Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

30 tahun lalu Hujan turun rintik-rintik, membasahi halaman belakang rumah sakit bersalin tempat dua sahabat duduk berdampingan. Di pangkuan mereka, dua bayi mungil yang baru saja membuka mata pada dunia. “Aku ingin... kelak saat mereka dewasa, kita jodohkan mereka,” ucap Caitlin pelan, mengusap pipi bayinya dengan penuh kasih.
10723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Baru perlahan Aruna membuka matanya, menghela napas panjang seperti baru saja keluar dari sesuatu yang menegangkan. "Thank you," kata Atlas pada Athar, berdiri dari kursinya. "Mainlah ke rumah. Sudah lama batang hidungmu tidak terlihat sejak kembali dari Swiss." Athar melepas maskernya, lalu tersenyum tipis. "Next time. Jadwal masih padat akhir-akhir ini." Lalu ia menoleh ke Aruna, suaranya kembali profesional. "Jangan kena air dulu selama beberapa hari. Jaga tetap kering. Minggu depan datang lagi untuk membuka jahitannya."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
MAIN HATI

MAIN HATI

“Bisa aku meminjam laptopnya sebentar?” “Tentu, Tuan. Tolong tunggu sebentar.” Dia melakukan sesuatu dengan cepat, setelah akhirnya memutar benda itu agar menghadap ke arahku. “Silakan, Tuan.” “Terima kasih.” Tanpa basa-basi lain, segera mengirim email berisi pesan yang hanya aku dan si penerima saja yang tahu cara menerjemahkannya. [Amankan ATP. Bulan sabit akan muncul di langit sore]
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

ucap Pak Soleh. " Baik ! Saya akan berbaik hati memberikan kalian waktu ! Saya beri kalian waktu satu bulan lagi. Tetapi, jika kalian masih belum juga bayar ! Aku akan membawa anak gadis kalian sebagai ganti ruginya !! Mengerti???" teriak Pak Tegar sambil menoleh ke arah Utari yang sedang bersembunyi di balik tirai kamarnya. Mendengar ucapan Pak Tegar, Utari merasa takut dan menutup tirai kamarnya dengan cepat. Langkah kaki Pak Tegar terdengar menjauh dari ruang tamu Bu Nur dan Pak Soleh.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Madam Soraya yang melihat ketegangan pada wajahnya langsung mengulurkan tangan dan menggengam tangannya dengan erat. "Tenang saja, semua pasti berjalan lancar." Dan seperti mantra, perkataan Madam Soraya itu menenangkan Ashyana. Hingga ia selesai diperiksa dan dinyatakan bahwa ada 8 sel telur yang siap untuk dibuahi membuatnya merasa lega.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
JATAH SUAMI ONLINE

JATAH SUAMI ONLINE

"Sebaiknya kalau mau ribut jangan di sini. Tika, aku nggak ada urusan dengan suamimu, ada Bu Tutik saksinya. Kalau kamu masih menuduhku macam-macam, aku akan melaporkanmu ke polisi?“ “Aku tidak takut! Kalau kalian masih saling suka ngomong saja! Aku akan mengalah, nggak usah main selingkuh di belakangku!“ "Tika! Kamu semakin ngelantur, ayo kita pulang!“ Radit menarik tangan istrinya keluar rumah. Namun, meski sudah keluar dari rumah suara Tika yang mengeluarkan sumpah serapah masih terdengar. “Sabar ya, Mbak Ratih. Nggak usah diambil hati. Mbak Ratih fokus sembuh dulu saja! Mau saya antar ke Dokter?“
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

000 Koin Emas telah tersimpan di dalam Ruang Penyimpanan Dewa! [Ding! Pengurangan 100 Poin Reputasi menjadi 53 Poin Reputasi tersisa!] Mendengar pemberitahuan, Thalassa di sana merasa lega. Mengambil kertas, Thalassa mulai menulis. Cara membuat tanah tandus menjadi subur kembali. Segera setelah itu, Thalassa menatap keras dan mencatatnya. "Rhett Austin dapat mengatur tugas ini sementara!"
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Dia merelakan sang calon suami untuk sang adik, meski hatinya retak tak terkunjung terbentuk lagi. "Dek." Suara Teteh Ika mengejutkan Vitaloka yang sedang melamun di dalam kamar. Segera dia menyeka air mata yang membasahi pipi saat mendengar ijab qobul sudah terucap untuk Nesya. Seharusnya itu untuknya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai teks rohatil athyaru tasydu
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status