Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin di Gerbang Hitam

Pengantin di Gerbang Hitam

“Versi koran? Versi gosip? Atau versi yang kau reka agar bisa ditukar dengan uang?” Rendra tertawa kecil. “Kau selalu sinis. Itu yang membuatku nyaman berbicara denganmu.” “Dan aku selalu tidak nyaman berbicara denganmu,” balas Aruna. Ibu Ratna menyela pelan, nyaris berbisik. “Nak… Rendra hanya ingin memastikan tidak ada masalah hukum yang tersisa. Semua ini demi kebaikanmu juga.” “Bu, semua yang menyebut ‘demi kebaikanmu’ biasanya diikuti oleh permintaan yang merugikan,” kata Aruna datar.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai reda artinya
Baca
+Pustaka
HANYA KARENA IBU RUMAH TANGGA, AKU DIREMEHKAN SUAMIKU!

HANYA KARENA IBU RUMAH TANGGA, AKU DIREMEHKAN SUAMIKU!

"Bicaralah, tidak perlu sungkan begini. Apa yang ingin kamu sampaikan?" Sebelum berbicara, Rada melirik ke arah Rendra. Dia merasa tidak enak karena ada orang lain disitu. Walaupun Rendra itu bukan orang lain bagi Hartono. Namun, tetap saja bagi Rada aneh. Rendra yang merasa jika Rada terganggu dengan keberadaan dirinya segera angkat bicara. "Gue nggak denger, kok!" Ucap si Rendra sambil menutup kedua telinganya dan berjalan menuju sofa yang ada di ruangan itu.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai reda artinya
Baca
+Pustaka
Man of Love

Man of Love

Lita membelalakkan matanya mendengar kalimat Rendra “Aku lihat kamu, kenapa penasaran? Mau coba?” “Percaya diri sekali dan kaya nggak ada tempat aja.” Lita berkata sarkas. “Bagaimana tidak percaya diri karena kamu beberapa kali berhenti dan melihat apa yang aku lakukan, kemarin kamu bersama teman dan beberapa kali menarik agar tidak melihatnya. Jadi apa salah percaya diri? Apa yang kamu lakukan terlihat sangat jelas dan satu lagi kita di Bali pastinya lebih bebas melakukan sesuatu ditambah tempat ini sangat jauh dari keramaian,” jawab Rendra dengan secara detail.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai reda artinya
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Itu adalah saran kecil yang dilontarkan Draven pada perjamuan beberapa hari lalu: "Kembang api Red Tide adalah teknik baru; mereka mungkin bisa memberi warna pada malam di Utara. Anda bisa datang ke perjamuan untuk melihatnya." Para bangsawan utara ini—kecuali beberapa orang dari wilayah tenggara—belum pernah melihat benda yang disebut "kembang api". Saat itu, ucapan tersebut hanya dianggap sebagai komentar santai, namun para bangsawan langsung bersemangat. Siapa yang tidak ingin mencoba sesuatu yang baru? "Kembang api? Apa itu?" "Aku dengar itu adalah artefak langka dari Red Tide Territory yang bisa membakar langit malam!"
9.78.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai reda artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status