Uang Belanja Istriku dirampas Ibuku
Suara Bik Surti dan Marni ada di depan.
"Waalaikumsalam." Aku mendekati suara itu.
Lalu kupersilahkan mereka masuk.
"Pa, maaf, ini perhiasannya kami kembalikan. Kemarin tidak saya jual, tapi digadaikan. Alhamdulillah bisa saya tebus semua," ucap Bik Surti.
"Alhamdulillah,
terima kasih, Bik atas kejujurannya.
"Sama-sama, Pak. Saya dan Marni pamit mau pulang kampung. Alhamdulillah ada rumah seharga uang yang saya punya."