PEMBALASAN DEWA MAUT
ujar Dewa Maut, suaranya tajam dengan kekecewaan.
Ia berdiri tegak, Prana Lima Elemennya berputar lebih cepat, memancarkan panas yang membuat udara bergetar.
“Kau menggunakan Ajian Ketahanan Pohon Jati, teknik yang aku ajarkan kepadamu delapan tahun lalu. Kau hanya mencoba bertahan.”
Mangunjaya tersenyum tipis, senyum yang menunjukkan rasa sakit dan kelelahan.
“Kau mengenali setiap jurusku, Dipasena. Bukankah itu berarti kau masih mengingat setiap pelajaran yang kuberikan?”
인기 회차