Menuju Matahari
Wiwien Wintartojaka sembung bawa goloknovel lelaki tak terlihat kayamodel golok kerenrambut pendek lelaki
“Mbuh! Wong edan!”
Jaladri dan Ningrum tertawa.
***
Mata Pratiwi menyipit. Ia berdiri di bibir tebing puncak bukit sisi barat, tak jauh dari lapangan latihan padepokan. Di ujung sana, bola matahari warna kemerahan tinggal menyisakan saat-saat terakhir menghilang menuju cakrawala. Langit berwarna ungu jingga, membentuk paduan warna yang luar biasa memukau bersama matahari.