Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANTET

SANTET

Nana Shamsysantet
SANTET CELANA DALAM PART 32 Semakin hari keadaan Ita semakin memburuk. Badannya yang berisi dalam hitungan hari tinggal kulit membalut tulang. Bersamaan dengan itu bau badannya pun semakin busuk menyebar sehingga mulai mengganggu ketentraman para tetangga.
9.37.5K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as Santet
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Aery18
Sahut Alala “Kalau kalian butuh bantuanku juga aku mau bantuin kalian, kita semua kan teman tapi kalau untuk Ira memang harusnya sedikit berbeda kan, dia special untukku, tidak seperti kalian yang bisanya hanya bikin rusuh.” Kata Navi “Oke kalau begitu aku akan tanyakan apa saja tentang pelajaran kamu harus membantuku ya.” Kata Icus “Apaan sih kamu kan bisa tanya padaku, kenapa harus Tanya Navi?” Tanya Guntur yang terlihat cemburu
106.9K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as Santet
Read
+Library
Anneth

Anneth

santy ayselaneh
DePanic Cafe. 12.15. Anneth memenuhi janjinya untuk bertemu dengan Devaro (Lea) saat istirahat kerja di cafe yang baru saja dibuka dengan mengusung konsep ala Santorini, Yunani. Saat pertama kali melangkah di halaman depan cafe, mata Anneth langsung disajikan dekorasi yang kebanyakan didominasi warna biru dan putih khas bangunan-bangunan di Santorini. Ia pun melanjutkan langkah kakinya dan masuk ke dalam cafe, disana sudah banyak pengunjung yang didominasi muda-mudi. Saat mengedarkan pandang dan belum menemukan batang hidung Devaro (Lea) disana, langsung saja Anneth memutuskan untuk memilih tempat duduk yang menurutnya nyaman dan bisa langsung menikmati view taman dan danau disamping cafe se
3.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as Santet
Read
+Library
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

Novica Ayucinta sejati
Kinanti Tersenyum, “Casandra sebagai tanda terimakasih, aku akan memenangkan kontes ini untukmu.” Kinanti berbicara seorang diri. Seakan-akan pemilik tubuh aslinya mendengar. Entah di mana ruh Casandra Eleanore. Mereka berbagi raga, tetapi terpisah ruh. “Dasar gendut, dia sok kecantikan!” Bianca melirik Angela, “Mana mungkin dia bisa ngalahin lo, Njel.” “Kita buat dia malu sampai gak berani datang ke sekolah lagi di acara itu.”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as Santet
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

aimsri
ejek Zelina “Iya , saya gila,” Sena menjeda ucapannya “Gila karena kamu,” lanjut Sena Zelina yang mendengar jawabann dari Sena pun justru tertawa terbahak bahak. Ia bukan tipe cewek yang mudah digombali. “Kenapa kamu ketawa, apa ada yang salah?”Tanya Sena “Emmm gakada. Dasar tua tua keladi,”ejek Zelina
102.9K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as Santet
Read
+Library
CINTA

CINTA

Irma
Qanita memperlihatkan rekaman video kepada Aswindra. " itu benar Veno maa ? " tanya Aswindra tidak percaya dengan apa yang di lihat nya yang di jawab anggukan oleh Qanita. " papa senang , akhirnya Veno bisa kembali tersenyum maa " ujar Aswindra pada Qanita. " iya paa , semenjak kepergian Casandra , mama baru lihat Veno tertawa riang , semoga Leysa membawa kebaikan bagi Veno " Ucap Qanita di jawab anggukan oleh Aswindra.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as Santet
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Rinanda Tesniana
“Santai sajo, Mat. Ngapo lah engkau gugup?” “Tekejut sayo Tengku sampai di sini, memijakkan kaki di gubuk sayo ni.” “Itulah, Mat. Aku nak becakap pasal Asman.” “Asman? Ape hal dengan Asman?" “Asman tu keponakan aku, Mat. Dio ado hati dengan anak engkau. Siapo namonyo anak gadis engkau?” “Herawati, Tengku. Era biasonyo kami panggil dio.”
108.6K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as Santet
Read
+Library
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

StarBlue
Cantik, anggun, shalihah. “Mari, silahkan cium tangan suaminya,” ucap Penghulu. Sedikit lagi, Izza akan meraih tangan yang sudah menjadi halal baginya. Tetapi, ia tarik kembali tangannya. Ragu. Izza kembali akan meraihnya, tetapi ditariknya kembali. Para tamu besorak sorai. Menyaksikan adegan pengantin wanita, yang malu dan ragu menyentuh tangan suaminya sendiri.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as Santet
Read
+Library
Cinta Cita

Cinta Cita

“Mami sudah siram tanamannya tadi.” “Nggak masalah, kan, kalau disiram lagi,” ujar Harry. “Ya, nggak gitu, Pa,” sambar Cita. “Kal—” “Cita!” Cita menoleh. Pun dengan Harry dan Sandra yang sudah berdiri berdampingan. Mereka melihat Duta berjalan sambil membawa sebuah tas dan sebuah wadah plastik berwarna hijau. “Napa, Kak?” tanya Cita.
9.942.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as Santet
Show Reviews (29)
Read
+Library
Callah
kk othoorr..... baru keinget niyh duta sm dewi august lee aja kali yaa.... si dewinya dewa blm kedengeran ceritanya niyh hehhe... btw cerita kasih sendiri ada ga ya? smpe bab 17 mshbga diliatin siapa suami kasih... nebaknya awan siyh kandidat paling berpeluang hehhe bener ga kak?
herka ratri
nggak kerasa, bentar lagi ending, setelah bendarah darah akhirnya cita bisa bahagia di tengah tengah orang orang yang menyayanginya.. ditunggu cerita selanjutnya mbak beb kanietha.. siapa ya kira kira?berharapnya sih cerita nando, karena di selalu lewat di cerita lain dengan kejombloannya.. : D
Read All Reviews
Gantari

Gantari

Tepat di hadapanku dua pohon bergerak di dua arah yang berlawanan. Ucapan Pak Seno kembali terngiang kalau aku akan melihat jalan pulang. Mungkin ini adalah pertanda bahwa ini adalah jalan pulangku. "Gantari! Kamu mau ke mana?" Teriakan itu membuatku terkejut baru saja selangkah aku masuk. Kuberpaling untuk melihat siapa yang memanggilku. Rupanya Sekar yang muncul di depan pintu. Sekar yang kukenal begitu cantik dan tengah menimang bayi. Dia berlari ke arahku.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as Santet
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status