Bittersweet Revenge
“Tapi, besok? Kalian mau nikah besok?”
“Iya, Om!” sahut Sabda bersungguh-sungguh. “Disahin aja dulu. Kalau urusan resepsi, nanti belakangan. Apa, Om, nggak setuju? Keberatan?”
“Oh!” Regan menggeleng. “Cuma kaget. Aku tahu kalian mau nikah, tapi, nggak besok juga, kan?”
“Cuma disahkan aja, Om,” kata Sabda meyakinkan sambil meraih tangan Indah dan menggamitnya. “Jadi, siang kita ngumpul di kantor om Darwin, terus malamnya kami nikah.”
Bab Populer