanan pulang kali. Yaudah sih yag penting kan enak.” Setelah selesai makan dan membereskan piring kotor Kasih berpamitan pulang. “Gue balik dulu ya.” Kata Kasih. “Balik naik apa lu Kas?” tanya Sedia. “Gue naik busway.” “Nggak takut nyasar lu?” “Yaelah gue ke rumah lu nggak cuma sekali dua kali Sedia. Kalau dari rumah lu doang mah, hafal jalan pulang gue. Balik dulu ya.”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

tanya Cakra dengan nada pelan sambil mendekatkan mulutnya ke arah telinga Aksa. "Nama? Siapa yang lo maksud?" tanya Aksa sambil menatap Cakra bingung. "Adik lo yang baru lahir, lah. Masa iya nama pegawai di rumah sakit ini." "Oh. Kirain. Namanya Atlanta Zaki Nobu." "Namanya sulit banget, dah." "Iya sulit. Kayak hubungan lo sama dia." "Mana ada. Hubungan gua sama pacar gua aja lancar-lancar aja."
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Kalung yang menggantung di lehernya terdiri dari cakar, tulang kecil, dan serpihan kain hitam yang terlihat seperti telah direndam dalam sesuatu yang gelap. Namanya Ki Darma Wijaya. Dukun terakhir yang pernah berhubungan langsung dengan asal-usul kain itu. “Kau… tidak seharusnya kembali,” suara dalam kain itu bergema, berat dan serak seperti dua suara berbicara bersamaan. Ki Darma hanya tersenyum miring. “Dan kau… tidak seharusnya berkeliaran, Kain Terlarang.” Kain itu menggeliat, membesar, seolah marah karena dipanggil dengan nama itu. Dari permukaannya, puluhan tangan kurus muncul, meraih udara seperti berusaha mematahkan leher Ki Darma.
6656 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Papa dan Kak Dika yang kebetulan sedang santai di rumah pun ikut bergabung. Selin mengeluarkan barang satu per satu: "Ini buat Mama, mukena sutra asli yang lembut, beberapa pot lulur Bali sama tas rotan etnik yang Mama titip kemarin." "Ini buat Papa." Papa menerima beberapa bungkus kopi kintamani sama kaos khas Bali. "Wah, mantap." Sahut Papa. "Buat gue mana?" Potong Kak Dika. "Sabar, Kak! Ini beberapa pie susu, kacang khas Bali, dan baju barong buat Kak Dika pakai tidur," Selin terkekeh melihat ekspresi kakaknya.
10702 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kain kasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status