Chapter: Separuh Hati ShadamKafe kecil di sudut kota malam itu terasa lengang. Lampu temaram, suara sendok beradu dengan cangkir dan aroma kopi memenuhi udara. Amanda duduk di hadapan Fara, wajahnya kusut, matanya masih tampak bengkak.Fara menghela napas panjang setelah mendengar curahan hati sahabatnya. "Jadi, Shadam sudah tahu kalau Dae-jung itu cuma ayah angkatnya? dan kamu juga sudah cerita soal Angga ke dia?"Amanda mengangguk lemah. Jemarinya gelisah memainkan sendok di cangkir cappuccino yang sudah dingin. "Aku nggak punya pilihan, Far. Shadam nemuin foto itu dan Jung juga akhirnya tahu semua masa laluku.""Terus? Reaksi Jung gimana?" tanya Fara hati-hati sekaligus penasaran.Amanda menunduk, suaranya bergetar. "Dia nggak marah. Malah semakin berusaha nenangin aku, tapi aku tahu hatinya pasti terluka. Aku takut, aku benar-benar takut kehilangan dia, Far. Aku udah jatuh hati sama dia. Aku beneran suka sama daejung."Fara menatap Amanda lekat-lekat. "Kamu bukan cuma takut kehilangan Jung, kan?"Amanda meng
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Pertemuan Dengan Masa LaluSeperginya Amanda. Shadam langsung bangkit dari pura-pura tidurnya. Bocah yang hampir masuk SD itu membuka salah satu lemari rahasianya. Senyuman tipis terukir di bibir Shadam saat melihat selembar foto yang telah dia temukan secara tak sengaja di kamar Amanda."Kenapa mami nggak cerita ke Shadam kalau Om Angga itu papanya Shadam. Kenapa mami selalu bilang kalau dia orang asing," gumam Shadam sambil melihat foto tersebut dengan saksama."Berarti selama ini aku punya dua papa. Jadi yang temen-temenku bilang selama ini juga benar. Kalau papa Jung bukan papaku sendiri," kata Shadam lagi masih dengan perasaan bingung."Shadam sudah tahu semuanya?"Atensi Shadam langsung teralihkan ke pintu kamarnya yang memang terbuka. Di sana ada Dae-jung yang berpakaian sangat rapih dan sedang menatap ke arahnya. Pria yang selama ini selalu Shadam panggil papa itu akhirnya melangkah dan mendekat."Shadam sudah tahu? Sejak kapan?" tanya Dae-jung dengan suara yang lembut. Dia tak menyangka kalau Shadam me
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Daejung Tahu KebenarannyaAngga menghela napasnya dengan berat. Dia benar-benar tak menyangka kalau sifat penyabar yang dulu Amanda miliki kini telah tiada dan dia juga sangat sadar kalau itu semua memang karena dirinya. Dialah yang sudah membuat Amanda menjadi seperti ini."Nggak seharusnya kamu bersikap kayak gitu ke Shadam. Dia itu cuma anak kecil, Amanda. Jangan terlalu keras sama dia.""Tahu apa kamu soal merawat Shadam. Selama ini aku yang udah ngerawat dia dan kamu nggak tahu apa-apa soal Shadam." Amanda melayangkan tatapan tak sukanya kepada Angga. Tatapan tak suka sekaligus benci."Aku tahu aku memang banyak salah sama kamu, tapi kenapa susah banget dapat maaf dari kamu. Aku bener-bener nggak berniat selingkuh hari itu. Sebenarnya Nessa ....""Cukup, Mas." Amanda menutup kedua telinganya, dia benar-benar muak mendengar nama Nessa. "Aku nggak mau dengar nama itu. Aku muak sama nama itu dan gara-gara dia juga kamu sampai nggak peduli sama aku. Kamu sampai lupa sama semua janji-janji yang udah kamu ucapi
Last Updated: 2026-04-13
Chapter: Berubahnya AmandaAmanda memijat pelipisnya guna meredakan rasa sakit di kepala yang dia alami sejak tadi. Namun, rasa sakit itu tak juga kunjung menghilang dan malah makin bertambah saja. Amanda mengembuskan napasnya beberapa kali guna untuk mengurangi rasa sesak di dadanya. Namun, rasa sesak itu pun tak ingin juga menghilang. Semua rasa sakit itu seolah tak ingin pergi dari kehidupan Amanda dan ingin terus saja menghantui kehidupan wanita itu."Akhirnya ... rahasia itu terbongkar juga dan aku ... harus mengatakan juga meski terpaksa."Ya ... Amanda sudah menunjukkan kepada Angga tentang keberadaan makam saudari kembar Shadam. Bayi perempuan yang dia lahirkan dalam keadaan sudah tak bernyawa. Rasa sakit karena kehilangan salah satu anaknya belum juga menghilang sampai detik ini. Bahkan, Amanda harus terpaksa mengungkapkan supaya Angga tak membawa Shadam pergi jauh dari dirinya.***Angga diam tak percaya di samping makam kecil tersebut. Dia benar-benar tak menyangka kalau Amanda saat itu tengah hamil
Last Updated: 2026-01-19
Chapter: Pengakuan Amanda"Kamu nggak kangen sama aku? apa semudah itu kamu melupakan semuanya. Semua kenangan dan juga perasaan kita.""Cukup, Mas. Kamu ngajak aku ke sini buat apa? kalau cuma buat mengenang masa lalu mending gak usah. Masa lalu aku sama kamu terlalu banyak dengan air mata dan aku gak mau merusak kebahagiaanku saat ini dengan masa lalu yang buruk itu," jelas Amanda dengan tegas. Dia juga tak bisa mengelak kalau sebenarnya dia juga sangat merindukan masa lalu bahagia dengan Angga."Andai aja kita masih bersama, pasti rasanya akan sangat jauh berbeda. Kenapa kamu harus pergi sih, Yang. Kenapa juga kamu harus gugat cerai aku," kata Angga dengan mata yang mulai terasa panas. Bertahun-tahun dia hidup kesepian dan hanya memikirkan Amanda seorang, kini dia malah diberi kejutan dengan adanya anak di antara mereka."Kalau aja aku bisa putar waktu dan dengerin apa kata Nessa pasti kamu gak akan pergi dalam keadaan kayak gini. Kamu lupa ya ... kamu udah janji kan gak akan pernah ninggalin aku. Tapi nyat
Last Updated: 2026-01-19
Chapter: Rahasia TerbongkarAngga dan Shadam kian dekat semakin harinya. Shadam bahkan abai dengan semua larangan yang sudah pernah dia katakan. Daejung pun demikian, pria itu juga tak mempermasalahkan sama sekali akan kedekatan Shadam dan Angga yang semakin erat itu, justru Amanda yang makin risau. Dia masih belum siap untuk membongkar cerita masa lalunya dengan sang mantan suami kepada Daejung. Amanda juga tak ingin kalau hubungannya dengan Daejung yang mulai membaik akan bermasalah karena kehadiran Angga. Dia memang belum sepenuhnya menerima kehadiran Daejung dalam hidupnya. Namun, Amanda juga sudah berjanji untuk berusaha menerima kehadiran laki-laki yang sudah menemani dan menjaganya selama beberapa tahun ini"Mi ... Shadam boleh kan pergi sama oom Angga? Shadam udah janji kalau mau main bareng sama Oom," kata Shadam dengan wajah menunduk karena takut.Amanda hanya diam saja, tetapi dia melayangkan tatapan tak mengenakkan kepada sang putra."Mi ... bolehkan Shadam pergi?" tanya Shadam lagi karena Amanda han
Last Updated: 2026-01-19