Di Antara Dua (Istri)
Perlahan aku memajukan diri, memberanikan diriku untuk mendorong pintu gerbang kecil di hadapanku dan seperti yang kuduga, tidak terkunci.
Dengan langkah kaki gemetar aku memasuki perkarangan Sofia yang ada mobil Faisal dan mobil Suamiku terparkir di sana. Luar biasa, mobil dua orang suami.
Aku melangkah ke terasnya yang bernuansa marmer dengan corak keperakan, sangat premium dan mewah sekali, panel-panel jendelanya sangat besar dan terlihat klasik, sedikit pintu rumah juga sedikit terbuka jadi aku akan mengetuknya dan mengucapkan salam.