Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

Iya_Angelya
Suara tangisan itu menyakitkan gendang telingaku, kupejamkan mata dan menutup telingaku erat-erat, samar-samar aku mendengar dia menghentikan tangisannya. Aku mencoba merayap dan meraba dinding kusam itu, mencoba mengintip. Kenapa setiap aku menangis dibalik bilik ini dia selalu mengikutiku? Seolah-olah ingin mengatakan kepadaku, bahwa aku tidak pernah sendirian menangis di bilik ini. Kali ini aku memberanikan diri untuk mengetuk pintu disebalah bilik yang selalu kujadikan tempat bersembunyi ini. Kreeeekk.... Suara kayu dari pintu yang sudah lapuk itu membuat bulu kudukku meremang. Sosok itu membuat airmataku kering menatapnya, tubuhku kaku seolah-olah darah tidak mengalir ditubuhku,sosok perempuan yang meringkuk itu menghentikan tangisannya, mendongak menatapku, walaupun diam tetapi aku bisa merasakan sesuatu yang menakutkan, seragamnya sangat lusuh, kulit putihnya seperti menahan dingin, mata itu kosong dan terus menatapku, seolah-olah dia tidak menerima kehadiranku didalam bilik kumuh ini.
Thriller
104.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

Karalynn
"Hanya teman? Bahkan ketika dia mati, kamu ikut bersamanya!" "Mengapa kamu marah? Bukankah kamu sendiri yang mengantarkannya pada kematian?" "Tidak jadi milikku, tidak untuk siapapun." Ketika kegelapan dan cahaya mengulurkan tangan dan mencoba menggapainya, dia tidak memilih, bahkan jika kematian, adalah tujuan akhirnya. Iveryne hanya punya satu cita-cita, menjadi seorang ksatria. Tapi ketika kakaknya di ambil para penyihir untuk dikorbankan, dia hanya punya satu tujuan, dan satu kalimat terukir indah dalam benaknya pada akhir. "Percaya pada orang lain, adalah petaka."
Fantasi
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

Purnomo diberi waktu tiga bulan oleh sang Ibu untuk mencari istri agar adiknya bisa segera menikah. Karena aturan yang berlaku di keluarganya, anak pertama tidak boleh dilangkahi. "Kalau dalam waktu tiga bulan belum juga menemukan wanita pilihanmu, maka kamu harus siap menerima perjodohanmu dengan Shela." "Usia kamu sudah mau tiga puluh. Masa belum menikah juga. Kasihan adik kamu yang sudah mau dilamar orang. Jangan sampai dia jadi perawan tua gara-gara nunggu kamu nikah duluan, Pur!" "Bu, menikah itu mudah. Jangan persulit dengan aturan-aturan yang tidak ada dalam agama. Aku ikhlas dilangkahi kalau memang jodoh Bintang datang lebih dulu dari aku. "Lagian, aku sudah memiliki pilihan sendiri." "Sadar, Pur! Wulan itu masih istri orang. Istri seorang tentara. Jangan macam-macam atau nanti kamu ditembak gara-gara mengganggu istrinya?" "Ikhlaskan dia dan terima perjodohanmu dengan Shela!" Akankah Purnomo menuruti permintaan sang Ibu untuk melupakan Wulan yang namanya terukir di lubuk hatinya dan menerima perjodohannya dengan Shela? Atau malah memilih menutup hati dan tidak memilih wanita mana pun untuk menjadi istrinya? Simak terus kisah Purnomo, Wulan, dan Langit dalam novel Dipaksa Nikah.
Rumah Tangga
101.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
Baca
Tambahkan
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
Baca
Tambahkan
Setelah Dokumen Rahasia Dihancurkan, Kakakku Turun Tangan

Setelah Dokumen Rahasia Dihancurkan, Kakakku Turun Tangan

Aku yang bekerja di unit rahasia ditugaskan oleh atasan untuk mengantarkan dokumen ke perusahaan kakak perempuanku. Begitu aku melangkah masuk ke kantornya, seorang pekerja magang menghalangi jalanku. "Kamu asisten baru itu?" Orang itu mengamatiku dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu akhirnya memfokuskan pandangannya pada dokumen di tanganku sebelum mencibir, "Kamu sudah mau jilat Bu Arabella di hari pertama kerja? Apa kamu bahkan nggak bercermin?" Pada saat ini, aku baru menyadari bahwa dia menganggapku sebagai saingan asmaranya. Namun, kakakku juga tidak pernah memberitahuku bahwa dia memiliki pacar. Sebelum aku bisa menjelaskan, sebuah tamparan keras sudah mendarat di wajahku. "Cuma aku yang boleh jadi asisten Bu Arabella! Jangan harap kamu bisa jadi pacarnya!" Dia menjambak rambutku dan menyiramkan teh panas ke wajahku. "Kamu masih begitu muda, tapi malah mau hidup dengan andalkan perempuan dan merayu wanita kaya? Hari ini, aku akan gantikan orang tuamu beri kamu pelajaran!" Aku meringkuk di lantai dan masih mati-matian melindungi map dokumen dengan tubuhku. Tindakan itu benar-benar membuatnya marah. Dia merebut map itu dan merobeknya hingga hancur di depan seluruh karyawan perusahaan. Dia bahkan dengan tidak malunya berkata kepada kakakku, "Bu Arabella, asisten barumu cukup bernyali dan mencoba merayumu. Tapi jangan khawatir, aku sudah beri dia pelajaran."
Baca
Tambahkan
GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar

GODAAN BERBAHAYA : PEMBALASAN sang Adik Ipar

Amelia gadis cantik dan mempunyai suara yang indah. Sayang,karena ia bertubuh gemuk ia tidak bisa menjadi seorang penyanyi seperti impiannya sejak kecil. Amelia harus puas bernyanyi sebagai penyanyi latar. Bahkan, ia harus bernyanyi untuk Karla kakak kandungnya. Karla tenar dengan suara indah Amelia. Setiap bernyanyi , Karla selalu lipsing dan Amelia yang bernyanyi untuknya. Amelia ikhlas melakukan itu karena permintaan David sebagai eksekutif produser yang sangat Amelia cintai. Namun, pada suatu hari karena mabuk David dan Amelia tidak sengaja berada dalam satu kamar hotel setelah konser tunggal Karla. Akibat kejadian itu Amelia hamil dan pergi ke luar negeri. Ia memilih tinggal di Korea, dan di sana ia melahirkan seorang putri yang cantik yang ia titipkan pada sahabatnya yang berada di sana. Sementara ia kembali ke Indonesia dengan penampilan baru yang lebih cantik dan langsing. Demi tujuannya menjadi bintang dan membalas dendam.
Romansa
362 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjerat Hasrat Anak Suamiku

Terjerat Hasrat Anak Suamiku

Warning 21+ "Lepas! Bagaimana kalau Ayahmu tahu kamu ada di dalam kamarku?" "Aku mencintaimu, kamu tahu kan? Lalu kenapa kamu menikah dengan Papaku?" Bella Aulia tidak bisa melepaskan diri dari dekapan Edgar Wijaya saat lelaki itu mencumbu dirinya tepat di malam pertamanya dengan Barta Wijaya ayah Edgar. Bella terpaksa menikah dengan laki-laki tua, demi melunasi hutang kedua orang tuanya. Namun ternyata, Edgar anak dari Tuan Barta memiliki perasaan lebih pada ibu tirinya yang juga teman kuliahnya. Akankah hubungan terlarang mereka diketahui ayah dari Edgar? Bagaimana nasib Bella setelah keperawanannya justru diambil oleh anak tirinya sendiri?
Romansa
1092.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

Salma Yuniar tak pernah merasa sedikitpun curiga kepada adiknya, bahkan dia ikhlas membiarkan adiknya menumpang di rumahnya dengan sang suami. Namun, malam itu, Salma tak sengaja mendengar suara aneh dari kamar adiknya sendiri. Tak hanya itu, beberapa hari kemudian, dia mendapati adiknya juga hamil! Apa yang akan dia lakukan selanjutnya?
Rumah Tangga
17.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sehangat Dekapan Janda Muda

Sehangat Dekapan Janda Muda

"Kamu yakin, Rein? Sekali kamu kubuka malam ini, aku nggak akan bisa berhenti." "Jangan berhenti, Kak Al. Aku juga pengen ngerasain gimana rasanya dicintai." "Malam ini ... kamu milikku sepenuhnya.” “Hmmmh! Teruskan, Kak!” Baru sebulan menikah, Reina menemukan kenyataan paling memuakkan, suaminya meniduri dan menghamili wanita lain. Hancur, Reina tak sengaja bertemu Alvano, sahabat sekaligus boss kakaknya. Reina dan Alvano yang sudah bersama sejak kecil, malam itu melakukan sesuatu diluar batas. Padahal Alvano sudah memiliki calon istri. Bagaimana kisah mereka berdua? Penasaran? Ayo, ikuti kisahnya hanya di sini!
Romansa
101.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3738394041
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status