Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARABELLA

ARABELLA

Brukk "Awhhh," "Araaa"
106.8K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as aul
Read
+Library
Misteri Asmara Bella

Misteri Asmara Bella

"MP - MT - MH - AI - MP - ET - MH - HI - HI - MP - MI - AU - MP - MT - MH - EP - HP - AT - RP - AU." "RU - AU - AT - EU - EU - MP - AP - AU - EP - MP - RH - MP - RU - AI - AU - AT - MP - RI - RI - HP - RT - EP - MH - ET - MP - AT." "AP - MP - RI - MP - RU - AT - HH - MP - RT - HP - AT - EU - MP - ET - AU - RI - AP - MP - RI - AU - MI - HP - RI - EU - HP - ET - MP - AT - EU - MP - AT - AT - HH - MP."
108.2K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as aul
Read
+Library
ALARICK

ALARICK

Sesekali pria itu membuka masker yang dia kenakan karena merasa pengap. Haleth telah mengirimkan alamatnya, kini Alarick hanya perlu menuju ke alamat itu, Annecy. Kota yang terletak di Perancis tenggara ini terlihat begitu indah. Apalagi posisi kota yang terletak diantara danau dan pegunungan sungguh menambah kesan alami.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as aul
Read
+Library
Liara

Liara

Mata pria itu tertutup rapat. Atensi Liara tertuju pada pergelangan tangan si suami yang sedang dibaluri Max dengan alkohol. Ada beberapa sayatan di sana. Ada yang sudah mengering, ada juga yang masih basah dan terlihat baru. Max yang menyadari kehadiran Liara menoleh. "Dia sungguh merasa bersalah padamu," katanya seraya menunjuk luka-luka di pergelangan tangan Hagan dengan dagu.
9.534.9K viewsCompletedAdded to Library 768 Times as aul
Read
+Library
Kinan

Kinan

"Memangnya kau akan kemana besok?" "Ada banyak yang ingin mendaftar untuk mencari pasangan sepertimu dan aku sedang menolak semua yang masuk." Noah mengumpulkan foto-foto tersebut dan menaruhnya kembali ke dalam kantong jasnya kecuali satu foto yang Kinan pilih tadi. Kinan mengernyit, ia memiringkan kepalanya bingung. "Kenapa kau menolak semuanya?" "Karena urusan denganmu belum selesai." Noah menunjukkan foto tersebut pada Kinan. "Arial, 27 tahun, seorang dokter di rumah sakit swasta."
108.2K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as aul
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as aul
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Otak lurusin, Ervin! “Bingung ya?” tanya Alice sambil menyiapkan minuman untuk Ervin. Ia memastikan lebih dulu kalau Arla sudah benar-benar masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya. “Aku sama Arla half. Setengah Perancis dari Mom, setengah Indonesia dari Papa. Tapi nggak tau kenapa Arla cuma ngambil sedikit gennya Mom. Dia lebih banyak dapet gennya Papa. Tapi kalau kamu mau deket sama Arla, jangan sekali-kali nanyain tentang Papa. Inget-inget aja itu.” “Kenapa?”
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as aul
Read
+Library
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Ada satu momen di mana Aul benar-benar mencuri perhatianku lewat karya 'Ruang Sunyi'. Awalnya cuma iseng scrolling timeline media sosial, eh tiba-tiba nemuin puisi-puisinya yang bikin merinding. Gak cuma puitis, tapi juga nyentuh sampai ke tulang. Kayak ada gemuruh emosi yang dibungkus dalam kata-kata sederhana tapi mematung. Karyanya itu semacam terapi buat yang lagi galau, terutama buat generasi muda yang sering merasa sendirian di keramaian.

Yang bikin menarik, Aul gak cuma menulis di atas kertas. Dia bikin instalasi seni interaktif di acara budaya tahun lalu, di mana pengunjung bisa meninggalkan cerita mereka di antara baris-baris puisinya. Seni jadi medium dialog, bukan sekadar pajangan. Kreativitas semacam ini yang menurutku jarang ditemui di seniman muda sekarang.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status