Kanuragan Jati
“Betul. Terimakasih.“ Ki Santarja mengangguk dan menerima kantung-kantung itu. “Sekarang, pergilah kalian dan dapatkan banyak pengalaman. Nanti ketika saatnya tiba, aku akan memanggilmu kembali untuk pembelajaran selanjutnya. Dan ingatlah, aku akan tetap memantau perkembangan kalian.“
Setelah berpamitan, Wira dan Lonbur segera pergi.
Tempat pertama yang mereka tuju adalah kampung halaman Wira. Desa Sena berada di kaki gunung Maruta. Mereka berjalan biasa tanpa menggunakan ajian. Kendatipun tetap terasa lebih cepat sampai.
Desa Sena, salah satu kampung tertinggi di gunung Maruta. Sebuah kampung yang damai dengan penduduk yang mayoritas bertani.
Di salah satu sudut ada sebuah padepokan persila
Hot Chapters