author-banner
JolaSky
JolaSky
Author

Novels by JolaSky

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Demi memenuhi tuntutan orang tuanya yang terbuai oleh harta, Nova terpaksa menerima perjodohan dengan Angga, pria yang usianya dua belas tahun lebih tua dari Nova, sekaligus seorang pewaris keluarga kaya raya yang meminangnya. Awalnya, ia pikir pernikahannya akan membawa kebahagiaan yang ia dambakan. Suami mapan, tampan, dan idaman dianggap sebagai penyempurna kehidupan Nova yang selama ini kelam. Namun, tidak disangka, justru itu adalah awal petaka yang akan ia hadapi selamanya. Sisi gelap Angga pun terkuak tepat di malam pertama, menjadikan mimpi indah pun berubah menjadi trauma kelabu. Nova menjadi pelampiasan dendam Angga yang telah lama ia pendam, dendam yang menjadi rahasianya selama ini. Sampai akhirnya Nova sendiri yang mengetahui, rahasia kelam apa yang selama ini Angga sembunyikan. Demi gengsi, orang tua Nova menggadaikan kebahagiaan anaknya. Dan mereka berada di bawah kendali Angga sang penguasa. Berada di sekitar orang-orang yang haus pujian membuat Nova semakin frustasi. Berkali-kali ia mencoba mengakhiri hidup namun selalu gagal. Pernikahannya yang penuh tuntutan, dan keluarganya yang tak mendukung adalah dua hal yang paling menguras kewarasan Nova. Di tengah keputusasaan, Angga yang selalu menghantam mental Nova menguak sebuah kebenaran yang tak pernah Nova bayangkan sebelumnya.
Read
Chapter: Titik Balik 1
Di atas kursi roda dengan selang infus masih menempel di tangan, Angga menghirup udara segar yang menyelimutinya sejak lima belas menit lalu. Matanya diam-diam mengintai langkah dan tawa anak kecil saling bersahutan yang mengisi telinganya. “Ini sarapanmu, Tuan.” Kursi beton di pinggiran taman tepat di samping Angga terisi. Chris datang bersama baki berisi nasi dan sup ayam dengan uap yang masih mengepul di atas mangkuk. Angga hanya menatap setiap gelagat pria itu dalam diam. Masih mencerna fakta bahwa sosok di depannya kini adalah saksi hidup yang menyimpan rekaman rahasia masa lalu perjalanan cinta dan fakta kelam keluarganya. “Tuan, kau baik-baik saja?” Chris bertanya lagi saat tidak melihat reaksi apapun dari Angga. “Berhenti memanggilku dengan sebutan menjijikan itu!” tegas Angga, kilat matanya tajam. “Mulai detik ini kau kupecat!” Keputusan itu terdengar seperti petir yang mengintai masa depan Chris. Wajah pria itu berubah kaku, bibir bawahnya bergetar kecil. Sesuatu yang m
Last Updated: 2026-04-15
Chapter: Batas Akhir
Langit sudah berubah menjadi keabuan saat Angga membuka matanya perlahan. Dinding kamar serba biru, dan detak jarum jam mendominasi keheningan di ruangan itu mengajarkan ketenangan dalam diam. Bulu mata lentik Angga bergetar kecil, dadanya masih nyeri sesekali, dan kepalanya masih berdenyut. Sebelah tangan terangkat pelan, nyaris tak memiliki tenaga bahkan untuk sekedar memijat pelipis. “Angga? Kamu sudah bangun?” Seseorang di samping Angga berdiri, disusul derit kursi yang memekak telinga. Pandangan Angga teralih padanya. Wajah cantik pemilik sorot mata indah itu kini berdiri setengah menunduk demi mensejajari sudut pandang. Kulit pucat wanita itu dan rahang yang menirus, seakan memberitahu Angga banyak hal yang dititipkan di pundaknya. “Sayang…” Angga berucap lirih di balik masker oksigen yang menutupi hidungnya. Mata sesekali mengerjap mengoreksi fokus penglihatan. “Aku… kenapa?” Senyum lega di wajah Nova lepas setelah berjam-jam dikekang rasa khawatir. “Penyakit jantung kamu
Last Updated: 2026-04-11
Chapter: Cinta Akan Menemukan Jalannya
Awan hitam menggantung rendah di langit pekat. Bintang-bintang yang biasanya bertabur menghias malam tak satupun menunjukkan dirinya. Gemuruh petir pelan menyambar. Bergantian dengan kilat keemasan yang muncul sepersekian detik di langit malam ini. Angga masih duduk di kursi yang sama, setelah kepergian Chris beberapa jam lalu. Dadanya nyeri tiap kali dia berusaha menyanggah kenyataan bahwa, dirinya adalah akar dari semua kekacauan yang ada. “Ini kopi hitamnya, Tuan.” Seorang pelayan menaruh cangkir kopi panas di sisi kanan meja kerjanya, lalu bergegas pamit karena tak cukup memiliki keberanian menghadapi Angga dengan segala suasana hatinya yang memburuk. Pandangan Angga bergeser pelan, pada cangkir kopi yang masih mengepulkan uap tipis ke udara. Permukaannya nampak tenang, dalam dan keruh seolah sepakat menggambarkan isi pikiran Angga selama ini. Fakta bahwa Andre memilih mengirim video perselingkuhannya dulu dengan sengaja pada Nova, adalah hal yang tidak pernah Angga sangka seb
Last Updated: 2026-04-02
Chapter: Kebenaran Chris
Ruang kerja itu terasa lebih hidup. Dinding yang semula dicat dengan warna gelap, mengalami perubahan drastis di setiap permukaannya. Warna hitam kelam berganti jadi warna putih bersih yang diselingi dengan warna biru langit di beberapa sisi tertentu. Meja besar yang terlihat gagah, berdiri tegak tak jauh dari jendela besar di belakangnya. Setiap sudutnya sempurna. Di atasnya, satu laptop berdiri dengan posisi terbuka. Sinar layarnya redup karena terlalu lama diabaikan oleh sang pemilik. Di belakang meja kerja itu, ada singgasana lain yang menjelaskan kembalinya sebuah kekuasaan yang sempat hilang dari tangan seorang pria bernama Savangga. Kursi dengan punggung tinggi itu berputar pelan kala pemandangan di luar jendela tidak lagi menarik perhatiannya. “Jadi, sebenarnya siapa dirimu?” Tatapan Angga kini memaku sosok pria tinggi kurus dengan kacamata yangs etia bertengger di hidungnya. Sebuah dokumen disodorkan padanya dengan satu jari. “Apa aku harus mencari tahu sendiri kebenaranny
Last Updated: 2026-03-26
Chapter: Jalan Sepakat
Di luar sana, dua wanita yang Angga kenal dengan baik saling bertukar rasa. Pintu kaca pembatas ruang makan dengan teras belakang adalah sekat nyata menuju masa depan yang sedang di tata ulang. Semua kesalahpahaman, semua penolakan, buyar dalam semalam. Lewat pengertian dua wanita yang bergumul dengan perasaan yang sama. Dalam diam Angga memantau Rachel dan Nova dari jauh. Lekukan di wajahnya adalah tanda lega. Pencariannya telah berakhir. Kekecewaannya terhadap diri sendiri telah terbayar dengan harga yang tak ternilai. Angga masih mematung di tempat yang sama. Tidak peduli udara dingin menghujani kepalanya dari AC central yang berada tepat di atasnya. Dia membiarkan suhu dingin itu menyelimutinya. Sebab, bagaimanapun dinginnya saat ini, ada kehangatan yang menjalar saat melihat dua wanita saling memahami perasaan satu sama lain. Mata Angga tidak lepas dari setiap pergerakan Nova. Tepat ketika wanita itu berbalik, mengakhiri obrolan yang terasa semakin intens itu, Angga menarik dir
Last Updated: 2026-03-25
Chapter: Sebuah Klarifikasi
Angin malam terasa menusuk kulit. Untuk Nova yang berdiri diantara hembusannya perlu memeluk tubuhnya sendiri demi sebuah perlindungan. Rachel menarik kursi, lalu mempersilahkannya duduk di sana. “Duduk dulu, Mbak. Supaya kita lebih nyaman ngobrolnya,” katanya sambil tersenyum hangat. “Terima kasih.” Nova mencari posisi duduk yang nyaman. Sambil sesekali memperhatikan setiap gerakan Rachel dalam diam. “Apa yang mau kamu bicarakan, Rachel?” Rachel tidak kunjung membalas, melainkan hanya menatap Nova dengan sorot yang dalam. Keheningan dibiarkan merajai cukup lama diantara dua orang wanita yang tinggal satu atap dengan Angga. “Aku ingin minta maaf, Mbak Nova,” kata Rachel pelan. Mata Nova yang cukup jeli dengan pencahayaan yang minim ini mampu melihat getar kecil di bibir Rachel. Gugup. Satu hal yang bisa Nova tangkap dari setiap gestur yang Rachel tunjukkan padanya. “Aku ingin minta maaf karena sudah membuat Mbak Nova salah paham. Sejujurnya, aku hanyalah pengasuh Celva. Bukan seor
Last Updated: 2026-03-19
Hasrat Salah Kamar

Hasrat Salah Kamar

Allina hanya sedang berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk salah satu temannya tapi niat baiknya tidak berjalan mulus, ia justru terperangkap dalam situasi yang membingungkan. Seorang pria mengaku telah melakukan kesalahan yang tidak disengaja hingga membuat Allina berpeluang besar mengandung benih seorang pria asing. Alex, sosok pria penuh ambisi yang nekat mengambil keputusan gila demi menjadikan wanita pujaan pria itu sebagai miliknya seutuhnya. Tapi, siapa sangka, rencana itu justru merampas harga diri wanita lain dan membuat situasi semakin rumit.
Read
Chapter: Selingkuh
Alex setia berdiri di balik pintu ruang model yang sengaja disiapkan khusus untuk Dea latihan berpose atau apapun yang berhubungan dengan profesi tercintanya. terdengar dua sejoli yang begitu akrab tengah berusaha saling meyakinkan satu sama lain."Dia pikir, dia bisa mengkhianatiku. Jangan salah, Dea. Aku bisa lebih keji dari iblis paling jahat di muka bumi ini. Ini semua aku lakukan karena aku mencintaimu," gumam Alex di balik tempat persembunyiannya.Belakangan Alex tahu skandal yang sedang terjalin diantara dalah satu kolega sekaligus komisaris agensi modeling tempat wanita pujaannya bernaung, setelah kejadian penyerangan yang menimpanya kemarin."Pak Alex, ada telepon dari Bu Alea."Suara Narco seketika merubah suasana menyenangkan yang tengah Alex selami menjadi suasana yang menjengkelkan ketika telinganya mendengar satu nama yang mengusik kenyamanannya. Alex mendengus kesal, melayangkan tatapan intimidasi atas kecerobohan sikap sang asisten karena telah menyebutkan satu-satinya
Last Updated: 2024-07-12
Chapter: Harapan Palsu
‘Mas, kamu mau kemana? Bukannya kamu mau temani aku cek kandungan?” ucap Alea dari arah dapur ketika melihat Alex yang menuruni anak tangga dengan langkah terburu-buru. Tubuh tegapnya sudah sudah dibalut kemeja dan jas formal. Sedangkan sebelah tangannya menjinjing tas tangan pria dengan merek terkenal. Terlihat formal namun santai. “Batalkan jadwalmu hari ini. Aku ada urusan kantor mendadak,” balas Alex santai sambil mengancingkan pergelangan tangannya. Alex terkesan acuh dengan kehadiran Alea disana . Bahkan tak sedetikpun dirinya melirik sang istri yang termangu dalam suasana hati yang buruk. “Tapi, mas, kamu kan sudah janj—“ “Kamu dengar apa yang aku ucapkan tadi ‘kan Alea? Kalau kamu tidak bisa membatalkannya, kamu kan bisa pergi sendiri,” seloroh Alex dengan nada tinggi. Ekspresi yang sebelumnya hangat berubah menyeramkan seiringan dengan emosi Alex yang tersulut. Setelah memastikan penampilannya sempurna, Alex berbalik menghadap sang istri. Di depannya, Alea berdiri dengan
Last Updated: 2024-07-10
Chapter: Ancaman
“Jadi, apakah kamu mau mengambil tawaranku untuk kedua kali?” Pertanyaan Alex dilontarkan dengan penuh percaya diri sekaligus mampu mengintimidasi Dea yang mematung di hadapannya.Wanita itu melemparkan pandangan penuh kebencian. Lagi-lagi otaknya memutar ulang kejadian empat tahun lalu dimana Dea bertekuk lutut dan mengikuti permainan Alex demi peningkatan karirnya di industri hiburan.Alex yakin wanita pujaannya ini tak akan memiliki pilihan lain selain mengikuti kkemauannya. Seharusnya Dea lah yang tahu diri dalam situasi saat ini.“Kalau kamu menolak, aku akan menyebarkan semua rahasiamu selama ini. Termasuk rahasia tentang kita,” ucap Alex mengulang kembali kalimatnya empat tahun lalu.“Kamu gila, Lex. Semua cara kamu lakukan demi mendapatkanku. Kamu sudah dikuasai oleh ambisimu sendiri.” Dea berkelakar. Kedua tangannya terkepal erat menahan emosi. Hal itu tak lepas dari pandangan Alex yang memindai tatapan dari ujung kaki hingga ujung kepala.“Ya, aku gila karenamu. Aku rela mel
Last Updated: 2024-07-08
Chapter: Perjanjian Timbal Balik
"Mas Alex, minum dulu, mas," pekik Alea kaget melihat refleks sang suami.Napas Alex tercekat seolah nyawanya berada di ujung tenggorokan. Terlalu kaget dengan akan pertanyaan mamanya barusan. Alex mengulurkan tangannya menerima segelas air putih dan meminumnya hingga tandas."Terima kasih," ucap Alex dengan nada dingin. Alea menurut, ia menarik dirinya kembali ke tempat duduk. Gestur sepasang suami istri itu tak luput dari perhatian Mila sebagai orang yang paling dituakan di sana. Secercah perasaan curiga muncul dalam benak wanita dengan kacamata berbingkai emas itu."Baru ditanya masalah malam pertama, kagetnya sampai begitu, Lex. Apalagi kalau mama tanya masalah cucu. Coba, bagaimana perkembangan calon anak kalian?" Seolah tak peduli dengan respon yang ditunjukkan anaknya tadi, Mila kembali melayangkan sebuah pertanyaan yang langsung membuat tubuh Alex menegang.Ya, Alex tidak pernah mengetahui secara pasti tentang perkembangan janin di dalam kandungan Alea. Semua fokusnya hanya te
Last Updated: 2024-07-07
Chapter: Alea Jadi Hero
Dua cangkir kopi panas yang asapnya masih mengepul menjadi saksi kediaman Alex sejak setengah jam lalu. Pria itu bergeming dengan sekelumit pikiran yang kini memenuhi kepalanya.Di depannya, Reza menatap bingung pada sang sang sahabat yang mode diamnya sedang aktif-aktifnya. Membiarkan Alex sibuk dengan dunianya sendiri namun tetap memastikan kediamannya tak menimbulkan curiga.Selama itu pula Reza memperhatikan gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Alex.“Mau sampai kapan lo melamun? Kalau masih lama lebih baik gue pulang dulu. Nanti kalau lo sudah selesai gue balik lagi,” cibir Reza.Tepat setelah kalimat itu berakhir, separuh kesadaran Alex mulai pulih. Ia menatap nanar pada Reza yang kini menetapnya dengan pandangan penuh tanya.“Sampai kapan di Sydney?” Alex bertanya tiba-tiba. Mengabaikan cibiran Reza sebelumnya.Berita kepergian Dea cukup mengguncang mental Alex saat ini. Ia tidak menyangka Dea memilih jalan instan untuk menjauhinya. Berdalih pekerjaan, wanita itu bertandang ke ne
Last Updated: 2024-07-07
Chapter: Mengorek Masa Lalu
Suara berat milik Alex di telinga Alea terdengar begitu menggoda. Alex telah dilahap oleh gairahnya sendiri sehingga ia tak peduli lagi siapa wanita di hadapannya sekarang. Dalam satu kali tarikan, Alea telah jatuh ke dalam pelukan pria itu. Degup jantungnya yang berdetak tak karuan, membuat deru napasnya cepat dan naik turun.Alex tahu istrinya gugup, tetapi, dialah yang memulai semuanya.“Saat kamu mulai menggodaku, kamu harus menyelesaikannya,” ucap Alex lagi.Sedangkan Alea, mati-matiab dia bertekad untuk mempertahankan dinding kokoh yang ia bangun susah payah. Berusaha tak terintimidasi oleh godaan Alex karena sejujurnya, ia hanya menggoda pria itu tadi. Dengan bibir bergetar, tiba-tiba Alea mengucapkan sepatah kalimat yang langsung membuat Alex mati kutu.“Aku akan menyelesaikannya, tapi tolong jawab pertanyaanku dengan jujur. Wanita yang kamu sebut namanya ketika bersama Reza waktu itu siapa, mas?”Deg!“Apakah dia cinta pertamamu?”Jeder!Dua pertanyaan Alea bagaikan petir di
Last Updated: 2024-07-06
ROMANSA AGENSI : Pernikahan Kontrak Dengan Mr. Lee

ROMANSA AGENSI : Pernikahan Kontrak Dengan Mr. Lee

Jessica memergoki kekasihnya selingkuh setelah pria itu meninggalkan beban hutang atas namanya. Sakit hati karena diperalat oleh sang mantan, Jessica menandatangani kontrak dengan CEO agensi film ternama dari Korea untuk membalaskan dendamnya. "Biarkan proyek film tahun ini aku yang menulis naskahnya." "Apa alasan yang mengharuskan aku menerima permintaan itu?" "Bantu aku membalas dendam."
Read
Chapter: Bab 19 - Kolaborasi Dengan Mantan
Langit sore menua, semburat jingga di ufuk barat mulai meredup, tenggelam perlahan di balik gedung-gedung pencakar langit. Ruangan luas dengan interior modern terasa senyap, meski hawa panas ketegangan menguar di antara dua wanita yang berdiri berhadapan.Jessica menatap lurus ke arah Sisil, wajahnya tetap tenang, meski amarah telah merayapi hatinya. Sudut bibirnya melengkung tipis, tetapi bukan dalam bentuk senyuman ramah."Maaf, Mbak Sisil," katanya, suaranya jernih dan tegas. "Aku datang kemari untuk menjalankan tugas dari Pak Marco, bukan untuk mendengarkan masalah personal Mbak. Aku juga nggak peduli kalau Mbak berniat melamar Pak Marco jadi kekasih. Tapi kalau aku jadi Mbak Sisil, dengan cara murahan seperti itu, aku akan lebih tahu diri untuk menjaga sikap."Ucapannya meluncur tajam, setajam pisau yang mengiris harga diri Sisil.Sisil membeku. Matanya membelalak, bibirnya yang sedari tadi terbuka hendak berucap kini tertutup rapat. Seumur hidupnya, belum pernah ada yang berbica
Last Updated: 2025-03-21
Chapter: Bab 18 - Penghinaan
Sebelah sudut bibir Sisil berkedut samar. Matanya yang berkilat penuh harap perlahan meredup saat Marco, pria yang sudah lima tahun menjadi incarannya, menolak mentah-mentah permintaannya untuk bicara secara personal.Bukan hanya menolak, Marco bahkan mengalihkan pembicaraan itu pada Jessica, sekretarisnya yang selalu berdiri setia di sisinya.Jessica menatap Sisil dengan sorot mata yang sulit dibaca. Ia tersenyum tipis, ekspresinya tetap tenang, seperti biasa. “Mbak Sisil bisa sampaikan padaku. Aku akan meneruskan pesan Mbak ke Pak Marco.”Suasana di ruangan Sisil terasa hampa. Udara yang tadinya hanya berisi ketegangan kini berubah pekat, seakan menyimpan bara yang bisa menyala kapan saja. Sisil masih duduk di kursinya, jari-jarinya mencengkeram pinggiran meja dengan kuat. Pandangannya beralih sekilas ke sudut ruangan, tempat tumpukan naskah yang hampir setinggi pinggangnya berserakan tanpa arah.Jessica juga melihatnya. Dalam pikirannya, tumpukan itu mirip benteng Takeshi—hanya sa
Last Updated: 2025-03-20
Chapter: Bab 17 - Diantara Dua Wanita
Maserati milik marco berhenti tepat di depan lobi kantor. Petugas valet yang berjaga sigap menghampiri kedatangan sang bos besar pewaris Haneul Grup. Marco melepaskan sabuk pengaman yang melingkar di tubuhnya secepat kilat. Mengedar pandang ke sekitar, demi memastikan seluruh barang pribadinya tak ada yang tertinggal. Di sebelahnya, Jessica ikut melakukan hal yang sama. Rambut pendek warna almondnya dikibaskan sebelah, menguarkan aroma bunga yang langsung menyapa indera penciuman Marco. Kekesalan Jessica pada sang suami kini berlapis-lapis. Sepanjang perjalanan Jessica membatin, apa yang ada di pikirannya waktu itu sampai berniat untuk menjalin kerja sama dan menyetujui pernikahan kontrak dengan Tuan Lee ini? Setelah pagi harinya dikejutkan dengan kelakuan Marco yang berani menyentuhnya, amarah tertahan di dada Jessica semakin gencar memprotes saat pria itu kembali berulah. Memutuskan untuk langsung terjun ke dalam proyek film yang akan Jessica tulis naskahnya. Padahal, Jessica men
Last Updated: 2025-03-19
Chapter: Bab 16 - Mertua Menaruh Curiga
Dari jendela besar yang mengelilingi restoran di lantai enam puluh tiga ini, mata pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan kepul awan tipis yang berarak. Jika mereka sedikit menurunkan pandangannya, mereka akan menemukan deretan gedung yang menjulang tak kalah tinggi di sekitar gedung hotel ini. Begitu juga dengan pemandangan hiruk pikuk kota Jakarta yang mulai padat. Mobil-mobil di bawah sana, hanya nampak sebesar ruas jari. Berjajar rapi membentuk garis lurus yang panjang tanpa akhir. Kontras dengan pemandangan kehidupan di kaki gedung ini, keluarga konglomerat bermarga Lee baru saja masuk ke dalam restoran. Langkah mereka dipimpin oleh Joanna yang berjalan paling depan. Di belakangnya, Marco dan Jessica mengekori. Para pelayan sudah berbaris rapi di pintu masuk, kompak membungkuk memberi salam hormat ketika langkah keluarga itu sudah mencapai bibir pintu restoran. Ini pertama kalinya Jessica memasuki area kelas naratama. Dimana sosok yang berasal dari kalangan menengah
Last Updated: 2025-03-18
Chapter: Bab 15 - Adiknya Marco
“Jessica, bangun.” Seuntai kalimat itu mampir di telinga Jessica, namun kesadarannya belum pulih sempurna ketika dua kata yang keluar dari suara berat seseorang itu, kembali melantun lembut namun tetap terdengar tegas. “Jessica,” panggil suara itu lagi. Kali ini lebih menuntut. Jessica, masih berkelit dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuhnya. Semakin lama dibiarkan matanya terpejam, semakin sulit lepas dari jeratan ranjang nyaman ini. Jessica baru bisa terlelap subuh tadi. Masih sempat berguling ke sana-kemari menguasai permukaan empuk ranjang itu. Sempat terlintas di pikirannya, jika ia berbaring dengan sosok yang ia cintai di sana, pasti malam itu akan terasa lebih istimewa. Sayangnya, itu hanya ilusi belaka. Nyatanya kini Jessica hidup di bawah kuasa seorang pria keturunan konglomerat. Menghamba pada sosok itu demi sebuah pembalasan dendam. Sedangkan, kesabaran Marco pagi ini hanya setipis tisu. “Jessica, bangunlah!” Suaranya lebih keras. Ia tarik sedikit selimut ya
Last Updated: 2025-03-17
Chapter: Bab 14 - Terlalu Agresif
Debat panas tadi, cukup menguras emosi Jessica. Tak terasa waktu sudah beranjak pagi dan Jessica baru bisa merebahkan tubuhnya di ranjang. Matanya menatap langit-langit kamar yang kosong. Sekosong hati dan pikirannya saat ini. Kedua kaki Jessica menjuntai di sisi tempat tidur. Berayun pelan mengiringi gumaman merdu dari mulutnya. Ranjang empuk ini, adalah salah satu dari bagian mimpinya di masa depan. Hidup bergelimang harta tanpa perlu mengkhawatirkan hari esok adalah impian Jessica semenjak hidupnya berubah 180 derajat lima belas tahun lalu. Alih-alih sukses lewat jalannya sendiri, siapa sangka takdir menariknya ke dalam lingkar kehidupan yang semrawut. Jessica tumbuh dengan beban berat di pundaknya setelah ibunya, meninggal tepat setelah melahirkan Thania, adiknya. Sedang, sang Ayah, yang digadang-gadang menjadi garda terdepan, justru mengecewakan. Kecanduan main perempuan dan judi daring membuat Jessica kehilangan sosok orang tua satu-satunya. Masa kecil penuh beban menjadikan
Last Updated: 2025-03-16
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status