Cinta Karena Ciuman
Setiap kali satu tetesan jatuh meluncur ke bawah, itu mewakili satu kepingan harapan yang luruh dari hati Sally.
Suara rintik hujan yang menghantam atap memberikan ritme pada kesedihan yang tak berani ia suarakan, menciptakan simfoni duka yang hanya dimengerti olehnya dan malam yang kelam.
Sally tetap bergeming, namun matanya tak lepas dari aliran air yang merayap turun di permukaan kaca. Di balik beningnya kristal itu, sebuah tetesan besar berhenti tepat di garis pandangnya, lalu perlahan meluncur ke bawah—meninggalkan jejak basah yang panjang, persis seperti air mata yang jatuh di pipi.
Bab Populer