author-banner
Jey
Jey
Author

Novels by Jey

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Demi menyelamatkan nyawa ibunya, Clara terpaksa menandatangani kontrak pernikahan satu tahun dengan Adrian Wijaya, CEO dingin yang menganggap wanita tak lebih dari sekadar angka dalam neraca saldo. Aturannya jelas: dilarang mencampuri urusan pribadi dan dilarang jatuh cinta. Namun, sebuah malam tanpa perasaan mengubah segalanya ketika dua garis merah muncul di alat tes kehamilan Clara. Alih-alih mendapatkan kehangatan, Clara justru menyadari bahwa dirinya hanyalah bidak dalam permainan kekuasaan keluarga Wijaya. Sadar bahwa anaknya hanya akan menjadi alat pewaris tanpa cinta, Clara memilih menghilang dan membawa rahasia itu bersamanya. Adrian baru menyadari kehilangannya saat Clara sudah tak lagi dalam jangkauannya. Lima tahun kemudian, Clara kembali, bukan sebagai istri yang lemah, melainkan wanita tangguh yang siap menghancurkan dunia Adrian.
Read
Chapter: Bab 135 — Keputusan yang Tidak Diambil Seketika
Clara tidak membuat keputusan malam itu.Bukan karena ragu.Melainkan karena ia tahu:keputusan yang terburu-buru selalu tampak heroik, tapi jarang bertahan.Pagi datang dengan hujan tipis.Langit abu-abu.Udara lembap.Clara tiba di kantor tanpa tas kerja besar.Hanya membawa notebook kecil dan ponsel.Ia tidak lagi punya agenda rapat.
Last Updated: 2026-02-06
Chapter: Bab 134 — Ketika Pintu Tidak Ditutup, Tapi Dijaga
Langkah itu datang pagi hari.Bukan diumumkan.Bukan dibacakan.Ia hadir dalam bentuk yang paling khas dari sistem yang tidak ingin terlihat represif:perubahan status.Clara mengetahuinya pukul 08.07.Saat ia mencoba mengakses agenda lintas unit—bukan untuk menulis, hanya membaca.Pesan itu muncul dengan nada datar:Akses Anda telah disesuaikan
Last Updated: 2026-02-06
Chapter: Bab 133 — Setelah Tombol Itu Ditekan
Dampaknya tidak datang sebagai ledakan.Ia datang sebagai hening yang aneh.Pagi setelah publikasi, Clara bangun lebih awal dari biasanya.Bukan karena gelisah.Justru karena tidurnya terlalu nyenyak—tanda tubuhnya akhirnya berhenti menahan sesuatu.Ia membuka ponsel.Tidak ada banjir notifikasi.Tidak ada ucapan selamat.Tidak ada ancaman langsung.
Last Updated: 2026-02-06
Chapter: Bab 132 — Saat Nama Menjadi Medan
Kebocoran itu tidak diumumkan.Ia terjadi seperti semua hal penting lain akhir-akhir ini:pelan, lalu sekaligus.Clara menyadarinya pukul 08.19.Bukan dari notifikasi resmi.Melainkan dari tatapan orang-orang yang berhenti terlalu lama ketika ia melintas di koridor.Ada yang ingin bicara.Ada yang ingin menghindar.Dan ada yang—untuk pertama kalinya—tidak lagi
Last Updated: 2026-02-06
Chapter: Bab 131 — Ketika Jalur Resmi Tidak Lagi Cukup
Clara tidak mempublikasikan apa pun pagi itu.Justru karena itulah dampaknya mulai terasa.Ia datang ke kantor seperti biasa.Jam yang sama.Langkah yang sama.Namun sesuatu telah bergeser.Beberapa orang yang biasanya hanya mengangguk kini berhenti.Bukan untuk berbasa-basi.Tapi untuk memastikan satu hal:apakah Clara masih bicara.
Last Updated: 2026-02-06
Chapter: Bab 130 — Putusan yang Tidak Menutup Apa Pun
Keputusan itu tidak diumumkan pagi-pagi.Tidak juga ditunda berhari-hari.Ia datang di waktu yang paling melelahkan:siang yang menggantung.Pukul 12.47, notifikasi masuk.Satu baris.Tanpa pendahuluan.Hasil Sidang Evaluasi Etik — DitetapkanClara sedang duduk di meja kerja sementara.Ruang kec
Last Updated: 2026-02-05
You may also like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status