Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMORAGA

AMORAGA

Amora pergi dengan ojek online. Sesampainya di sana, Amora celingak-celinguk mencari markas Oscar. Ia tidak tahu ciri-ciri anak Oscar. Berbeda dengan anak-anak Baskara yang mencirikan diri mereka dengan gelang tali berwarna biru. Saat itu, Amora tak sengaja melihat seorang cowok dengan motor ninjanya dengan pelan. Ia pikir, mungkin itu salah satu anak Oscar. Amora mengikuti dari belakang dan benar ... Amora menemukannya. Markas Oscar. Amora yakin. Ia melihat banyak motor dan ... Ia juga melihat salah satu cowok yang waktu itu memukuli Raga bersama Jeha di belakang sekolah. Amora melangkahkan kakinya tanpa rasa takut. Rasa penasarannya mengalihkan ketakutannya. Saat sampai di sana, beberapa a
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Kekuatan Sebuah Cinta

Kekuatan Sebuah Cinta

Dan itu adalah bakery yang terkenal di kota itu. “Mom, ayo cepat!” seru Zoey yang tak sabar menyeret Jolie untuk masuk. Sementara itu Jayden berjalan tenang di sebelah Arne. “Zoey, jangan terburu-buru seperti itu!” Jolie berusaha menasihati Zoey yang sangat antusias.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Ucap ku. “Sebentar lagi ya, An. Kita disini saja dulu.” Jawab Ribka. “Rib, lihat anjing kamu mengoyangkan ekornya dan penglihatannya sangat tajam sekali melihat ku.” Aku dan Ribka sedang berada di dekat taman, duduk santai sambil menikmati indahnya pemandangan yang sejuk di tambah angin yang datang sepoi-sepoi.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Mata mereka bertemu dalam satu titik, "Hewan apa yang punya banyak keahlian?" Keningku berkerut mendengar pertanyaan Sora. Sedang On Ji tersenyum pemuh kemenangan, "Kukang." Jawabnya lantang. Wait, kukang? "Sayuran apa yang susah dilupakan?" "Bayam." Crazy! Apa yang mereka bicarakan? "Ikan yang bisa terbang?" "Lele." Sora tersenyum penuh, tangannya terbuka lebar, "Welcome home big brother!"
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Forseti dan Lakhesis : "...." Kita sudah berakhir. 💫💫 TO BE CONTINUED 💫💫
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Tegas Sora—perempuan bernama Sora itu. "Bisa ga? Kamu bersikap dan berkelakuan seperti Senja?" Lanjutnya. Senja yang mendengar perempuan paruh baya itu membawa-bawa namanya, rasanya ia malas. Karena, saat Sora sudah membandingkan Revan dengan Senja laki-laki berwajah tegas itu akan semakin membencinya.
9.97.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

maki Kirana. "Brengsek kalian berdua!" Kirana terus memaki Aris dan Sandra. la meluapkan kemarahannya di dalam toilet yang sempit. Sampai akhirnya sebuah ketukan membuat gadis itu mengusap tangisnya. Ketukan dari si pelayan rumah makan yang menanyakan keadaannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

] Isi pesan masuk tersebut. ==========
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

kilah Hendri. "Aku nggak bisa dance, tapi kalau mau, aku bisa narik jin asli dan dimunculkan di sini," terang Zein dengan raut wajah serius. "Jangan tarik kumis owe, Madre. Nanti penyamaran owe terbongkar," ungkap Wirya. "Engkoh lagi nyamar?" desak Mayuree. "Ya." "Aslinya Engkoh, siapa?" "Owe adalah pangeran dari dinasti Han."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Isae dimata Pak Orochi adalah Mishima—mendiang ayah Isae dan temannya Pak Orochi. Kesalahan terbesar Eiko mengurus ayahnya ini adalah mengurung Pak Orochi di dalam rumah, tidak diberi akses menghirup udara pagi nan segar serta tidak diberi melihat keindahan saat matahari terbit dari timur dan terbenam di barat. Pak Orochi tidak diperbolehkan berkegiatan mengurus rumah, hanya diam yang dia lakukan saat ini. Untungnya, Eiko tidak memasung Pak Orochi seperti seorang wanita paruh baya di kota yang dipasung kakinya sebab berteriak dan tertawa tak jelas.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai oven sekai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status