LOGINDi tengah hamparan salju abadi Northern Territory, di mana setiap embusan angin adalah bisikan kematian dan setiap jejak kaki adalah perjuangan, Draven Rendell—seorang bangsawan muda yang baru mewarisi gelar—terjebak dalam intrik kuno. Ketika kegelapan kuno bangkit dan Snowsworn bangkit dari bayangan, takdir memanggil Draven untuk memimpin. Namun, di balik tebalnya kabut es yang menyelimuti pegunungan, musuh tak hanya datang dari luar, tetapi juga bersembunyi di antara sekutunya sendiri. Bisakah ia menavigasi pengkhianatan, menguasai rahasia kekuatan kuno, dan mengklaim takdirnya sebagai Penguasa Utara, ataukah ia akan hanyut ditelan badai salju abadi? Temukan jawabannya dalam kisah epik tentang kehormatan, pengkhianatan, dan pertempuran untuk takhta di tanah yang membeku!
View MoreBab 320: Kotak Bekal Makan Siang Camille Thorin, seorang pejabat istana Kekaisaran dan mantan anggota Censorate, saat ini menjabat sebagai "Utusan Khusus untuk Wilayah Utara". Secara nominal, itu adalah pekerjaan terhormat, tetapi kenyataannya menyedihkan. Pejabat mana di ibukota yang sudi datang ke perbatasan utara sekarang? Namun bertahun-tahun yang lalu, dia tidak berpikir demikian. Saat itu, Camille hanyalah pemuda bermata cerah di kantor Ombudsman, sibuk siang malam menyalin dokumen, memeriksa rekening, dan menulis laporan. Dia percaya pada sistem, dan bahwa melalui kesetiaan kepada kaisar serta usahanya sendiri, dia bisa meluruskan jalannya kekuasaan. Ketika promosi pertamanya hampir tiba, Camille melihat celah di pintu, dan apa yang berkilauan melaluinya bukanlah kesetiaan kepada kaisar, melainkan emas. "Tanpa uang ini, kau bahkan tidak akan masuk daftar kandidat," kata bosnya sambil menepuk pundaknya.
Bab 319: Mata-mata Guild Silver Disc Sore itu, alun-alun komersial Kota Red Tide dipadati orang. Kios-kios kayu berjejer rapi, dihiasi bendera berwarna cerah yang berkibar tertiup angin. Aroma daging rebus, uap dari roti pipih yang baru dipanggang, dan warna-warni brokat dari selatan saling berpadu, menciptakan suasana ramai yang mengingatkan pada pasar di ibukota. Di tengah kerumunan yang sibuk, dua pedagang dari selatan tampak mengobrol sambil berdekatan. "Fiuuh, angin utara ini dingin sekali, tapi kota ini jauh lebih ramai daripada Gerbang Timur ibukota yang kulihat waktu itu." Pedagang tua itu menepuk kantong anggur di sisinya, matanya penuh keheranan. "Siapa yang menyangka? Kita semua mengira Wilayah Utara sudah tamat. Setelah dua bencana besar, seluruh kekaisaran bilang kalau di sini cuma tinggal tulang-belulang. Aku tak pernah membayangkan akan ada tempat seperti ini yang bisa menghidupi begitu banyak orang!" Seorang
Bab 318: Jalan Raya dan Kembali ke Kota Pagi hari setelah festival, sisa-sisa api unggun di lembah Wilayah Wheat Wave masih mengepulkan asap tipis. Setelah panen raya, ada masa istirahat selama beberapa hari. Saat ini, sebagian besar orang masih terlelap. Hanya beberapa petugas kebersihan yang terlihat memunguti hiasan yang berserakan dan memindahkan peralatan festival di alun-alun, perlahan mengembalikan tempat itu ke kondisi semula. Green sudah berdiri tegak di tepi jalan menuju jalur pegunungan, menanti kedatangan sang Lord. Draven duduk di atas kuda perangnya, pedang tergantung di pinggang, dan jubahnya bergoyang lembut tertiup angin pagi. Tatapannya menyapu seluruh lembah. Meski hatinya agak berat meninggalkan hasil panen yang begitu melimpah ini, dia harus berangkat hari ini. Sebab, dia telah berjanji pada Emily untuk kembali ke Kota Red Tide sesegera mungkin. Bagaimanapun, Emily sedang hamil tua dan ayahny
Bab 317: Perayaan Gelombang Gandum Matahari musim gugur terasa hangat, dan gerobak-gerobak melaju di sepanjang Jalan Cangqian. Seluruh rute pengangkutan biji-bijian dipadati oleh konvoi yang bermuatan penuh, dengan suara tapak kuda dan teriakan yang naik turun, namun tidak kacau. Sebuah pos pendaftaran sementara didirikan di depan iring-iringan, di mana puluhan juru tulis dengan cepat mencatat karung-karung gandum ke dalam buku besar dan menempelkan label kain bernomor. Setiap nomor sesuai dengan desa, ladang, dan nama petugas. Berdiri di depan lumbung, Green dengan lantang mengarahkan operasi: "Bagian utara lumbung keempat sudah penuh, pindah ke lumbung kelima. Kelompok tiga, masuk dari jalur barat—pastikan mereka menulis nomornya dengan jelas." Dia secara pribadi memeriksa apakah label terpasang dengan aman, ditulis dengan jelas, dan dikategorikan dengan benar. Dia bahkan secara pribadi






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews