Kesayangan Mami
Buru-buru kami menghapus air mata yang sempat menggenang, karena si kembar berdatangan dengan tergesa.
"Oma, Momy kok nangis? Kenapa?" Aya bertanya, menyibakan kunciran rambut yang sempat membuatnya tak nyaman.
"Kata Papa, kalau orang nangis. Berarti ada masalah, lagi sedih. Nah Momy sama Oma kenapa?" Ayi ikut bertanya, membuat kami salah tingkah.
"Ng ... i-tu, Momy sama Oma lagi bahas sinetron. Iya sinetron, iya 'kan Bu?" Beliau mengangguk cepat, ikut sandiwara yang kubuat dengan asal.
Hot Chapters