Hingga akhir waktu
ia ingin mengatakan kalimat tersebut, tapi itu bukan kebiasaannya hingga yang keluar justru…
“Kau cengeng sekali.”
Gadis itu mengehentikan tangisannya, dia mendongakkan kepalanya memandang wajah Sang suami,” Kau bicara begitu karena kau tidak merasakannya. Bagaimana rasanya jika mengidap penyakit mematikan dan kau juga dapat vonis dari dokter, kau pasti akan sedih dan putus asa. Saat penyakit itu datang, rasanya sangat menyakitkan,” balasnya tersungut-sungut.
الفصول الرائجة