Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Me and You

Me and You

Pecahan gelas sudah berhamburan ke lantai. “Maaf ... maaf saya gak sengaja,” ucap pria itu kemudian berjongkok menyetarakan perempuan yang tengah mengumpulkan pecahan gelas tadi. Saat perempuan itu mendongak, pria itu tertegur. “Sekali lagi gue minta maaf,” ucapnya lagi. “Permisi, Mas, Mbak. Biar saya bersihkan.” Seorang office boy datang untuk membersihkannya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as both of you
Read
+Library
Me and You

Me and You

Beno menunjuk tempat duduk yang dibuat dari beton, “banyak pasangan yang berduaan.” Mendengar kata pasangan, aku jadi teringat tentang Liana dan Beno. “Gen, apa kau pernah menyukai seseorang?” “Pernah. Tumben bertanya hal ini. Kau menyukai seseorang?” “Ya. Tapi, sekarang sedang berusaha untuk melupakan.” Suasana hati yang cukup rumit, makin dibuat sendu ketika deretan lampu oranye melatari percakapan kami.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as both of you
Read
+Library
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as both of you
Read
+Library
Still with you

Still with you

lirih pemuda itu yang sedang mengusap perut besar Rosa. "Hm? Apa itu?" Sahut sang istri sekenanya. Jaeran merapatkan tubuhnya pada sang istri, lalu menarik nafas dalam-dalam kemudian menarik tangannya dari atas perut Rosa. Diam. Keduanya saling diam. Sibuk dengan pikiran masing-masing, namun ketika manik mata mereka saling bertemu, keduanya sama-sama tidak ingin memutuskan kontak mata tersebut. "Aku harus gimana? Biar kita bisa sama-sama lagi?"
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as both of you
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseres6
" seru Bobby melihat Kesya yang masih belum juga mengikuti langkahnya. Kekesalan Kesya semakin menggunung, dengan langkah lebar dia menghentak-hentakkan ujung heelsnya di lantai berjalan mengekori Bobby. Semua perang dingin diantara kedua manusia yang berbeda gender itu tidak luput dari penglihatan Sean. Bobby yang genit bermulut pedas beradu dengan Kesya bermulut silet, sungguh pertikaian yang nantinya akan mengocok perut hingga kelelahan. Sean menarik kedua sudut bibirnya mengukir senyum lebar di wajahnya.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as both of you
Read
+Library
WITH YOU

WITH YOU

Sejujurnya dia belum memikirkannya. mereka berdua terdiam. Gio nampak memikirkan ucapan Mahendra barusan. tiba tiba Gio menjentikkan tangannya. “Pernikahan, Bro,” ucap Gio Akhirnya. Mahendra nampak tidak paham. “Gimana kalo lo buat pernyataan akan menikah,” ucap Gio lagi.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as both of you
Read
+Library
Twogether

Twogether

“Tidak ada salahnya untuk berbagi di antara dua orang yang bernasib sama.” Sontak Anna langsung memutar kepala. “Apa maksudmu?” “Ya begitu, kau yang dicampakkan dan aku di sini sebagai kekasihmu yang mungkin akan dicampakkan juga dalam waktu dekat, betul kan?” Jari telunjuk Eden terangkat menunjuk Anna dan dirinya bergantian.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as both of you
Read
+Library
YOU AND US

YOU AND US

*** Langit jingga telah memenuhi hari ini, beberapa orang terlihat telah menyelesaikan aktivitas, seperti anak sekolahan. Anak anak yang sekarang ini tengah memakai seragam putih biru sedang berlomba lomba untuk kembali ke rumah. Namun tidak untuk kedua anak berbeda gender ini. Benar, mereka adalah Brian dan Sintia. "Apa menurutmu Delna baik baik saja?" tanya Sintia pada Brian. "Em .. aku tidak tau, tapi aku harap dia baik baik saja," ungkap Brian sembari memainkan jari untuk sesaat, toh dia tidak terlalu dekat dengan Delna.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as both of you
Read
+Library
Two Side

Two Side

“Rin doang? Buatku?” “Gak ada, lu dah gede. Sini, cepetan main catur kita.” Seraya menghela napas dalam, kamu memainkan catur bersama dengannya. Menggerakkan setiap bidak sesuai dengan posisi dan kegunaannya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as both of you
Read
+Library
Yours

Yours

Tatapan mereka bertemu, membuat Rifat teringat dulu saat Via meminta bantuannya agar bisa bersama dengan Bima, menghembuskan nafas panjang tanpa melepaskan tatapan mereka satu sama lain. “Mereka berdua memiliki peranan yang berbeda dalam hidupmu, apa kamu nggak pernah memikirkan perasaan mereka? Bisa saja mereka mengatakan baik-baik saja tapi nyatanya tidak demikian.” Rifat membuka suaranya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as both of you
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status