Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Cahaya emas dari balik reruntuhan menyinari wajahnya yang penuh dengan kedalaman dan kebijaksanaan, serta bekas luka kecil di dahinya yang berbentuk seperti pola akar pohon – sama seperti yang ada pada Batu Akar Raja di tangan Raden. “Kamu adalah Raden Jayaningrat, cucu ketujuh dari Raja Jayaputra,” ujar lelaki tua dengan suara yang dalam namun lembut, seperti getaran yang merambat melalui akar-akar di bawah tanah. “Saya adalah Ki Ageng Akarwana, penjaga memori Kota Batu Akar dan saksi dari perjanjian kuno antara dunia atas dan Bumi Akar.”
10560 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as buto ireng
Read
+Library
BATARI

BATARI

Ia tidak mau pengorbanan Freya atau kehadiran Lenka menjadi sia-sia hanya karena sekejap kehangatan dari seorang pria asing. "Freya, tolong jaga Mama," bisik Batari setelah Elio dan Theo pergi. Ia menutup matanya sejenak, berkomunikasi dengan entitas di dalam dirinya. "Lenka, bersiaplah. Malam ini kita akan mengunci anjing penjaga kita. Kita buat dia begitu ketergantungan hingga dia tidak akan ragu menggigit siapa pun yang aku tunjuk."
10536 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as buto ireng
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Kenapa tumben sekali sekarang. Jangan bilang ini semua hanya drama ya Bu, kalau beneran ini hanyalah keisengan Ibu semata, bisa-bisa Mas Rama sama Mas Yusuf bakalan ngamuk dan berubah jadi drakula malam ini juga. Hahahahhaa. ______________
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 462 Times as buto ireng
Read
+Library
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

Tampak Moza tengah kepanasan dan sedang membuka pakaiannya. "Kau boleh pergi uang mu akan saya kembalikan 2 kali lipat!" kata Weni pada Pria dengan perut buncit itu. "Kau ingin mempermainkan saya!" balas pria itu merasa terhina. "Lawan mu Tuan Dimas Hermawan!" papar Weni. "Tuan Dimas Hermawan?" tanyanya. "Ya! Saya di sini!" kata Dimas yang muncul.
10115.0K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as buto ireng
Read
+Library
King of Irealla

King of Irealla

"Aku tau dia pasti sedang merencanakan sesuatu." "Rencana apa maksudmu?" Luis mendekat, tampak tidak mengerti arah pembicaraanku. Aku menatapnya dengan serius sebelum melanjutkan. "Si tua itu tidak ingin aku menjadi raja Irealla." Aku berdiri, meletakkan kedua tanganku ke bingkai jendela, menatap dataran Irealla yang membentang luas. "Dia tidak rela darah seorang mortal memimpin negeri ini ... sama seperti sebagian besar penduduk Irealla."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as buto ireng
Read
+Library
Renjana

Renjana

saran Irine tiba-tiba. “Hah? Gila kamu! Kamu mau mandi bareng buaya-buaya itu?” tanyaku heran dengan pemikiran Irine, meskipun tampangnya polos tapi ternyata, ckckckck. “Lebih baik mandi sama buaya daripada sama hantu!” bela Irine yang bergidik ngeri membayangkan mandi dikamar mandi pojok, bawah pohon bambu. “Ide cemerlang!” kata Ida mengangkat jari telunjuknya di samping kepala, mirip orang yang sudah memecahkan soal matematika yang paling rumit sambil tersenyum picik.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as buto ireng
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Lagi-lagi ibu mertua membujukku naik bamboo rafting. Jawabanku tetap sama, tak berani. Entah kenapa ketika menatap lanting, aku membayangkan lantingnya akan terbalik. Ayah, Ibu juga Dara lalu bersiap naik lanting atau bamboo rafting setelah mendengar jawabanku yang tetap kekeh. Tak mau ikut.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as buto ireng
Read
+Library
Catur Rogo

Catur Rogo

Ia tinggal di rumah mewah layaknya istana dengan banyak pelayan yang melayaninya. Namun, ia bersikap semena-mena kepada pelayannya. Ia juga tak segan untuk menyakiti, bahkan sampai mati. Ia adalah orang kejam yang dikenal Ki Broto. *** Hari demi hari Mayang semakin baik. Setiap hari Asep dan Taksa datang ke rumah Rengganis untuk mengecek kesehatannya dan memberinya obat yang sudah diberi doa. Rengganis pun tak pergi ke toko bunga. Ia menyuruh karyawannya untuk bertanggung-jawab beberapa hari belakang dan selalu melaporkan setiap hari sepulang bekerja.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as buto ireng
Read
+Library
Bulu Perindu

Bulu Perindu

“Iya, Bude....” “Sudah, jangan larut dalam kesedihan. Sekarang anggap saja aku ini Ibumu, panggil aku Ibu jangan Bude lagi. Doa Ibu semoga kalian berjodoh. Kalau memang tidak, kamu akan tetap jadi anakku,” ujar Bu Maryam yang kini telah membuat mata Seruni mengembun.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as buto ireng
Read
+Library
BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

Menganggap ungkapan terimakasih Syadilla barusan sama sekali tidak penting. "Ayo cepat kita jalan, tak perlu repot mengurus si Buta ini lagi!" Sani berkata sambil mendesak tubuh Elena keluar pintu. Mendengar panggilan yang ditujukan untuknya, Syadilla hanya bisa menunduk sedih. Meski bukan untuk pertama kali mendengarnya, tapi rasa hatinya selalu perih tiap kali bibinya itu menyebutnya dengan panggilan si bodoh, si buta, atau juga si dungu yang tak berguna.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as buto ireng
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status