Gelang Langit
Sejak gelang itu mulai bergetar lagi, ia merasa seperti menapaki dua dunia sekaligus—dunia yang ia pijak, dan dunia yang menanti di balik tabir tipis.
Mereka tiba di sebuah belokan di mana tebing di sisi kiri menjorok, memberi teduh yang lebih pekat. Di situ, udara terasa lebih dingin, dan suara sungai di bawah semakin jelas. Tirta berhenti, memandang ke arah air yang berkilat di sela batu hitam. “Kita lewat sini besok atau lusa, airnya mungkin sudah berubah warna,” gumamnya, seperti berbicara pada diri sendiri.
Rakasura ikut menatap arus itu. “Air tak pernah sama dua kali. Tapi ia selalu mengalir ke laut, meski jalannya berbeda-beda.”
ตอนยอดนิยม