Chapter: Bab 15: Pertarungan Di MulaiSosok itu tiba-tiba muncul dari lingkaran sihir merah di samping Azazel. Sosok itu langsung mengambil kursi yang ada dan langsung duduk di sebelah Azazel. Azazel hanya diam saja saat sosok itu duduk. "Kau... Sirzechs." "Yoo apa kabar? Bagaimana latihanmu dengan bocah ini?" tanya Sirzechs. "Seperti yang kau lihat." Azazel terdiam sesaat sebelum kembali berbicara. "Sirzechs. Apa menurutmu tidak aneh jika ada manusia yang dapat menciptakan teknologi sehebat itu pada masa ini?" "Bukannya tidak mungkin, teknologi seperti itu bisa saja di buat, karena manusia adalah mahluk yang sangat cepat berkembang dalam hal kepintaran di bandingkan mahluk yang lain, bukan tidak mungkin mereka juga menciptakan teknologi itu kan?" Sejujurnya dia juga merasa aneh. Karena banyak manusia di dunia ini yang mengetahui akan adanya mahluk lain selain manusia itu sendiri, khususnya orang-orang yang memiliki sebuah kelebihan atau kemampuan khusus. Bahkan ada sebuah keluarga yang menjalin kontrak deng
Last Updated: 2026-04-28
Chapter: Bab 14 : LatihanEmbun pagi yang masih menetes serta udara dingin khas pegunungan mewarnai pagi dari seorang Nabil yang kini tengah berlari dengan semangat di tengah terjalnya jalan pegunungan. Ya, pemuda itu tengah melakukan latihan ketahanan fisiknya guna menghadapi pertarungannya dengan sang iblis pewaris keluarga Phenex yang terkenal dengan keabadiannya. Setidaknya itulah yang di katakan oleh Azazel padanya. Hari pertama latihan!! Dia kini hanya menggunakan jaket berhoodie tanpa lengan berwarna coklat serta sebuah celana training hitam sebagai bawahannya. Selain itu dia juga memakai sebuah masker yang kelihatannya masih basah pada wajahnya. Ya, sebuah latihan yang melatih fisik dan stamina. Karena kadar oksigen yang ada di pegunungan jauh lebih tipis di bandingkan dengan yang ada di kota. Dan di tambah dengan memakai masker yang basah itu menambah kesulitan Nabil untuk sekedar mengambil nafas. Dia menghentikan langkahnya saat memasuki kawasan pegunungan yang lebat. Mengambil selembar kain
Last Updated: 2026-04-28
Chapter: Bab 13 : Waktu 7 Hari"Apa?/ Sejak kapan?/ Manusia?/" Mereka semua bahkan tidak sadar jika pemuda itu tadi sudah membuka pintu lalu bersandar di sana. Itu semua karena Nabil hanyalah seorang manusia yang tidak memiliki yokai yang dapat di deteksi oleh iblis, serta Nabil juga memanfaatkan kedatangan Sirzechs sebagai pengalih perhatian untuk indra dari kaum iblis yang berkali-kali lipat dari panca indra manusia. "50%" "Huh, apa maksudnya?" Mereka semua bertanya-tanya tentang apa maksud Nabil dengan 50% barusan. Namun jika di lihat dari senyum Sirzechs yang semakin lama kian melebar, Rias tahu jika yang di maksud Nabil itu bukanlah hal buruk. "50% kemenangan jika aku melawan dia_" tunjuk Nabil pada Raiser yang menggeram karena merasa di remehkan oleh pemuda di depannya. "Dan 20% kemenangan jika aku melawan dia." tunjuk Nabil pada salah satu bawahan Raiser yang menggunakan pakaian cina serta memegang tongkat di tangannya. "Apa kau bilang? Asal kau tahu saja, aku bisa mengalahkanmu hanya dalam waktu lima
Last Updated: 2026-04-26
Chapter: Bab 12 : Kesepakatan Dengan Raja IblisSebuah angin malam berhembus dengan agak kencang menerpa pembicaraan antara Sirzechs dan Nabil. Meskipun suara Nabil tersamarkan oleh angin yang berhembus, Sirzechs menyunggingkan sebuah senyum saat mendengar permintaan dari Nabil. "Sepertinya dugaanku tentangmu tidaklah salah." Sirzechs tersenyum lebar karena seperti yang dia duga, bahwa beginilah sifat dari sosok yang berdiri di depannya itu. "Yah kau tidak bisa protes apapun karena.... memang hanya itulah yang aku butuhkan." Nabil. mengangkat bahu dengan acuh. Tidak peduli dengan kastil, istana atau bahkan godaan untuk menjadi raja harem sekalipun tidak pernah terlintas di benaknya. Karena hanya 'itu' yang saat ini dia butuhkan, hanya 'itu' yang dapat mengakhiri masalah yang entah kenapa lambat laun menjadi semakin rumit untuk di pikirkan otaknya. "Kau tenang saja, karena pasti kau akan mendapat lebih dari itu." Sirzechs berjanji, jika masalah pertunangan itu sudah benar - benar selesai, entah itu berakhir baik ataupun bur
Last Updated: 2026-04-24
Chapter: Bab 11 Bertemu Raja IblisAzazel terpaku dengan ucapan remaja itu, memang benar apa yang dia katakan. Meskipun dia telah menghabisi seluruh malaikat jatuh di dunia ini, hal itu tidak akan pernah mengembalikan apa yangg pernah hilang.Sosok pemuda dengan pemikiran yang unik, sangat kuat namun juga rapuh di saat yang bersamaan. Dibutakan oleh kedamaian dunia yang ternyata hanyalah sebuah topeng yang menutupi kebusukan dari dunia itu sendiri. Azazel berjalan pelan sambil membawa sebuah bak yang berisi 3 ekor hasil pancingannya seharian ini. Nabil memandang bak itu yang hanya berisi 3 ekor ikan dengan pandangan mengejek. "Seharian memancing cuma dapat 3 ekor? kau benar-benar menyedihkan pak tua." "Kau pikir memancing itu gampang hah?" Azazel tidak terima dirinya di ejek. "Ini saja sudah beruntung, biasanya aku pulang dengan tangan kosong." ucap Azazel lagi."Apa yg kau banggakan dari hal itu?" ejek Nabil. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk membakar ikan itu di api unggun yang di buat oleh Nabil. Membakar
Last Updated: 2026-04-23
Chapter: Bab 10 Pertarungan Di PelabuhanTeriak Tsubaki memperingati bawahannya akan sebuah serangan yang di lancarkan oleh iblis liar yang berwujud setengah burung itu. Saji yang mendapat peringatan itu langsung berguling ke samping lalu mengikat kaki dari iblis liar itu dengan sacred gearnya."K-kurang ajar kau iblis rendahan." Iblis itu berteriak sembari menghujami Saji dengan jutaan bulu bulu tajam dari kibasan sayap sekaligus tangannya itu. Blarrr!! Blaarr!! Blarrr!!Asap mengepul akibat dari hujaman jutaan bulu tadi. "Promotion : Rook!" Bukannya tubuh tak berdaya Saji yang di temukan oleh iblis liar itu setelah asap mulai menghilang melainkan sebuah pukulan dari gadis berambut coklat twintail yang sukses membuatnya terpental ke belakang. Duakh!! Sakkh!! "Kau pikir pukulan itu dapat melukaiku heh." ucap iblis liar itu pada sang pelaku."Kerja bagus Ruruko." Jrasshh!! Ternyata pukulan dari Ruruko itu hanyalah pengalih perhatian pada sang eksekutor yang sesungguhnya."Arrrghhh!!" Teriak iblis liar itu sa
Last Updated: 2026-04-22