TEH ... AKU DI SINI
”
Suara itu mengalun begitu pelan, dan anehnya Alina merasa nyaman mendengar suara itu.
”Dunia yang begitu gelap, kelam, dan hitam. Aku hanya melihat hamparan luas bebatuan dan angin kencang menerpaku. Duniaku saat ini seperti ilusi, tetapi aku masih bisa merasakan sakit. Apa ini nyata, Teh?”
Alina mulai tertarik, ia mendekati gadis yang ia rasa sangat membuatnya rindu.
”Teteh ...,” panggil gadis ini lagi. ”Kak Ardan bukan lelaki yang baik, dia selalu datang padaku meminta ....”
Hot Chapters