Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Red Clock

Red Clock

“Lebih baik kau diam Tn.Rowwel.” “Claire aku akan mengajarimu bagaimana membunuh mahluk lemah seperti meraka dengan hanya waktu 20 detik. Bahkan tikus bisa membunuh mereka lebih cepat.” “Cari tikus itu dan berikan dia misi.” “Tikus tidak dapat bertarung dengan alat kita. “Kalau begitu cari yang bisa.” Claire melangkah keluar dari rumah usang itu. tidak memperdulikan pria yang sibuk mengoceh dibelakangnya.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang the death clock
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 43 Beses bilang the death clock
Read
+Library
Moonbound Deception

Moonbound Deception

Chapter 54: An Unexpected Loss The wall clock in the living room ticked with a sound that seemed deafeningly loud in the silence of the night—tick, tick, tick—each tick like a small hammer blow striking my ribs. It was nearly one in the morning, but my eyes weren't sleepy at all. My eyelids felt heavy yet refused to close, as if afraid of missing something important. The anxiety gnawing at my heart made every second feel like an hour, every minute like torturous eternity.
1.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 23 Beses bilang the death clock
Read
+Library
Unexpected Life

Unexpected Life

“Seperti yang bapak ketahui, kondisi dari ibu Maria semakin menurun pasca melahirkan. Semua pengobatan yang kami berikan untuk membantu memulihkan kesehatannya, ditolak oleh tubuh pasien. Kami selalu memberi kabar terkait pengobatan yang diberikan dan bagaimana respon tubuh pasien pada kalian, keluarganya.” “Jadi?” cicit Franky. Gilsha menyelami kemurnian mata Franky, “Kami tim dokter yang menangani pasien atas nama Maria Alexandra, menyatakan bahwa pasien telah menghembuskan nafas terakhir tepat pukul 10.30 pagi ini.” “Maafkan kami,” Gilsha menundukkan kepalanya. Franky menggeleng—geleng sambil tersenyum sinis, “Tidak. Tidak. Tidak mungkin dokter.”
109.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 375 Beses bilang the death clock
Read
+Library
Dark White

Dark White

Hendry menghembuskan nafas berat. Allen mengangguk, ia tahu itu. Hampir setiap tahun pasti ada aktris yang memilih mengakhiri hidupnya karena hal tersebut. Itulah yang ia takutkan jika sampai terjadi pada Bella. Gadis itu memang terlihat sangat kuat, tapi ia seolah bisa melihat betapa besar bayangan hitam yang mengintai dibalik wajah cantik tanpa senyuman itu. Pria itu beranjak dari duduknya. Hari sudah menunjukkan pukul delapan malam dan semua pekerjaannya sudah selesai.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 195 Beses bilang the death clock
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status