Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan
Merpati mengepakkan sayapnya dengan lihai, membumbung tinggi menembus awan, sebelum menghilang dalam jangkauan mata.
Waktu berselang.
Di sebuah kursi rendah beralas bantalan empuk, seorang wanita berpakaian mewah dan berias cantik rupawan duduk menyulam sapu tangan.
Ketika ekor matanya menangkap pergerakan di balik awan, dia menoleh perlahan, serta mengulurkan tangan.
Tak lama, merpati masuk, menghinggapi tangannya.