Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengkhiatan yang Tak Pernah Diduga

Pengkhiatan yang Tak Pernah Diduga

Pada hari yang telah dijanjikan untuk mencoba gaun pengantin bersama pemimpin mafia yang telah berpacaran denganku selama tujuh tahun, Raul Ghazali, aku membawa laporan pemeriksaan kehamilan dengan perasaan bahagia dan bergegas menuju butik pengantin. Namun, aku tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan orang kepercayaannya. "Kemarin aku mendaftarkan pernikahan dengan Joanne hanyalah langkah darurat. Kakakku tewas dalam baku tembak antar-geng, dan dia mengandung satu-satunya anak dari Keluarga Ghazali. Kalau aku nggak memberinya status, dia dan anak itu nggak akan bisa bertahan hidup di Keluarga Ghazali." "Semua orang akan menindas mereka." Dia menjepit cerutu di antara jemarinya, suaranya dingin dan keras, tetapi terselip sedikit ketidakberdayaan. "Selain status, aku nggak bisa kasih Rivela apa pun. Tapi yang lain, aku bisa memberikan semuanya, cintaku, uangku. Hal ini sama sekali nggak boleh ketahuan sama dia." Aku menggenggam erat kertas hasil pemeriksaan kehamilan itu, hatiku seketika mati rasa. Aku meminta sahabatku membantuku mendaftarkan identitas baru, memastikan Raul tidak akan pernah bisa menemukanku lagi, lalu menghilang dari dunianya. Karena dia tak mampu memberiku dan anakku sebuah keluarga yang utuh, maka hubungan yang tercampur antara tanggung jawab dan kebohongan ini lebih baik diputuskan sampai di sini.
Short Story · Mafia
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
Short Story · Romansa
26.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Tiga tahun setelah aku menjalani pernikahan yang diatur dengan pewaris Keluarga Wiranegara, orang yang pernah pergi, kembali lagi. Sudah delapan kali dia meninggalkanku demi Julisa. Kali ke-sembilan, dia meninggalkanku bersimbah darah di pinggir jalan akibat tembakan, hanya untuk lari menemui Julisa yang meneleponnya karena merasa sedikit pusing. "Dia membutuhkanku. Kamu mengerti, 'kan, Kirana?" Kali ini, aku tidak berjuang untuknya. Dia tidak tahu tentang taruhan yang kubuat dengan Julisa. Kali ke-sembilan dia meninggalkanku, aku yang akan pergi untuk selamanya. Jadi, pada hari ulang tahunnya, aku meletakkan selembar akta cerai yang sudah ditandatangani di mejanya, lalu naik pesawat meninggalkannya.
Short Story · Mafia
3.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
Short Story · Romansa
7.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Mustahil untuk Kembali Bersatu

Mustahil untuk Kembali Bersatu

Natasha tidak pernah membayangkan bahwa pria yang cinta mati padanya akan berselingkuh saat dia baru melahirkan. Ketika dia melihat bayinya membuka mata dan tersenyum, dia menggendong bayi itu dengan antusias, ingin berbagi kebahagiaan ini dengan Abian. Tapi, saat tiba di ruang VIP itu dan tangannya memegang gagang pintu, bisikan-bisikan mesra terdengar dari dalam. "Kak Abian, enak nggak?" "Angkat pantatmu sedikit lagi."
Short Story · Romansa
4.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta

Satu tahun hidup berumah tangga dengan Dimas, yang Nela dapat hanyalah sakit hati. Uang bulanan yang tak seberapa, membuat Nela harus ikut bekerja demi memenuhi kebutuhan pribadi dan kebutuhan rumah tangga. Ia bekerja tanpa sepengetahuan sang suami, mertua, serta adik iparnya. Nela hidup di lingkungan yang toxic, bertetanggan dengan mertua dan ipar yang selalu ikut campur urusan rumah tangganya dengan Dimas. Apakah Nela akan bertahan dengan lingkungan toxic itu?
Rumah Tangga
1070.1K viewsCompleted
Read
Add to library
The Light Through His Darkness

The Light Through His Darkness

Justin Antonio Martínez, a wealthy and powerful businessman, the owner of the Martínez Fashion Industry. His arrogance and unrelenting ambition was well known to the prying eyes of the media. As Justin searches for the perfect woman to hire as his wife, he meets Isabella, a woman who unexpectedly challenges the emptiness of his carefully controlled life. ✦✦✦✦ "You’re relentless, wife." "And who’s a good boy?" She teased, tilting her head at me like she was addressing a misbehaving puppy. I smirked but kept my mouth shut. She leaned in closer, her voice softening to a coo. "Is the good boy angry?" That was it. Restraint? Gone. Before I knew it, my hand was at the back of her neck, pulling her closer. Her eyes widened as her breath caught, her face mere inches from mine. "Justin." She whispered, barely audible, her hand gripping mine like she wasn’t sure if she wanted to push me away or pull me closer. "Yes, wife?" I asked, my gaze flicking between her wide eyes and her parted lips. "Justin." She said again, pouting this time, her cheeks turning a shade of red that I couldn’t ignore. "Hmm?" I couldn’t help myself. I leaned in, pressing a quick, firm kiss to her soft lips. The way her eyes widened and her blush deepened—it was priceless. She froze for a moment, like she couldn’t believe what just happened. I released her neck but kept hold of her hand, guiding it downward. "I’ve got your good boy right here." I teased, my voice low as I placed her hand over the hard bulge in my sweatpants. She looked so flustered, so completely off her game. And damn it, she was tempting. Too tempting.
Romance
101.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Di hari mencoba gaun pengantin, Levi sekali lagi menunda hari pernikahan kami. Alasannya adalah adik angkatnya baru saja putus cinta dengan pacarnya. "Neina baru saja putus, dia sedang butuh penghiburan. Pernikahan kita hanya akan membuatnya semakin sedih." Aku mengangguk setuju dan menanggalkan gaun pengantin itu dalam diam. Demi adik angkat yang dia besarkan sendiri itu, Levi sudah berulang kali menunda pernikahan kami. Pertama kali, adik angkatnya bertanya dengan air mata berlinang, "Kak, kalau kamu menikah dengannya, apa kamu nggak akan mau punya adik sepertiku lagi?" Hati Levi luluh. Dia bersumpah akan menunggu hingga adiknya lulus kuliah baru akan menikah. Kedua kalinya, saat sang adik sudah lulus kuliah. Dia kabur dari rumah dan meninggalkan sepucuk surat perpisahan. [Kak, aku nggak sanggup berpisah denganmu.] Levi berjanji, dia baru akan menikah setelah adiknya menemukan pasangan yang sesuai. Tahun demi tahun berlalu, penantianku menjadikanku bahan tertawaan di lingkaran pergaulan kami. Kali ini, aku tidak ingin menunggu lagi. Aku mengirimkan pesan singkat kepada Levi. [Ayo kita putus. Semoga kamu dan adik kecilmu itu hidup bahagia selamanya.]
Short Story · Romansa
1.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Kutukar Hidupku untuk Kalian

Kutukar Hidupku untuk Kalian

Gagal ginjal stadium akhir. Ginjal yang paling cocok untukku… justru diberikan suamiku kepada adikku. Aku menolak saran dokter untuk terus menunggu donor baru dan memilih keluar dari rumah sakit lebih awal. Hati yang telah lama membeku, tak lagi punya alasan untuk bertahan. Seluruh harta yang kukumpulkan selama bertahun-tahun, kuserahkan kepada adik. Akhirnya, senyum orang tuaku pun kudapatkan. Suamiku merawat adikku siang dan malam tanpa istirahat. Aku tak marah, malah mengingatkannya untuk lebih hati-hati dan teliti. Bahkan ketika anakku ingin memanggil adikku sebagai “ibu”, aku pun tersenyum dan menyetujui. Semuanya sudah berjalan sesuai keinginan mereka. Lalu… mengapa sekarang mereka menyesal?
Short Story · Realistis
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Membalaskan Dendam Anakku

Membalaskan Dendam Anakku

Setelah enam tahun menikah dengan Farel, aku akhirnya hamil anaknya. Namun, dokter tampak sangat terkejut setelah mendengar nama Farel Merza. "Nyonya Keluarga Merza sudah melahirkan seorang putra di rumah sakit kami dua tahun lalu. Saya ingat dengan jelas, beliau adalah seorang artis terkenal dan sangat serasi dengan Pak Farel." Aku tidak percaya dan segera berkata, "Apa yang kamu katakan? Kami sudah menikah secara resmi dan punya akta nikah!" "Nggak mungkin saya salah. Pak Farel adalah sosok terhormat dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan istrinya. Beliau selalu menemani beliau dalam semua acara ...." Perawat di samping ngobrol, "Sekarang ada aja orang di dunia ini. Bahkan berani sebut sebagai istri Pak Farel. Nggak takut diusir dari kota ini ya?" Aku meninggalkan rumah sakit dengan sedikit harapan. Namun, aku benar-benar hancur ketika pengacara memberitahuku bahwa akta nikahku adalah palsu. Mataku berkunang-kunang. Aku tidak bisa lagi mendengar suara di sekitarku. Aku akhirnya mengerti. Dia tidak pernah menjadi suamiku, dia juga sama sekali tidak mengharapkan anak di dalam perutku. Aku menghubungi nomor telepon rumahku. Aku bersumpah akan membuat pembohong tak berperasaan ini masuk ke neraka!
Short Story · Romansa
2.8K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
4142434445
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status