Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku

Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku

Jleb Arlo terdiam tak bisa menjawab, kenyataannya memang hidup Jena dihancurkan olehnya. Walaupun sekarang dia sedang memperbaiki, tetapi luka yang ditorehkan menimbulkan trauma berat yang mungkin membutuhkan waktu pemulihan yang lama. Hati pria itu selalu merasa sesak setiap kali Jena mengatakan hal sensitif. Sedang dia tidak bisa berbuat banyak selain berusaha membuat suasana lebih nyaman.
1035.1K viewsCompletedAdded to Library 913 Times as senja
Read
+Library
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

Aku tersenyum miris. "Wanitaku jauh lebih berharga dari pada hartamu itu. Aku tidak menyesal telah melepaskanmu dan memilih Seina sebagai istriku. Setidaknya dia jauh lebih mengerti bagaimana cara menghormati suaminya sendiri!"
104.4K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as senja
Read
+Library
PESONA

PESONA

Langkah Alexa dan Alena berhenti saat melihat laptop mereka yang sudah mati dan ada darah bertuliskan 'Nyawa dibalas Nyawa' Alexa dan Alena saling berpandangan lalu menoleh ke sekitar kamarnya namun mereka tidak menemukan siapa pun selain mereka berdua. Tangan Alena dan Alexa saling berpegangan erat satu sama lain berusaha melindungi diri satu sama lain dari bahaya apapun yang mengintai mereka. Keduanya langsung berteriak histeris dan terlihat ketakutan saat melihat sebuah tulisan di lantai berwarna merah darah bertuliskan 'ikuti saya' K akak beradik itu saling pandang satu sama lain, jika Alexa mengangguk maka Alena langsung menggelengkan kepala karena takut ini adalah jebakan dari arwah me
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 591 Times as senja
Read
+Library
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Senja "Bukankah itu nyata? Aku bahkan punya tongkat Pelia, panah lengkap dengan busur indahnya dan ini apa lagi?" tanya Senja Senja membolak balik benda yang sesekali bercahaya itu. Benda seukuran telur ayam dengan bentuk yang lebih pipih. Ia memiliki warna zamrud dan satu warna ruby. Senja menggosokkan benda itu diatas celananya seolah membersihkan. Tiba-tiba benda itu mengeluarkan sesuatu seperti sayap di kanan kirinya. Benda itu mengambang di hadapan Senja, cahayanya meredup.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as senja
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Pinta Asha dengan suara memelas. “Duuh … Miss Gercep, kan udah dengar tadi kalo kami aja baru ketemu lagi setelah lima tahun, mana aku tahu nomer W*-nya kak Arsyl, Sha.” Terryn pun menyalakan komputernya dan Asha juga duduk di tempatnya persis di samping kubikel Terryn.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as senja
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Ia terlihat tidak suka dengan kedatangan Santi di rumah bordil ini. Si perempuan bernama Julia, berjalan mendekati Santi. Kemudian, ia mendorong Santi sedikit. “Om, malam ini Om sama saya aja yuk! Memangnya Om nggak kangen sama goyangan saya. Masa baru ditinggal dua mingguan, Om sudah cari kursi yang baru sih.” Julia membelai leher si pria. Ia berikan sentuhan untuk memberikan rangsangan (menggoda).
2.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as senja
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

Ajiseka mengangguk, lalu. “Nogoweling!” seketika sebuah pedang muncul di genggaman Ajiseka. Melihat itu, Ki Balung Wojo pun terhenyak. Pasalnya senjata itu di kenal oleh bangsa lelembut sebagai jelmaan roh pusaka terkuat di Wilayah Selatan. Ia pun tersenyum dan menatap lekat Ajiseka.
9.53.7K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as senja
Read
+Library
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

"Gak papa kan?" "It's oke." jawab Nana dengan senyuman. Mereka keluar dari gerbang sekolah dan terpisah disana. Dela langsung memasuki mobil Senia berwarna hitam yan merupakan mobil ibunya. Ternyata ibunya sudah menunggu. "Bye Na," ucap Dela sembari melambaikan tangannya. Kirana membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangan. Lalu ia meneruskan perjalanannya menuju halte Bus.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as senja
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as senja
Read
+Library
Renjana

Renjana

ujar Irine yang juga tiba-tiba nongol entah dari mana sambil menarik tanganku ke hadapan dua orang cowok. “Tuh, pilih salah satu,” katanya lagi. “Pilih? Gaya kamu Rin, kayak emak-emak jualan kacang dipasar,” candaku. Yang satu hitam, pendek, yang satunya lagi putih, tinggi. Ya, jelas aku memilih yang putih dan tingggi lah, begini-begini, aku jagonya memilih. Aku mengulurkan tanganku, tersenyum sambil bertanya” Hai, aku Renjana, kamu?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as senja
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status