author-banner
Nn_Effendie
Nn_Effendie
Author

روايات بقلم Nn_Effendie

KU BAYAR HUTANG SUAMIKU dengan TUBUHKU

KU BAYAR HUTANG SUAMIKU dengan TUBUHKU

Di depan suamiku aku di lecehkan pria tua kejam tak berperasaan. Hatiku hancur aku memohon pertolongan pada suamiku namun ia tak sedikitpun iba atau sekedar membantu. Hingga seorang pria mapan dan tampan datang menawarkan apa yang aku butuhkan, namun dengan syarat ia meminta tubuhku.
قراءة
Chapter: Bab 32
Keributan terjadi di klub Viper, kekalahan Reza membuat pria itu tak terima. Ia memukul siapapun yang ada di dekatnya membuatnya di pukul balik oleh pengunjung lain. Kericuhan yang ia timbulkan membuatnya di seret satpam keluarBahkan rencana malam bersama Camilla, sang pelacur mahal harus gagal total sebelum mencicipi tubuh molek wanita itu.Langkahnya terhuyung, tubuhnya terasa remuk hingga ia memutuskan pulang. Kehilangan uang tak sedikit kembali membuatnya kesal dan marah namun apa daya, amarah hanya bisa ia telah, kecewa hanya bisa ia rasakan.Ia tak menyangka Dragon sehebat itu, ia sudah berlatih berkali-kali dan berkali-kali juga telah memenangkan pertaruhan namun kali ini ia gagal dalam satu putaran."Sial...pria itu Aku akan membunuhnya lain kali."Reza mendorong pintu rumahnya, matanya menangkap seorang wanita yang sangat di kenalinya.Diana.Wanita itu nampak sibuk menghitung lembaran merah yang sangat banyak, ia terkejut namun berusaha terlihat biasa saja.Perlahan ia mend
آخر تحديث: 2025-12-14
Chapter: Bab 31
Suara teriakan dan desahan bercampur, menyatu dengan asap rokok dan tumpukan alkohol. Tak sedikit sepasang pria dan wanita memadu kasih dengan panas. Di sudut klub, sebuah meja melingkar dengan beberapa pria duduk di kursinya. Ketegangan meraup wajah mereka ketika dua kali putaran tak sekalipun meraup keuntungan. Namun lain hal dengan Reza, malam ini adalah malam keberuntungan, dalam dua kali putaran itu ia telah memenangkan dua ratus juta. Ia congkak, menatap remeh lawan-nya yang nampak panik dan marah. Celotehan-celotehan penonton dan pendukung semakin membuatnya besar kepala dan bangga. Sesekali mengecup singkat bibir sang wanita di pangkuan semakin menunjukan bahwa ialah rajanya malam ini. "Hahaha....kau hebat Reza. Malam ini kau sangat beringas, dua kali putaran kau selalu menang hahaha..." "Ya benar, aku tak menyangka anak muda sepertimu bisa melawan kami yang sudah lebih dari lima puluh tahun bermain judi." Reza semakin menaikan dagunya, tersenyum pongah. Dadanya
آخر تحديث: 2025-12-14
Chapter: Bab 30
“Ada apa?”Diana menolehkan wajahnya ke arah suara. Seorang pria yang beberapa hari terakhir mengacaukan hidupnya berdiri tenang, kedua tangan terselip di saku celana.Tatapan datar dengan alis terangkat menjadi penyambutnya. Sejenak ia gugup untuk mengutarakan apa maksud kedatangannya.Setelah beberapa hari merenung, pada akhirnya Diana nekat kembali datang ke rumah mewah yang kini ia pijak. Untuk apa lagi selain mencari informasi tentang liontin yang harus ia cari.Bram yang melihat keterdiaman Diana perlahan mendekat. Langkahnya tenang dan hening hingga wanita yang biasanya menatap sinis itu tak menyadarinya.“Apa kau merindukan sentuhanku hingga kembali datang kemari?”Sebuah suara menyapa telinga Diana. Serak dan berat membuatnya tersentak, matanya melebar saat menyadari ujung sepatu pantofel mengkilap menabrak kakinya yang tak terbungkus apa pun.“Bu-bukan…a..aku...” ujarnya gugup. Tangannya bergerak gelisah berusaha menolak pertanyaan itu.Bram tak bereaksi lebih, namun tubuhny
آخر تحديث: 2025-11-27
Chapter: Bab 29
"Cara apa yang harus ku lakukan untuk mendapatkan liontin itu." "Dan, di mana Reza menyimpan liontin itu." "Apakah mungkin di rumah ini? Tapi di mana?" Diana berputar-putar menatap sekeliling kamar. Otaknya berpikir keras mencari di mana letak liontin itu. "Bodoh. Bahkan bentuk liontin itu aku tidak tahu." Diana memukul kepalanya. "Lalu bagaimana caranya bisa tahu dan mencarinya?" Bahkan ia lupa bertanya pada Bram bentuk dan bagaiaman liontin itu. Tangannya membuka lemari, lemari yang dulu ia acak-acak kini kembali ia bongkar. Ia tak peduli pada tubuhnya yang terasa lelah remuk redam. "Di mana ya?" gumam Diana sambil menarik tumpukan pakaian Reza. Walaupun baju mereka dalam satu lemari yang sama namun tidak jadi satu tempat. Dan hanya lemari itu Diana mengijinkan Reza menyimpan barang yang sama ndgsna Diana. Dikarenakan mereka cukup lama pisah ranjang, lebih tepatnya sejak Reza berubah menjadi brengsek dan tak tahu diri itu. Bahkan ia tak peduli jika pria itu sakit bad
آخر تحديث: 2025-08-28
Chapter: Bab 28
Matahari sudah cukup tinggi ketika Diana akhirnya berhasil bangun lagi. Tubuhnya masih terasa letih, tapi Bram sudah lebih dulu menariknya untuk turun ke ruang makan. Meja makan itu panjang, dengan taplak putih bersih dan peralatan makan berkilat rapi berjajar. Piring porselen putih di hadapan mereka hanya berisi menu bermacam-macam sup hangat, ayam panggang, beberapa olahan ikan dan potongan buah segar. Terlihat mewah bagia Diana yang terbiasa makan dengan orek tempe, aroma masakannya menusuk hidungnya, nikmat dan berkelas khas rumah besar dengan chef profesional. Namun anehnya, ruang makan yang luas itu terasa kosong. Hening. Tidak ada maid yang berbaris di sisi ruangan seperti kemarin, tidak ada bodyguard yang lalu-lalang menjaga. Hanya mereka berdua. Sunyi begitu kental hingga suara sendok menyentuh piring terdengar terlalu jelas. Diana duduk agak menunduk, berusaha makan dengan tenang, meski tangannya sedikit gemetar. Sementara Bram duduk tegap di ujung meja, menikmati mak
آخر تحديث: 2025-08-27
Chapter: Bab 27
Perlahan, kelopak mata Diana terangkat. Pandangannya langsung tertumbuk pada dada bidang yang tengah merengkuhnya erat. Hangat. Nyaman. Dan… terlalu dekat.Ia terdiam sejenak, membiarkan telinganya menangkap dentum jantung Bram yang berdetak stabil di dadanya. Lengan kokoh pria itu melingkar di pinggangnya, membuatnya tak bisa bergerak kemana-mana. Pipi Diana memanas, semburat merah menjalar hingga telinganya.'Nafasnya begitu teratur… bahkan hembusannya saja bisa membuatku gugup begini.'Matanya pelan-pelan mengangkat kepala, menatap wajah Bram yang masih terpejam. Rambut hitam pria itu sedikit berantakan, garis rahangnya tegas, dan ada sedikit sisa lelah di rautnya. Namun justru di situlah letak ketampanannya wajah pria dewasa yang baru saja memberikan malam panjang tak terlupakan.Diana menahan napasnya. "Ya Tuhan, bagaimana bisa ia terlihat lebih tampan saat tidur begini?" Bibirnya bergerak tanpa suara, seperti ingin tersenyum tapi malu sendiri.Ia mencoba menarik tubuhnya menjauh
آخر تحديث: 2025-08-27
Gadis Bisu Tahanan Mafia

Gadis Bisu Tahanan Mafia

Eden adalah Pemimpin Mafia, hidupnya hanya berisi kegelapan pistol dan waspada kematian. Hitam dan abu-abu. Tidak ada yang menarik dalam hidup selain membunuh musuh. Namun semua menjadi lebih berbeda setelah pertemuanya dengan Lintang, seorang gadis bisu yang berani masuk ke wilahnya. Lintang bekerja sebagai pencuci piring di restoran. Hidup sebatang kara di usianya yang muda tak membuatnya menyerah, ia selalu hati-hati dalam hal apapun, namun untuk pertama kalinya dalam hidup ia berbuat kesalahan. Kesalahannya hanya satu, mengantar pesanan makanan, namun dunia balas menghukumnya dengan ketidak adilan. Lintang di sekap oleh pria yang tak dikenalnya hanya karena di sangka penyusup. Dan hidupnya berubah total sejak hari itu. Apakah lintang bisa lepas dari jerat Eden? ataukah justru terperangkap kehidupan gelap sang mafia yang kejam? Pantau terus kisah mereka ya!!
قراءة
Chapter: Bab 18. Ubah Peraturan
Cahaya matahari menerobos celah gorden yang tersingkap menerpa sepasang pria wanita yang saling berpelukan diatas ranjang.Lintang dan Eden.Lintang lebih dulu bangun saat rasa berat menimpa dadanya membuatnya sedikit kesulitan bernapas. Tanganya meraba benda berat panjang dan otot yang mengelilinginya.Saat lintang menatap ke bawah ia mendapati lengan kekar Eden yang memeluknya erat, tangan pria itu menimpa dadanya yang menjadi penyebab ia kesulitan napas.Lintang memindahkan tangan Eden dengan perlahan takut mengganggu tidur pria itu. Tanpa ia tahu Eden justru semakin erat memeluknya saat merasakan pergerakan wanita itu. Kepalanya ia benamkan diantar ceruk leher menghirup aroma mawar yang menyatu dengan bekas percintaan.Eden menarik bibirnya tersenyum, mengingat kembali betapa panasnya percintaan mereka semalam. Sedangkan lintang, wanita itu memerah wajahnya bukan karena hawa panas melainkan saat hidung Eden yang menyentuh lehernya, membawa gelenyar listrik kedalam tubuhnya.Lintan
آخر تحديث: 2026-01-08
Chapter: Bab 17. Bajingan 21++
Eden menatap dalam wajah Lintang yang panik. Satu tangannya keatas mengelus bibir Lintang yang bergetar. Mata gadis itu bergerak liar. Ketakutan jelas terpancar di wajahnya. "Lintang...Kau tahu kenapa aku tak melepaskanmu?" Elusan tangan Eden semakin turun, melewati leher jenjang Lintang yang putih dan berhenti tepat di gundukan besar yang bergoyang-goyang. Napas Lintang tak beraturan, air mata sudah jatuh membasahi wajahnya. Ia sangat takut Eden kembali menyiksanya seperti beberapa hari yang lalu. "Kau tahu...awalnya aku ingin membunuhmu saja tapi..." Eden meremas lembut dada Lintang membuat mata Lintang spontan melebar. Tubuhnya mendadak kaku. Wajah Eden terkekeh menampilkan seringai puas. "Tubuhmu membuatku tertarik." bisiknya di telinga Lintang. "Bajingan!" Umpat Lintang. Wajah Eden jauh dari kata bersahabat, pria itu terlihat menggertakan giginya. Amarah menyelimutinya saat paham apa yang Lintang katakan. Sekalipun lintang bisu tapi apa yang gadis itu kataka
آخر تحديث: 2026-01-07
Chapter: Bab 16. Mabuk
“Cukup, Tuan. Anda sudah terlalu mabuk!” Rendi berusaha mengingatkan Eden yang tak berhenti meneguk whisky. Sejak masalah di kantor tadi siang selesai Eden langsung menuju klub paling terkenal di pusat kota. Memesan beberapa botol wishky dan alkohol kadar tinggi lainya. Hampir sebulan tak memasuki tempat haram ini, Eden kembali pada kebiasaannya minum alkohol saat frustasi. Rendi sampai hafal karena pola itu selalu terjadi sejak atasannya itu remaja. Dan lagi-lagi ia bertugas untuk menjaga Eden dengan baik. “Tuan. Anda sudah minum terlalu banyak!” Rendi menatap dua botol kosong, satu botol masih dalam genggaman Eden. Hampir tiga botol whisky Eden habiskan dalam waktu tak sampai satu jam. Wajahnya sudah memerah, matanya bergerak liar, namun tak sedikit pun pria itu berhenti. “Tuan…” “Diam.” Eden kembali meneguk cairan coklat itu, membiarkan rasa panas mengalir di tenggorokannya. Matanya terpejam sejenak. Fisik dan pikiran yang kacau membuat rasa panas itu menghilan
آخر تحديث: 2026-01-06
Chapter: Bab 15. Julia 21+
Julia memberontak.Tubuhnya bergerak tak tentu arah."sialan! lepaskan tanganku!""siapa kalian berani memperlakukanku seperti ini, ha?Namun para security yang menyeret Julia sama sekali tidak menjawab.Wajah mereka tetap datar, meski tangan dan wajah mereka penuh cakaran akibat perlawanan Julia.“Maaf, Nyonya. Ini perintah Tuan Eden. Kami tidak bisa membantah.”"Aku istri pemilik perusahaan ini! beraninya kalian menyeretku seperti ini!”Bruuk!"Maaf Nyonya Besar. Kami hanya menjalankan perintah.”Dua satpam itu melempar kasar Julia hingga tubuh wanita itu terhempas di halaman perusahaan.Julia terdiam sesaat, lalu bangkit sambil menunjuk mereka dengan mata menyala."Lihat saja nanti. Aku akan membalas kalian."Julia berbalik dan berjalan cepat menuju sebuah taksi yang sudah terparkir tak jauh dari sana.Entah siapa yang memesannya dia tak peduli.Rasa malu menggerogotinya saat tatapan penuh hinaan dan kata-kata ejekan karyawan Eden. Rasa marah bergelora di dada sampai tak sadar memb
آخر تحديث: 2026-01-05
Chapter: Bab 14. Julia
Disisi lain,Eden memasuki perusahaan dengan rahang mengeras, tangannya terkepal erat seolah siap memukul lawan.Hentakan kakinya menggema bagaikan bom waktu. Setiap karyawan yang melihatnya langsung menepi, tak ada satupun yang berani menegur atau menyapa.Tampang Eden yang biasanya nampak bengis kini lebih pantas di sebut iblis. Wajah datar dan tatapan tajam, lengkap dengan sebuah pistol mengintip di saku kirinya.Seorang resepsionis datang terburu-buru ia membungkuk singkat, walau tubuhnya gemetar penuh takut ia tetap menyambut Eden."Selamat datang Tuan." Eden tak menjawab, langkahnya tetap fokus pada satu tujuan, yaitu Ruangan direktur.Bisik-bisik para karyawan terdengar di telinganya, namun yang lebih penting dari itu adalah segera membereskan kekacauan."Pak Eden sepertinya murka.""Iya ini pasti karena ibunya...""Memang kenapa ibunya?""kau tidak tahu? tadi pagi-pagi sekali nyonya besar Julia datang dan meminta ob untuk merubah ruangan Pak Eden,""Hah? serius?""Iya, mana t
آخر تحديث: 2026-01-04
Chapter: Bab 13. Kepang
"Saya senang tuan tidak lagi kasar pada Nona." Suara Ema memecah keheningan setibanya mereka di kamar. Tangannya menuntun Lintang untuk duduk dipinggir kasur."Saya harap untuk kedepannya tuan akan seperti ini terus!" senyum tercetak di bibirnya. Tatapan penuh kelembutan membuat Lintang ikut tersenyum."Tapi Ibu pelayan, apa menurutmu dia sedang mabuk?" Lintang menuang pertanyaan pada sebuah kertas yang tergeletak di sampingnya.Ema berpikir sejenak sebelum akhirnya menjawab. "Entahlah Nona, saya juga tidak tahu bagaimana cara tuan berpikir. Kenapa Nona bertanya seperti itu?" Eden nampak tak mabuk sedikitpun, bahkan tak nampak seperti habis minum."Dia aneh sejak semalam,""Aneh bagaimana?" tanya Ema bingung."Dia datang kemari, kemudian pergi lagi."Jawaban itu membuat Ema seketika khawatir, tanganya memutar tubuh lintang memastikan tak ada luka."Tuan tak menyakitimu kan?" tanyanya penuh khawatir.Lintang menggeleng."Syukurlah. Nona harus selalu patuh agar tuan tidak lagi kasar
آخر تحديث: 2026-01-04
قد تعجبك أيضًا
Menikahi Kakak Ipar
Menikahi Kakak Ipar
Rumah Tangga · Keke Chris
3.4K وجهات النظر
Pilih saja selingkuhanmu!
Pilih saja selingkuhanmu!
Rumah Tangga · Bunnynayen
3.4K وجهات النظر
Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju
Aku Istrimu, Bukan Samsak Tinju
Rumah Tangga · Dian Matahati
3.4K وجهات النظر
Istri yang Tak Kau Harapkan
Istri yang Tak Kau Harapkan
Rumah Tangga · Sara Maureen
3.4K وجهات النظر
Cinta Segitiga Dalam Keluarga Tiri
Cinta Segitiga Dalam Keluarga Tiri
Rumah Tangga · Alita novel
3.4K وجهات النظر
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status