Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Wanita Lain Di Buku Nikah Suamiku

Jingga Amelia
Duniaku seakan hancur ketika dengan tak sengaja menemukan sebuah buku nikah suamiku di dalam tas kerjanya ketika ia baru saja pulang dinas luar kota selama satu bulan. Terpampang jelas wajah suamiku dan wanita tanpa hijab dengan lesung pipi menghiasi wajahnya. Rambutnya lurus sebahu, tergerai dengan sebuah jepit kecil dirambut ujung kanan. Aku berusaha mengingat siapa wanita yang ada di dalam buku nikah ini, tapi aku sama sekali tak bisa mengingatnya. Teringat jelas satu bulan yang lalu ketika Mas Naufal meminta ijin padaku untuk dinas luar kota selama satu bulan. Akupun tak mempermasalahkannya karena ini merupakan suatu kegiatan rutinnya ketika bekerja pada suatu perusahaan di kota Y. Ia akan sering dinas luar kota untuk meninjau proyek yang ada di sana. Saat ini Mas Naufal menduduki posisi sebagai pengawas pada sebuah perusahaan konstruksi, membuatnya sering meninggalkanku sendiri di rumah ketika ia tugas di luar kota. Dengan jabatan itulah ia bisa menghidupiku secara layak dan sangat kecukupan, membuatku sangat beruntung memiliki suami sepertinya. Dalam buku nikah yang kutemukan tersebut tertulis sebuah nama Atha Hafidz Alfarezy dengan Kirani Cahya Dewi. Namun tunggu, bukankah nama suamiku adalah Ghibran Naufal Rizal. Tapi kenapa wajahnya sangat mirip? Dan kenapa pula buku nikah ini bisa ada di dalam tas kerja Mas Naufal?
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

Tinggal satu atap dengan mertua bukanlah hal yang mudah, terlebih jika mertua tersebut tidak menyukai kehadiran Naya sebagai menantu. "Kamu bersenang-senang seharian di kamar dan membiarkan Ibu dan adik aku kerja, maksud kamu apa?" tegas Reza membuat Naya kembali kaget. Pasalnya dirinyalah yang mengejarkan semua pekerjaan rumah seharian ini. Tiba-tiba saja air matanya menetes tanpa di minta, pasalnya sejak awal pernikahan masalah mereka setiap hari selalu seperti ini. Naya tahu jika mertua dan adik iparnya sangat tidak menyukai dirinya, hanya Ayah mertuanya lah yang selalu mendukungnya dan sekarang beliau sudah tidak ada. Alhasil setiap hari dirinya diperlakukan seperti babu. "Kakak percaya?" tanya Naya lirih, sebenarnya ia sudah capek dengan drama ini setiap hari. Reza yang melihat Naya menangis langsung mengalihkan pandangannya, ia tidak kuat melihat setiap kali Naya menangis. "Jangan selalu bersembunyi di balik air matamu Naya, asal kamu tahu aku masih selalu berusaha membela dan mempertahankan kamu, tapi jika suatu saat aku khilaf dan kelepasan bisa saja kita akan pisah," tegas Reza membuat ulu hati Naya benar-benar terasa nyeri. Ini adalah ucapan yang kerap ia terima setiap harinya dari suaminya sendiri. Akankah Naya bertahan dengan rumah tangga yang selalu di adu domba oleh mertuanya tersebut?
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Siksa Dendam Perjodohan

Siksa Dendam Perjodohan

miraw
Dunia adalah kebebasan, tapi tidak untuk seorang Kerleeanna Alina. Kita terlahir mempunyai hak, hak untuk memilih. Tapi apa aku tidak memilikinya? Dalam hidupku aku tidak mempunyai hak untuk memilih, namun dipilihkan. Berada didekat dengan lelaki yang dipenuhi dengan obsesi itu membuatku sesak setiap saat. "Terima dia atau pergi dari rumah ini!" Aku terdiam mematung ketika mendengar teriakan ayahku yang menggema, ketika aku menolak mentah pertunangan itu dihadapan para tamu. Dengan gontai aku melangkah perlahan, masih berbalut seragam SMA aku menerima cincin yang lelaki itu sematkan di jari manisku dengan linangan air mata. "Kau milikku sekarang Kerleaanna Alina Allison, selamat memasuki duniaku dan selamat datang!" bisik Nalendra lembut, sambil mengecup kening gadis pujaannya. Aku tersenyum kecut, lalu menepis kasar tangan lelaki yang menghapus air mataku itu. Mulai sekarang apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah menangis lagi terutama dihadapan lelaki bajingan itu. Tameng yang aku perlihatkan bahwa aku selalu kuat, nyatanya tidak begitu. Aku lemah, dan aku tidak tau akan bertahan sampai mana. Siapa sangka akan jadi seperti ini? Mulai sekarang hidupku terkekang, aku tidak bisa memilih apapun yang aku inginkan dalam hidup. Hidup adalah pilihan, namun aku tidak bisa memilihnya sendiri. Satu kata, yaitu segalanya karena terpaksa. Dan itu bagaikan siksaan tak kasat mata yang selalu menyiksa batinku. Lantas apa tujuan dibalik pertunangan yang terjadi secara tiba-tiba ini?
9.53.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

Dalam perjalanan menjenguk kekasihku yang sedang lembur, aku mengalami kecelakaan hebat. Aku meneleponnya puluhan kali untuk meminta pertolongan, tapi tak satu pun yang dia angkat. Menatap gedung kantor kekasihku yang lampunya masih terang benderang tak jauh dari sana, aku pun tenggelam dalam keputusasaan. Saat aku terbangun di rumah sakit, aku melihat sebuah unggahan dari bawahan kekasihku. [Aku harus bagaimana kalau masih dimarahi atasan tengah malam begini?] Foto yang diunggah, memperlihatkan bayangan dua orang yang terpantul di pintu kaca. Jarak di antara mereka sudah jauh melampaui batas profesional. Dengan sisa-sisa harapan, aku kembali menghubungi kekasihku. Kali ini, panggilanku akhirnya tersambung. Aku tidak bisa menahan isak tangis dan berkata, "Welly, aku kecelakaan ...." "Ziana, aku masih sibuk. Biar asistenku saja yang mengurusnya, ya? Patuh dikit ya, aku akan pulang menemanimu setelah perjalanan dinas ini selesai." Baru saja aku ingin bicara lagi, suaranya yang membentak memotong ucapanku, "Kendal! Perjalanan dinas hanya boleh membawa satu koper, kamu bawa tiga koper itu mau pindahan atau liburan?" Kendal, anak magang yang baru direkrut oleh Welly. Aku menatap layar ponsel yang telah diputus sepihak itu, air mata mengering di wajahku. Aku pun mengalihkan panggilan ke nomor orang tuaku dan berkata, "Perjodohan yang sudah keluarga atur itu ... aku setuju."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

Pada ulang tahun pernikahan kami yang ke-7, aku menindih tubuh Lionel, suamiku yang adalah seorang mafia, dan menciumnya dengan penuh hasrat. Di tengah keintiman yang membara, aku merogoh saku gaun sutra mahalku dan mengenggam test pack yang aku sembunyikan di sana. Aku berencana untuk memberitahunya kabar kehamilanku tengah malam nanti. Maryos, tangan kanan Lionel, menatapnya sambil tersenyum menggoda dan bertanya kepadanya dalam bahasa Iltan, "Bos, bidadari kecil barumu itu ... si Sofia .... Gimana rasanya?" Seketika itu juga, Lionel tertawa dengan begitu kencang, membuat bulu kudukku meremang. Lionel pun menjawab, tentunya dalam bahasa Iltan, "Rasanya seperti ... seperti buah persik yang belum matang. Segar dan lembut." Tangannya masih mengelus pinggangku dengan lembut, tetapi tatapannya tidak tertuju padaku. "Ingat, ini rahasia kita. Kalau istriku sampai tahu, habislah aku." Para anak buahnya tertawa. Mereka bersulang, berjanji untuk tidak membocorkan apa-apa. Kesabaranku perlahan menipis, digantikan dengan darahku yang mulai mendidih. Mereka semua tidak tahu bahwa nenekku berasal dari Pulau Sagara. Aku memahami semua isi pembicaraan mereka. Aku berusaha menahan emosi, mempertahankan senyum sempurna seorang istri pemimpin keluarga mafia. Meski begitu, aku tetap tak bisa membuat tanganku yang memegang gelas sampanye berhenti gemetar. Emosiku bisa meledak kapan saja dan aku tidak mau membuat kegaduhan. Jadi, untuk mengalihkan pikiranku, aku menyalakan ponsel, membuka undangan proyek riset medis internasional pribadi beberapa hari lalu, lalu menekan tombol "Terima". Dalam tiga hari, aku akan menghilang dari dunia Lionel, selamanya.
9.272.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Pengantin Bos Mafia

Pengantin Bos Mafia

Aku dipilih menjadi tunangan Alexander, pewaris keluarga Mafia. Tapi di sebuah gala keluarga, Alexander terlihat jelas didekati oleh Kiara, putri seorang pedagang senjata. Kiara berbeda dari gadis terpandang yang selalu patuh pada aturan. Ia menerobos jalan-jalan dengan mobil sport yang dimodifikasi, memotong cerutunya dengan pisau tempur militer, dan meneguk wiski paling keras begitu saja. Ada keganasan liar dalam dirinya, sebuah api yang membuat Alexander tak bisa mengalihkan pandangannya. Ia mengeluh pada para tetua keluarga, "Bagaimana mungkin seorang wanita seperti itu bisa menjadi Nyonya Besar kita dan mengatur seluruh keluarga ini?" Kata-katanya penuh cemoohan atas kecerobohan Kiara, tapi matanya tetap terpaku padanya, mengikuti setiap gerakannya saat ia mengangkat gelas. Lalu, di ulang tahun Alexander, ia mengumumkan niatnya menjadikan Kiara selirnya. Kiara menolak. "Wanita di keluargaku adalah istri, bukan selir. Dan hati suamiku hanya boleh jadi milikku." Alexander datang padaku, suaranya ragu. "Alana, ini hanya soal gelar. Aku butuh kamu memberikannya pada Kiara. Tolonglah? Dia tidak mengerti tradisi keluarga kita, dan sekarang dia sedang membuat keributan soal pernikahan denganku. Kita hanya perlu menenangkannya untuk sementara. Meskipun dia nanti menikah denganku, kamu tetap yang akan mengurus urusan keluarga." Saat aku berdiri mencoba gaun pengantin, manik kristal tajam di bagian atas gaun menusuk jariku. Setetes darah mekar di atas satin putih murni. Gaun itu pun rusak, tapi pernikahan harus tetap berlangsung. Jika aku tak bisa menjadi istri pewaris, maka aku akan menjadi wanita Bos Mafia.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Dari Pengkhianatan ke Pelukan CEO

Dari Pengkhianatan ke Pelukan CEO

Ariansyah
Sarah menjalani kehidupan yang bahagia sebagai istri dari Arman, seorang pria yang ia cintai sepenuh hati. Pada ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga, dunia Sarah runtuh ketika ia menemukan bahwa Arman telah berselingkuh dengan rekan kerjanya selama enam bulan. Dengan hati yang hancur, Sarah berjuang untuk mengumpulkan kembali serpihan hidupnya yang tercerai-berai. Di tengah kesedihannya, Sarah menghadiri sebuah acara amal untuk mengalihkan pikirannya. Di sana, ia bertemu Andra, seorang CEO sukses yang karismatik dan penuh perhatian. Pertemuan ini menjadi awal dari perubahan besar dalam hidup Sarah. Andra, yang juga sedang menghadapi masalah di perusahaannya, menemukan ketenangan dalam kehadiran Sarah. Seiring berjalannya waktu, Sarah dan Andra semakin dekat. Dukungan Andra yang tulus membantu Sarah untuk bangkit dari keterpurukannya. Mereka bersama-sama menghadapi berbagai rintangan, termasuk kembalinya Arman yang mencoba merusak kebahagiaan Sarah dengan Andra. Namun, keteguhan dan komitmen Andra untuk mencintai Sarah apa adanya, memberikan kekuatan bagi Sarah untuk mengatasi masa lalunya. Melalui perjalanan yang penuh liku, Sarah menemukan bahwa cinta sejati tidak selalu datang dari tempat yang diharapkan. Dari pengkhianatan yang menghancurkan, Sarah menemukan pelukan hangat dan cinta sejati dalam diri Andra. Akhirnya, mereka membuktikan bahwa kebahagiaan sejati dapat ditemukan bahkan setelah melalui kegelapan terdalam. "Dari Pengkhianatan ke Pelukan CEO" adalah kisah tentang kekuatan cinta, keberanian untuk bangkit dari keterpurukan, dan menemukan kebahagiaan sejati di tempat yang tak terduga
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Suamiku [tidak] Sempurna

Suamiku [tidak] Sempurna

Destiny Rogers
=SUAMIKU TIDAK SEMPURNA= [WARNING] **** Mengandung Bawang dan Kebucinan yang Hqq. Dan mengancung unsur 18 +, yang dibawah umur. Bijaklah dalam membedah novel mana yang akan anda baca. Semua orang memiliki waktunya sendiri **** “Sah?” “Sah!” Sudah tiga tahun sejak kata itu terungkap dari para saksi yang hadir di dalam pernikahanku dan Aldo—Putra sulung pemilik perusahaan bisnis besar itu—yang kini sudah resmi menjadi lelaki yang akan menjadi pendamping hidupku sampai akhir hayat. Namun sudah tiga tahun ini juga, kehidupan rumah tangga kami berada di ujung tanduk. Bukan karena harta ataupun karena pelakor. Tapi, karena ketidaksempurnaan lelaki itu. Aldo adalah lelaki mandul, yang tidak bisa memberikan keturunan. Awalnya, semua keluargaku dan keluarga Aldo berpikir bahwa akulah yang mandul. Namun, setelah periksa kedokter, semuanya terungkap. Dan sejak saat itu, aku seolah tidak lagi mengenali Aldo yang terlihat sangat down. Setiap malam, aku mendengar Aldo menangis di depanku sehabis pulang dari kerja. Mencium keningku lalu mengatakan kata-kata penyesalanNya itu. Hingga kata ‘cerai’ yang Aldo berikan. Membuat seluruh duniaku hancur. Meski aku tau alasan terbesar Aldo ingin cerai adalah karena ketidaksempurnaannya. Aku tau aku adalah prioritas utama Aldo. Aku tidak bisa membohongi fakta itu. Bahkan sebelum Aldo sah menjadi suamiku, dia yang dulu hanya berstatus teman saja denganku. Selalu menjadikanku sebagai prioritas utamNya. Lalu, apakah akhir dari pernikahan kami adalah hanya sebatas menikah saja. Atau haruskah aku bertahan, meski tanpa penerus? Haruskah aku memilih mempertahankan cinta Aldo yang tidak pernah pudar?
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
10812 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai senyummu mengalihkan duniaku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status