Legenda Pendekar Naga Putih
Wu Long mengangkat seruling bambu putihnya, memainkan melodi yang lembut, seperti angin yang berbisik di tengah hutan.
Garuda awalnya tidak bereaksi, tetapi perlahan-lahan, ia menundukkan kepalanya, bulunya berkibar lembut. Wu Long melangkah mendekat, menyentuh paruhnya yang keras namun hangat. Dalam sekejap, angin di sekitar mereka berputar, membentuk lingkaran cahaya. Garuda mengeluarkan pekikan yang menggema ke seluruh gunung.
Ashura tersenyum tipis. “Sekarang, Garuda Angin Putih adalah milikmu. Panggillah ia kapan pun kau membutuhkannya.”
Hot Chapters