Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Semesta Aksara 'Sial! Apa yang lo pikirkan dalam situasi seperti ini? Harusnya lo buang jauh-jauh pikiran buruk itu, Aksara!' Batinku menjerit sejak beberapa waktu lalu. Tepatnya ketika Rain mendadak ketakutan saat hujan mulai turun. Dia bahkan bisa memprediksi dengan tepat jika langit malam yang sebelumnya cerah, tiba-tiba dirundung hujan.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

** Warna merah yang menganga di langit bukanlah cahaya. Bukan pula kabut atau api. Melainkan **cairan huruf**, turun perlahan seperti hujan—tapi bukan air. Aaron menatap ke atas. Setiap tetes merah yang jatuh dari langit memercik di tanah, dan membentuk **kata.** Kata yang aneh, asing, namun terasa… personal. Seolah dunia sedang menulis ulang **identitasnya.**
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

ucap Rain yang menyayangkan aurora hanya bisa terjadi di beberapa negara tertentu saja Dan tiba-tiba saja hujan turun di malam itu dan Rain dan Tania pun kaget karena tiba-tiba saja terjadi hujan, padahal langit tadi masih cerah dan bulan dan bintang pun masih terlihat, lalu selagi mereka mengobrol tiba-tiba saja mendung dan hujan turun dengan deras, Rain dan Tania pun langsung masuk ke dalam rumah dengan berlari. Sesampainya di dalam Tania pun berbicara lagi sama Rain “Kok tiba-tiba hujan yah, padahal tadi langitnya indah banget loh” ucap Rain dengan santai “Iya, padahal tadi nggak mendung sama sekali” ucap Tania “Ya udah lah, mending lihat hujan dari dalam kamar di depan kaca besar” ucap R
9.130.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Ia membuka buku hariannya dan menulis satu kalimat baru: “Langit tidak harus biru untuk disebut indah. Kadang abu-abunya lebih jujur, karena di sanalah aku mendengar kau bernyanyi.” Hujan terus turun, tapi kali ini suaranya seperti tepuk tangan kecil dari langit. Aira menatap ke atas, menutup matanya, dan membiarkan setiap tetes air menyentuh wajahnya. Ia tahu, selama hujan masih ada, Rendra juga belum benar-benar pergi.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

"Lihat dia, Raina. Dia sudah tidak punya tenaga lagi untuk membela diri. Benar-benar memuakkan." Di tengah caci maki yang terus mengalir dari mulut Raina dan Elyza, Sira tiba-tiba membeku. Ia merasakan sesuatu yang basah dan hangat mengalir melewati paha dalamnya. Perlahan, cairan itu merembes melewati rok panjangnya, membasahi sepatunya, dan akhirnya menetes ke lantai. Warna merah pekat mulai terlihat.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Detik berlalu seperti abad hingga tiba-tiba setetes cairan jatuh dari langit. Julian menengadah karena mengira itu adalah Tinta Putih lagi. Ia bersiap mengangkat sisa pedang Sunblade miliknya untuk pertahanan terakhir. Namun tetesan itu jatuh mengenai pipinya dengan rasa yang dingin, basah, dan menyegarkan. Julian mengusap pipinya serta menyadari bahwa itu bukan tinta putih melainkan air bening murni. "Hujan?" gumam Julian.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
KEKASIH HATI SANG PUTRI

KEKASIH HATI SANG PUTRI

Gadis itu terlihat lebih menggemaskan dengan ekspresi wajah seperti itu. ‘Anda saja aku memiliki satu saja kesempatan untuk bisa memiliki dan menjagamu.’ *** “Kau pulang malam sekali.” Naomi yang baru saja keluar dari dapur mendapati Ravena yang tengah duduk dengan menyandarkan punggungnya di sofa dekat perapian. “Menunggu hujan reda.” Naomi mengangguk, menerima alasan Ravena. Beberapa hari ini Helion selalu diguyur hujan deras. Tempat itu selalu mengalami musim hujan lebih awal dari wilayah manapun, sekaligus menjadi yang terakhir mengalami musim kemarau.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
IZINKAN AKU MENCINTAIMU

IZINKAN AKU MENCINTAIMU

Pov : Rania Langit begitu gelap. Awan tebal menggulung, hujan pun mulai turun. Membasahi bumi yang gersang beberapa hari belakangan. Petrichor mulai tercium. Aroma tanah yang menenangkan saat hujan mulai membasahi tanah kering.
9.9164.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai red rain
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Terdampar Di Pulau Bersama Lima Pria Berbahaya

Terdampar Di Pulau Bersama Lima Pria Berbahaya

Butiran cairan hitam pekat jatuh dari langit, menghantam tanah dengan suara yang terdengar lebih berat dari air. Warnanya gelap hampir seperti tinta, namun lebih kental. Saat menyentuh permukaan tanah, ia tidak langsung menyerap... melainkan merayap perlahan, seolah hidup. Sesekali, kilatan samar berwarna kehijauan muncul di antara jatuhnya hujan itu. Seperti sebuah energi, seperti sesuatu yang tidak seharusnya ada di dunia ini.
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Permaisuri Terbuang

Seketika itu juga, langit malam Ravenshire bergemuruh lembut. Bersamaan dengan itu, rintik hujan mulai turun membasahi bumi. Namun, itu bukan air hujan biasa. Setiap tetes air yang jatuh dari langit malam itu memancarkan pendaran cahaya keemasan yang hangat dan berkilau lembut. Begitu tetesan hujan pembawa kesembuhan itu menyentuh kulit rakyat yang dipenuhi ruam merah, sebuah keajaiban nyata terjadi. Rasa panas yang membakar seketika mendingin.
9.812.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status