LOGINIni hanya kisah klasik romantis ala Akira dan Samudra. Di mana memiliki kisah bak film Cinderella. Kita tidak pernah tau, dengan siapa kita berjodoh di masa depan. Ini adalah lika-liku perjalanan cinta seorang Akira. Di mana dia menjatuhkan hatinya pada atasannya. Juga Samudra yang memiliki ketertarikan pada Akira. Pria itu selalu saja mencari cara untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan. Lalu, apakah Samudra berhasil mengambil apa yang diinginkannya? Dan apakah Akira berhasil masuk ke dalam perangkapnya, juga semakin menjatuhkan hatinya pada pria itu? "Setidaknya, jika aku tidak bersamanya. Aku memiliki sesuatu paling berharga yang dia tinggalkan." - Syakira Andriana "Hal terbodoh yang pernah aku lakukan adalah mengabaikan perasaanku sendiri dan melukai seseorang yang aku cintai demi sebuah balas budi." - Samudra Bagaskara Selamat Jatuh Cinta dengan Akira dan Samudra♡
View MorePesawat yang membawa Akira dan Samudra akhirnya mendarat di sebuah pulau tropis yang jauh dari hiruk pikuk kota. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, mereka bepergian tanpa kedua anak mereka. Rasanya aneh sekaligus menyenangkan—seakan kembali ke masa lalu.Samudra menggenggam tangan Akira saat mereka turun dari pesawat.“Jadi, enam tahun kita bersama, dan aku masih tidak percaya kamu tetap cantik seperti pertama kali aku jatuh cinta,” ujar Samudra dengan nada menggoda.Akira terkekeh, menepuk lengannya. “Rayuan gombal seperti itu masih ampuh? Jangan-jangan selama ini cuma itu modalmu bisa dapat aku.”Samudra pura-pura menghela napas berat, lalu merangkul bahunya. “Kalau aku tau cukup dengan gombalan, mungkin aku tidak perlu bersusah payah menabung buat beli cincin lamaran dulu.”Mereka akhirnya sampai ditujuan. Setelah check-in, mereka diantar ke sebuah vila kecil menghadap laut. Suasana begitu damai, suara debur ombak terdengar jelas, dan langit sore memantulkan warna jingga ke
Angin sore berhembus lembut melalui celah jendela yang terbuka sebagian. Tirai tipis bergoyang perlahan, menciptakan bayangan menari di dinding ruang tengah yang tenang. Di dalam rumah yang bersih dan hangat itu, Akira baru saja merapikan meja makan setelah memastikan Benua sudah tidur siang dengan nyaman di kamarnya. Ia mengenakan dress rumah berwarna lembut, rambutnya diikat sederhana. Hari ini, ia merasa sedikit kosong, rindu pada sosok yang sudah seminggu tidak pulang. Siapa lagi jika bukan Samudra.Sejak menikah, Samudra jarang benar-benar jauh. Namun bisnis yang tengah dikembangkan di Seoul memaksanya bolak-balik dalam hitungan minggu. Dan meskipun Akira sudah terbiasa, malam-malam tanpa Samudra selalu terasa sunyi dengan cara yang hanya bisa dirasakan, bukan dijelaskan. Saat Akira hendak menutup jendela, suara pintu depan berderit pelan. Langkah kaki masuk dengan hati-hati.“Sayang?” Suara itu menghentikan napasnya sejenak. Pelan-pelan, Akira berbalik.Di ambang pintu, berdiri
Pusat perbelanjaan tidak terlalu ramai sore ini. Di sebuah toko mainan yang berwarna-warni, Benua mondar-mandir di antara rak-rak, matanya berbinar seperti anak kecil pada umumnya. Tetapi kali ini, binar itu bukan karena ingin memiliki, melainkan ingin memberi.“Kalau Farhan suka robot-robotan, mungkin yang ini bagus,” ujar Benua sambil mengangkat sebuah kotak besar berisi robot transformasi berwarna merah dan biru.Akira mengamati putranya, lalu membantu memegang kotak itu. “Kamu yakin yang ini?”“Iya, Bunda. Pasti Farhan bakal seneng banget. Benua rela deh nggak jajan sebulan.”Akira tertawa kecil. “Nggak perlu sampai segitunya. Ini Ibu yang bayarin. Anggap aja hadiah dari kita berdua.”“Beneran?” Mata Benua membulat. “Makasih, Bundaaa!”Setelah membayar mainan, mereka lanjut ke toko pakaian anak-anak. Benua memilih dengan teliti, membandingkan ukuran dan warna.“Farhan kurus, Bun. Tapi tinggi kayak Benua. Mungkin yang ini pas.” Ia mengangkat sebuah kaus biru langit dengan gambar din
“Sam, berapa lama kamu akan pergi?” Akira menatap Samudra dengan sendu. Lagi-lagi, Samudra akan meninggalkannya dan Benua untuk beberapa hari ke depan karena ada pekerjaan yang mengharuskan Samudra ke sana.Apalagi, tempatnya sudah bukan satu negara dengannya. Karena Samudra lebih sering bolak-balik ke luar negeri untuk bisnisnya. Lalu untuk masalah di dalam negeri, masih Papa mertuanya, Samuel yang mengerjakan.“Seperti biasa, paling lama satu minggu.” Samudra berjalan menghampiri Akira, kedua tangannya terulur untuk mengusap pipi istrinya itu. “Apa kamu dan Benua ingin ikut denganku?”“Tidak, itu tidak perlu,” jawab Akira pelan. Meskipun ingin sekali ikut, tapi dia juga tidak bisa bersikap seenaknya seperti itu. Lagipula di sana Samudra bekerja bukan liburan atau bersenang-senang.“Apa kamu yakin tidak ingin ikut? Kamu tidak akan merindukanku?” tanya Samudra menaikkan sebelah alisnya, kedua tangannya masih berada di pipi Akira.“Jika kamu bertanya apakah aku akan merindukanmu atau t
Akira bersandar pada pintu kamar memegang dadanya, jantungnya berdegup lebih cepat. Ini gila! Batinnya. Bagaimana bisa ia membalas ciuman Samudra? Tadi begitu Samudra melepas ciuman mereka yang terjadi cukup lama Akira langsung melesat lari menuju kamar. Dan untung Samudra tidak menghalanginya, me
Selama perjalanan pulang, keduanya diam tidak ada yang membuka suara. Akira menatap jendela mobil, memperlihatkan jalanan yang mulai sepi karena sudah larut malam. Bintang dan bulan yang biasanya nampak, kini tidak terlihat. Lama-kelamaan kaca jendela mobil mulai basah, hujan mulai turun rintik-ri
Akira menghela napasnya lelah, setelah menerima telpon dari Samudra, Akira terduduk memijat pelipisnya. Akira benar-benar lelah sekarang, sungguh. Samudra menyuruhnya untuk datang ke rumah nanti siang, Akira sempat menolak tapi Samudra dan sifat keras kepalanya benar-benar membuatnya jengkel. Baga
"Ceritakan pada Ayah, bagaimana bisa kamu baru pulang pagi ini?" tanya Anton.Selepas menidurkan Ara, Akira segera menemui ayahnya. Gadis itu menghela napas. Cerita mengalir lancar begitu saja dari mulut Akira. Semua diceritakan tanpa ada kebohongan."Bagaimana keadaan Samudra sekarang?""Dia tidak












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.