Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The American

The American

"What!" Ethan says in his all too familiar deep rude voice. "You hit me, which caused my coffee to spill all over me," I say, pointing out the obvious. "So, what do you want me to do about it," He speaks like he has done nothing wrong "You are supposed to say sorry," I say in a duh tone "And why should I." "Because that is what people with manners do." "I know that, but you don't deserve sorry from me." "Wow, really, and why is that." "Because black bitches like you don't deserve it." "I have told you times without number to stop calling me that," I say getting angry with his insults "Make me," Ethan says, taking a dangerous step closer to me. I don't say anything, but hiss and walk past him. I don't know why I even expected him to say anything better. It is Ethan, after all. --------------------------------------------------------------------------------- This is a story about two people who knew how to express the word hate more than anything else to one another. Ethan hates Adina more than anything in the world and would give anything to see her perish into thin air. While on the other hand Adina could careless about Ethan other than the fact that she won't let him walk all over her with his arrogant character. What happens when a big incident changes all that. How do these two different people deal with a feeling that is supposed to be forbidden to feel for the each other. Read to find out how the person you hate the most is the one person you can love the most.
Romance
7.55.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Yuana Paradipta yang biasa dipanggil Yuan Yuan adalah gadis berbakat di keluarganya, tumbuh dengan penuh perhatian dan cinta dari Bundanya yang sudah menjanda sejak lama dan seorang adik lelaki yang selalu menjadi teman ributnya di rumah. Meski baru saja resign dari pekerjaan tetapnya, dia masih bisa hidup bahagia di dalam keluarganya. Tapi satu yang menjadi permasalahan baginya. Bundanya menuntutnya untuk segera mencari pasangan di usianya yang menginjak dua puluh delapan tahun. "Duh Bun, bahas itu lagi, itu lagi... Bosen Yuan dengernya." "Bunda lebih bosen lagi Yuan... Setiap ketemu tetangga selalu nanyain kapan kamu nikah? Kok gak pernah gandengan sama cowok? Apalagi si Yudha adek laki kamu sudah punya pacar, lha kamu kapan Yuan?" Ujar Bunda Vera sambil menatap sendu anak gadisnya. Sementara itu di tempat lain seorang pria muda yang tampan dan gagah juga mengalami hal yang sama. Dituntut untuk mencari calon mantu untuk Maminya dalam waktu dekat jika tidak mau menjalani perjodohan yang sudah diatur untuknya. Arthur Pradana sudah jenuh dengan ancaman Maminya itu. Sebagai CEO dia saja sudah pusing memikirkan perusahaan, ini malah ditambah memikirkan jodoh. Sungguh bukan gaya seorang Arthur. Dan entah bagaimana kejadiannya tiba-tiba Arthur dan Yuan yang merupakan karyawan barunya terlibat dalam suatu kesalahpahaman yang membuat mereka diharuskan untuk menikah. Lalu bagaiman kehidupan satu atap mereka yang awalnya saling benci akan berlangsung setiap harinya? Dan bagaimana cara mereka merahasiakan hubungan mereka di kantor?
Romansa
10262 viewsOngoing
Read
Add to library
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Tahu rasanya bertahun dalam ikatan halal tapi tak dicintai? Dia menikahiku karena pelarian, kemudian meninggalkanku begitu saja saat kekasihnya telah menjanda, pun saat bertahun diri ini menunggu cintanya. Aku Mentari, istri seorang dokter jenius dan ternama, Mas Rian. Kalau ada yang bertanya siapa yang dicintai Mas Rian? Jawabannya sudah pasti, tentu bukan aku. Dia menikahiku karena kekasihnya yang seprofesi memilih meninggalkannya demi karir dan lelaki lain. Setelah enam bulan pernikahan, Mas Rian baru menyentuhku, itupun sambil menyebut nama wanita pujaannya. Dan mulai dari situ, setiap dia mendatatangiku nama Dokter Juwita tanpa pernah absen diejanya. Sungguh sesak luar biasa. Meski demikian, aku tetap menyimpan harap untuknya. Karena selain Mas Rian memenuhi semua kebutuhanku secara berlebih, juga ada anak yang membuat kian subur rasa ini. "Ini bukan salahku, tapi takdir yang memang harus berlaku," ucap Mas Rian tanpa dosa apalagi meminta maaf sebagai kata perpisahan. Duh ... Ada yang patah tapi bukan ranting. Ada yang merembes tapi bukan darah. Sebegitu sakitnya mencintai dalam pengabaian? Sebegitu perihnya berharap dalam ketidak perdulian? Namun, tak mampu untuk berpaling. Hiks .... Belum genap sebulan kepergian Mas Rian, Bapak menghadap ke Ilahi karena stres mengetahui kehancuran rumah tanggaku. Lengkaplah sudah penderitaan ini. Entah kenapa suatu hari, Mas Rian memaksa mengambil putra semata wayang kami, Abram. Padahal dia tahu pasti hanya anak itu penemang sepi dan pengobat laraku. Aku seperti sedang menyaksikan drama korea perpisahan antara ibu dan anak, tersebab kalah di persidangan dalam perebutan hak asuh. Cuman bedanya, di sini aku tak jadi penonton atau penikmat, melainkan pemeran utama. Ternyata berdobel-dobel sesak yang ditimbulkannya. Andai tak punya malu, mungkin aku akan histeris juga selayak sang aktris menghayati skenario. Melihat air mata tanpa dosa putraku berjatuhan akibat keegoisan papanya, perlindungan seorang ibu berontak di jiwaku. Ya, aku harus berjuang, meski sampai titik darah penghabisan dan berakhir tumbang tak dikenang.
Rumah Tangga
1043.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status