Simpanan Ayah Angkat
Akhirnya, ia bisa bernapas lega tanpa bayang-bayang yang terus memaksanya merasakan sesuatu yang tidak pernah ada.
Sementara itu, Rain kini masih berjalan di tengah hujan turun deras yang membasahi tubuhnya. Percikan rintik derasnya hujan yang beradu dengan aspal, menciptakan irama sendu di antara gemuruh angin.
Di bawah lampu jalan yang redup, Rain berdiri diam, tubuhnya kuyup, tapi seperti tak beranjak sama sekali. Air yang mengalir di pipinya bercampur dengan air mata yang sejak tadi tak bisa dia tahan.