Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Arenkaneswa
Ini adalah hal yang baru bagi Rosalinne, hidup satu atap dengan seorang pria asing dengan status pernikahan yang saling mengikat keduanya benar-benar membuat hidup Rosalinne jauh berbeda. Sebuah perbedaan kedudukan yang cukup besar antara gelar Nona dengan Nyonya. Rosalinne Han, gelar Han di belakang namanya seakan mengumandangkan strata sosial tinggi yang disandangnya. Sejak pernikahan itu terjadi, Rosalinne benar-benar menjalankan perannya sebagai seorang Nyonya, melindungi dan menjaga harkat martabatnya sebagai Nyonya Han yang dihormati dan dicintai setiap orang. Kecantikan yang memikat menyembunyikan tangan dinginnya yang tak segan untuk meyingkirkan orang-orang yang berusaha mengusik rumah tangganya. Terlahir sebagai sendok emas juga dengan sang suami yang sangat mencintainya membuat Rosalinne benar-benar berkuasa. Namun sayangnya, latar percintaan keluarganya yang buruk membawanya terseret dalam permainan sang kakak tiri yang menginginkan suaminya. “Aku tidak mengenalmu tapi kau suamiku.” “Kau tidak perlu tahu siapa aku. Untuk selamanya aku milikmu.”
7.8K DibacaTertahan
Baca
Tambahkan
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Triyuki Boyasithe
Tahun 1963, di desa Galogandang, tiga anak kecil berusia 12 tahun bersahabat. Kasim, Fikri, dan Khairul. Di antara mereka bertiga, Khairul merupakan anak toke beras dan paling kaya di kampung. Namun, orang tua Khairul Pak Anwar dan Buk Rosma melarang anaknya itu bergaul dengan orang miskin. Tanpa sepengetahuan orang tuanya, Khairul diam-diam tetap berteman dengan kedua anak tersebut. Suatu hari, Kasim dan Fikri belum makan seharian. Mereka minta makanan ke Khairul. Khairul mengatakan ibunya baru saja merebus ubi jalar. Mungkin dia bisa memberi mereka ubi rebus tersebut. Kasim dan Fikri sangat gembira. Mereka bertiga lalu pergi ke rumah Khairul ketika waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Khairul menyuruh teman-temannya itu menunggu di dekat kandang sapi, sementara dia pergi mengambilkan ubi tersebut. Ketika Khairul pergi, Pak Anwar ternyata sedang menuju ke kandang sapi dan memeriksa kandang tersebut. Hal rutin yang biasa dia lakukan setiap malam. Kasim dan Fikri langsung takut dan bergegas bersembunyi di belakang kandang. Sampai akhirnya Pak Anwar pergi. Saat Khairul kembali, dia berpapasan dengan Pak Anwar. Pak Anwar bertanya mau ke mana malam-malam, dan Khairul gugup sambil mengatakan kalau dia hendak membuang sampah. Pak Anwar pun curiga. Tanpa sepengetahuan Khairul, dia menguntit anaknya tersebut. Khairul yang merasa sudah aman, segera memanggil kedua sahabatnya. Mereka pun keluar dan semangat hendak memakan ubi. Saat itulah Pak anwar muncul lalu memarahi anak-anak tersebut. Pak anwar tidak segan-segan menurunkan tangan kasar ke Kasim dan Fikri. Sampai-sampai Fikri muntah darah dan Kasim merasakan tulangnya seperti mau patah setelah dibanting ke tanah oleh lelaki dewasa itu. Ketika kedua orang tua anak tersebut tahu apa yang menyebabkan anak mereka sakit, dendam dan kebencian pun menyeruak. Pak Abdul selaku ayah si Fikri dan Pak Uday sebagai ayah si Kasim mencari Pak Anwar untuk membuat perhitungan. Mereka menuntut keadilan untuk anak mereka. *** Cover dibuat menggunakan AI dari canva.com
Thriller
101.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Tidak Menargetkanmu, Tuan!

Aku Tidak Menargetkanmu, Tuan!

Dipaksa kembali ke Indonesia oleh ayahnya, Natasya terpaksa menukar hidup bebasnya di luar negeri dengan satu tahun bekerja di Watson Company, perusahaan milik keluarganya. Syaratnya hanya satu: setelah setahun, ia bebas menentukan hidupnya sendiri. Sialnya, dia malah menemukan masalah di hari pertama kedatangannya, dan hidup terasa lebih rumit dari sebelumnya.
Romansa
1.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Anak Durhaka Tidak Berguna

Anak Durhaka Tidak Berguna

Setelah suamiku meninggal karena kecelakaan, aku mengelola restoran kecil untuk membesarkan anakku. Sehari sebelum pernikahan anakku, aku tiba-tiba menang lotre senilai 160 miliar. Aku merasa sangat senang. Aku berencana menjual restoranku dan memulai kehidupan pensiunku. Siapa sangka, saat aku menelepon putraku untuk memberitahunya rencanaku, calon menantu yang selalu bersikap sopan tiba-tiba menjadi galak. "Kamu harap kami menghidupimu ya? Kami baru kerja dua tahun. Kami nggak punya uang untukmu!" Calon menantuku juga mengancam putraku, "Kalau kamu berani memberi uang kita pada ibumu, aku bakal batalkan pernikahan ini!" Putraku yang marah pun bertengkar dengan pacarnya. Kemudian, dia menghiburku, "Kamu sudah bekerja keras selama bertahun-tahun. Sudah waktunya istirahat. Aku yang akan menghidupimu." Aku merasa sangat lega. Aku pun berniat mentransfer 40 miliar kepada putraku supaya dia bisa berbisnis. Keesokan hari, aku malah mendapat panggilan yang memberitahuku bahwa putraku mengalami kecelakaan. Butuh 1 miliar untuk menyelamatkan nyawanya. Aku langsung mentransfer uang itu, tetapi putraku tidak berada di rumah sakit. Saking paniknya, aku pergi ke kota tempat putraku tinggal dengan menerjang badai. Ketika menemukan putraku, ternyata dia sedang mengadakan acara pernikahan di hotel. Putraku berlutut kepada cinta pertama suamiku dan memanggilnya ibu saat bersulang. Mengejutkannya, yang duduk di sampingnya adalah suamiku yang meninggal sepuluh tahun lalu!
Baca
Tambahkan
PEWARIS YANG TIDAK TERDUGA

PEWARIS YANG TIDAK TERDUGA

Zhustar grup
Dari lumpur ke istana, Dito, pemuda sederhana, dijodohkan dengan Putri Sari, putri tunggal keluarga konglomerat Wijaya. Cinta sejati tumbuh di antara mereka, namun takdir mempermainkan Dito. Dalam sekejap, ia berubah menjadi miliarder mendadak, berkat anugerah para dewa. Namun, alih-alih disambut hangat, Dito malah dianggap ancaman oleh keluarga mertuanya yang tamak. Ibu mertua, haus akan kekuasaan, bertekad menyingkirkan Dito. Di tengah gemerlap harta, Dito harus berjuang mempertahankan cintanya, melawan intrik keluarga, dan membuktikan bahwa kekayaan tak bisa membeli kebahagiaan sejati.
Rumah Tangga
1.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Ayu_Kusuma20
Suamiku tak memiliki gaji. "Duh saya senang banget kalau udah akhir tahun gini," Ucap Bu Narti saat kami sedang berkumpul menunggu jam pelajaran anak selesai. "Emang kenapa Bu?" Bu Yomi menimpali ucapan Bu Narti. "Ya senang lah, akhir tahun kan suamiku dapat bonus, gaji ke 13, lumayan, terus bulan depannya gajinya naik kan." "Oh gitu, kalau di pabrik suami saya gak ada tuh namanya bonus akhir tahun, tapi gak apa-apalah yang penting punya kerjaan." "Makanya suruh kerja di pabrik yang bonafide kayak suami saya, jangan kerja dipabrik kecil gitu, tahun depan juga kayaknya pabriknya bangkrut hahaha." Ucap Bu Narti dengan tawa terbahak-bahak, padahal menurutku tidak ada yang lucu dari ucapannya itu. Aku hanya diam tidak ikut berbicara apapun. "Ehhh tapi ada yang lebih kasian loh dari Bu Yomi," Bu Narti kembali berbicara. "Siapa?" "Tuh Bu Sofi, suaminya kan cuma pengangguran gak punya gaji hahaha," Bu Narti kembali tertawa.
Rumah Tangga
103.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Dicampakan setelah Tidak Berpenghasilan

Yeny Yuliana
Aku tidak menyangka, pernikahan yang sangat ingin aku jalani seumur hidup sekali itu sering kali diterpa badai-badai masalah dan pertengkaran. Entah itu dengan ibu mertuaku, atau dengan suamiku sendiri. Suami yang seharusnya melindungi dan membelaku, lebih memihak kepada ibu mertua yang acapkali ikut campur urusan rumah tangga kami. Berulang kali aku mengajak suamiku untuk keluar dari rumah mertua, tetapi suamiku selalu menolak. *** Aku sangat ingin menyudahi rumah tanggaku yang jauh dari kata sehat ini, dan kembali menjalani hidup bersama keluarga asalku. Namun, betapa terkejutnya aku saat mendapati alat tes kehamilan menunjukan dua garis merah yang berjejer rukun! Haruskah ku urungkan niat bercerai dari suamiku? ***
Rumah Tangga
102.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

Lili dikejutkan dengan sebuah permintaan kakak iparnya. Kakak kandung suaminya itu berniat meminjam rumah yang baru saja dibangun. Penolakan demi penolakan Lili dan Reza lakukan. Hingga kakak iparnya itu memilih pulang ke kampung halaman dengan amarah dan kesal. Suatu haria Reza dan Lili terpaksa pulang kampung karena sebuah urusan penting. Mereka berniat tinggal di rumah barunya. Siapa sangka rumah itu justru telah dipakai Reno dan Risma tanpa seizin Lili. Mampukah Lili mengusir kedua kakak iparnya tersebut?
Rumah Tangga
121.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Aku adalah seorang anak yang berasal dari kampung kumuh yang jatuh cinta pada Damon Vindaya, bos mafia yang paling ditakuti di Kota Yana. Selama lima tahun, aku adalah miliknya. Aku menahan sembilan peluru demi dia. Dia akan mencium bekas lukaku saat aku berdarah dan hampir mati untuknya, memelukku erat, dan mengalungkan kalung ratu di leherku. Kemudian, begitu aku pulih, dia akan meniduriku sampai aku kehilangan kesadaran, dengan gairah yang terasa seolah-olah tak akan pernah berakhir. Aku pikir kami akan menghabiskan hidup bersama. Aku pikir dia akan menikahiku. Namun, pada malam kebersamaan kami yang ke-999, dia mengatakan bahwa dia telah bertunangan dengan Bianca, seorang putri mafia dari keluarga rival. Aku menahan air mataku. Dia hanya mencengkeram daguku, mengembuskan asap rokok ke wajahku, lalu tertawa. "Kamu nggak benar-benar berpikir bisa menikah denganku, 'kan, Nora? Mari kita luruskan saja. Kamu itu cuma kuanggap sebagai alat pemuas nafsuku saja, bukan pasangan. Kamu adalah karya seni yang aku koleksi, hewan peliharaan yang aku miliki." Hewan peliharaan. Itu saja yang pernah dia inginkan dariku. Sebagai gantinya, aku pun mengambil ponsel sekali pakai dan mengirim pesan. [ Aku terima tawaranmu. Tiga hari. Keluarkan aku dari Kota Yana. ]
Cerita Pendek · Mafia
4.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Setelah delapan tahun di luar negeri, aku diundang pulang ke tanah air dengan bayaran besar, dan setelah seminar selesai aku bertemu mantan pacarku, Zavian. Zavian dengan inisiatif sendiri melamarku, ingin melanjutkan kembali hubungan kami. Seketika para mantan kolega di lembaga riset ikut bersorak, menunggu aku menangis haru lalu mengiakan. Bagaimanapun mereka semua tahu, dulu aku mencintai Zavian sampai bisa mengabaikan segalanya. Namun sepertinya mereka lupa, delapan tahun yang lalu, di konferensi peluncuran produk baru, pria itu menolak lamaranku dengan wajah dingin. Demi memastikan adik tingkatnya mendapat bonus, dia bahkan memfitnahku di depan ratusan kamera, menuduhku mencuri hasil kerja adik itu. Aku mati-matian membela diri. Namun di bawah bukti palsunya yang sempurna, aku benar-benar tak bisa menyangkal apa pun. Dia membiarkan adik tingkat itu membeli popularitas besar-besaran, menggerakkan hujatan massal di seluruh internet terhadapku. Hasil kerja kerasku selama bertahun-tahun berubah menjadi noda hitam dalam hidupku. Hubungan cinta yang sudah lama terjalin menjadi bahan tertawaan. Sejak hari itu, aku hanya bisa kabur ke luar negeri dengan tergesa-gesa. Kini aku kembali, Zavian justru membawa cincin, berlutut dengan satu kaki di hadapanku, tersenyum tampan sambil berkata, "Semua itu sudah berlalu. Beberapa tahun ini amarahku juga sudah reda. Karena kamu sudah kembali, mari kita menikah." Namun dia tidak tahu, aku sudah menikah.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
34567
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status