Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Young Summer

Young Summer

Andrew terkekeh sambil memutar kembali kursinya. Aku mengerucutkan bibir, melemparkan kertas yang kuremas ke arahnya. “Minggu ini benar-benar minggu terburuk bagiku,” desah Andrew, “untungnya masih ada pertandingan Live or Die yang akan menyelamatkan mingguku.” Cuping telingaku langsung menegak. “Life or Die?” ucapku antusias. Andrew melihat sekeliling sebelum menjawab. “Ya, Live or Die. Kompetisi MMA tapi ilegal,” bisiknya. “Sudah tiga tahun ini aku tidak pernah melewatkan pertandingan mereka.”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai we die young
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

"Fix. Fanart perdana mereka harus dirilis hari ini. Namanya 'GiAl'-Gio dan Alma. Atau 'DeadQueen'-Deadline x Copy Queen." Rian yang kebetulan lewat menggeleng. "Astaga... kantor ini udah kayak fandom aktif." Di sudut pantry, Alma masih termenung. Rian mendekat. "Welcome to Paper&Pixel, di mana naskah bisa mati, tapi gosip hidup selamanya." Alma memijat pelipis. "Baru juga ngasih satu presentasi, udah kayak seleb skandal."
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai we die young
Baca
+Pustaka
DEADLY SCHOOL

DEADLY SCHOOL

tegas Nobu dibarengi Adit yang langsung menyalakan tv. Adit pun kaget melihat berita tersebut, dia tidak menyangka salah satu temannya sudah meninggal dunia. "Gue udah liat tadi, kasihan banget Nob, walaupun gue gak terlalu kenal," jawab Adit dengan muka sedih. "Kira-kira lu tau gak? temen nya Nadia siapa aja?" tanya Nobu penasaran. "Aduh, gua gak terlalu tau Nob tentang dia, Tapi gua pernah liat dia pernah diwawancarai disekolah. Gue ada video nya sempet gue rekam waktu itu," jawab Adit.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai we die young
Baca
+Pustaka
Married Young

Married Young

Itu kemauan Nawang. “Aku mau ngomong serius sama kamu.” “Ngomong apa sihhhh...?” suara Nawang dibuat manja. Dia tidak tahu saja kalau sesuatu yang besar telah terjadi. “Ka-kamu, kamu...” entah kenapa mulut Arsan terasa kelu. “Iya, aku... Aku kenapa? Aku nggak apa-apa kok.” “Ka-kamu keguguran. Anak kita meninggal, Nawang.” ucap Arsan secepat kilat. Bahkan lelaki dewasa itu sempat memejamkan matanya.
9.815.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai we die young
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status