Pengantin Tanpa Malam Pertama
“Ceritaku ada di sini, Al. Di rumah ini, sama kamu, dan calon anak-anak kita. Masa lalu di laut itu cuma pekerjaan, nggak lebih.”
Ia mengecup puncak kepala Almira lagi. Aroma sabun cukurnya yang maskulin menyeruak, namun kali ini Almira merasa aroma itu asing.
Ia menyadari satu hal: Reza adalah seorang Chef hebat, bukan hanya dalam mengolah masakan, tapi juga dalam mengolah ekspresi.
Guratan lega semalam bukan karena masalahnya selesai, tapi karena ia pikir rahasianya masih aman.