author-banner
SecretAK
SecretAK
Author

Nobela ni SecretAK

Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Jika mencintaimu terlalu berat, maka melepaskanmu adalah pilihan terbaik.” Bara hanya mencintai Bintang, begitupun sebaliknya Bintang hanya mencintai Bara. Namun, sayangnya kisah cinta mereka tak sesederhana itu. Ada jurang yang menghalangi dua insan yang saling mencintai. Mereka bagaikan dua samudera yang tak akan mungkin bisa dipersatukan. Bintang menyerah, dan Bara memperjuangkan. Seakan cinta tak setara, tapi faktanya cinta mereka sangat besar. Hanya saja banyak orang di sekeliling mereka yang berusaha memisahkan. Badai selalu menerpa, membuat cinta mereka goyah. Kisah ini harusnya sudah usai bagi Bintang, tapi tidak bagi Bara.
Basahin
Chapter: Bab 135. Ending Scene (TAMAT)
Long weekend adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Bara menepati janjinya mengajak istri dan anak-anaknya ke Bali. Pun kebetulan kedua orang tua Bara sekarang sedang ada di Perth menghadiri pertemuan teman lama orang tua Bara.Sebenarnya Bara ingin mengajak istri dan anaknya berlibur ke Amerika, tetapi karena libur sekolah Bima hanya karena long weekend, jadi tak memungkinkan untuk Bara mengajak istri dan anak-anaknya ke Amerika. Akan tetapi, meski hanya libur singkat ke Bali, tentunya pagi ceriah itu sudah ramai dengan suara Bima yang riuh gembira. Pelayan sudah tampak sibuk memindahkan pakaian yang akan dibawa. Tentu Bintang tak sendiri dalam menyiapkan pakaian. Wanita itu dibantu oleh para pelayan.Long weekend ini, Bara dan Bintang mengkhususkan liburan tanpa pengasuh. Mereka mengizinkan untuk Mbok Inem ataupun pengasuh Belleza untuk berlibur tanpa mengurus anak-anak mereka. Adapun alasan, karena mereka ingin benar-benar menikmati liburan bersama, tanpa adanya orang lain.“Papa! Bim
Huling Na-update: 2025-09-24
Chapter: Bab 134. Extra Part VIII
Menyiapkan malam malam adalah hal biasa untuk Bintang. Namun, tentu wanita itu tidak sendirian. Para pelayan membantunya dalam menyiapkan makanan lezat. Bara dan Bima sangat menyukai masakan Bintang, jadi wajar kalau Bintang selalu membuatkan makanan untuk suami dan putranya. Sementara Belleza—si kecil juga turut dibuatkan makanan. Usia Belleza sudah dua tahun. Tidak hanya susu yang menjadi asupan utama, tapi ada makanan pendukung lain.Saat makanan sudah siap berada di atas meja, Bara dan Bima muncul. Mereka duduk di kursi meja makan, sedangkan Belleza sayangnya sudah tertidur. Balita cantik itu sudah makan duluan. Jadi, wajar kalau sekarang Belleza sudah terlelap.“Wah! Mama masak makanan kesukaan Bima!” seru Bima riang.Bintang tersenyum, dan duduk di kursi meja makan. “Mama buatin makanan kesukaan Bima, dan juga masakin makanan kesukaan Papa.”Bima tampak semangat. Bocah laki-laki itu langsung lahap menikmati makanan yang dibuatkan oleh ibunya. Pun Bara juga turut menyantap makana
Huling Na-update: 2025-09-24
Chapter: Bab 133. Extra Part VII
Mendapatkan panggilan telepon dari sekolah Bima, tentu membuat jantung Bintang nyaris ingin copot. Pasalnya selama ini, Bima tak pernah melakukan masalah apa pun. Putra kecilnya itu bisa dikatakan adalah anak yang baik dan patuh pada guru. Namun, di kala wali kelas mengatakan Bima melakukan kesalahan, membuat otak Bintang mendadak pusing luar biasa.Ya, Bintang datang ke sekolah Bima, tanpa bilang dulu pada Bara. Bukan tak mau cerita, tetapi dia tak ingin mengganggu suaminya yang sedang bekerja. Jadi, lebih baik baginya menyelesaikan sendiri masalah ini. Lagi pula, ini memang sudah menjadi tugasnya.“Bu,” sapa Mbok Inem di kala melihat Bima datang ke sekolah.Bintang menatap Mbok Inem dengan tatapan gelisah. “Mbok, ada apa? Bima lakuin kesalahan apa?” tanyanya penasaran.Mbok Inem tampak cemas. “Bu, mungkin lebih baik wali kelas yang cerita ke ibu. Saya takut kalau saya yang jawab malah saya salah bicara.”“Sekarang Bima di mana?” tanya Bintang, mencoba untuk tetap tenang.“Bima ada d
Huling Na-update: 2025-09-24
Chapter: Bab 132. Extra Part VI
Pagi menyapa, Bara sudah datang ke kantor lebih awal. Pria tampan itu memiliki meeting penting dengan salah satu klien dari Tokyo. Dia bahkan tidak sarapan di rumah, karena tadi bertemu dengan klien—yang kebetulan meminta bertemu dengannya di pagi hari.Dia kini sudah ada di ruang kerjanya, duduk dengan raut wajah serius melihat laporan yang diberikan oleh sekretarisnya. Bintang sudah tak lagi bekerja di Gunaraya Group, membuat Bara memang sekarang memiliki sekretaris baru. Namun, meski sudah memiliki sekretaris baru, tentunya dia meminta pendapat Bintang tentang sekretaris barunya.Suara ketukan pintu terdengar, Bara yang sedang fokus melihat laporan langsung teralih ke arah pintu—dan meminta orang yang mengetuk pintu untuk segera masuk ke dalam.“Pak, maaf saya ganggu,” ucap Andi di kala masuk ke dalam ruang kerja Bara.“Ada apa?” tanya Bara dengan nada datar.“Pak, di depan ada Pak Mario ingin bertemu Anda. Apa Anda ingin menemui beliau?” tanya Andi sopan, dan seketika membuat Bara
Huling Na-update: 2025-09-24
Chapter: Bab 131. Extra Part V 
Waktu menunjukkan pukul enam sore. Bintang sudah kembali ke rumah, begitu juga dengan Wilona yang sudah kembali. Hari yang menyenangkan, tetapi ada perasaan khawatir. Ya, bagaimana tidak? Bintang tadi hampir menjadi korban kejahatan. Namun, untungnya dia bisa selamat.Bintang baik-baik saja, tapi entah dia tak tahu nasib pencopet itu. Bisa dikatakan orang-orang banyak yang membantunya, mengantarkan pencopet pada pihak berwajib. Jadi, dia tak perlu harus dipusingkan.Wanita cantik itu kini melangkah menuju kamar mandi, dan memutuskan untuk membersihkan tubuhnya. Pun barang belanjaannya tadi sudah dia pindahkan ke walk-in closet. Waktu bersama dengan Wilona cukup membuatnya sangat terhibur.Belleza sedang bersama dengan pengasuh. Itu yang membuat Bintang bisa jauh lebih tenang. Memang hadirnya pengasuh cukup membantu Bintang, jika ingin memiliki waktu berkualitas untuk dirinya sendiri. Akan tetapi, meski ada pengasuh jelas Bintang akan tetap mengurus dua anaknya.Lima belas menit member
Huling Na-update: 2025-09-24
Chapter: Bab 130. Extra Part IV
Mall Grand Indonesia adalah tempat yang dipilih oleh Bintang dan Wilona untuk berjalan-jalan. Mereka berdua menghabiskan waktu bersama sambil berbelanja berbagai macam barang. Tak hanya berbelanja saja, tetapi banyak restoran yang mereka kunjungi.Wilona yang selalu mengeluh badannya gemuk, tetapi tak tahan jika Bintang mengajak makan-makanan lezat. Pun dua wanita itu masih memerikan ASI, jadi wajar kalau mudah sekali lapar, apalagi jika melihat banyak restoran, pasti mereka terasa ingin mencoba.“Bintang, kamu mau makan sushi, nggak?” tanya Wilona tampak tak sabar melihat restoran sushi.Bintang menggelengkan kepalanya. “Kita udah makan banyak, Wilona. Memangnya kamu belum kenyang juga?”Wilona mengerengutkan bibirnya. “Aku masih lapar sih, tapi kayaknya ada makanan di kaki lima dekat mall ini deh yang mau aku datengin. Nggak jadi sushi. Kamu mau nggak nemenin aku?”Bintang mengulum senyumannya mendengar keluhan Wilona yang begitu ingin makan di makanan kaki lima dekat mall. Jujur, s
Huling Na-update: 2025-09-24
Pengawal Setia Gadis Buta

Pengawal Setia Gadis Buta

Gadis buta ini baru mengetahui kalau bodyguard-nya ternyata seorang pewaris dari konglomerat paling berpengaruh di kotanya. Sasha Vanderbilt, yang kehilangan penglihatan dan ibunya dalam kecelakaan tragis, menjalani hidupnya dengan satu prinsip: jangan bergantung pada belas kasihan siapa pun. Namun kedatangan Simon, bodyguard dengan sikap dingin dan penuh perhatian, perlahan mengisi kehampaan dalam dunianya. Tanpa sepengetahuan Sasha, Simon Kingsley sebenarnya bukan sekadar pelindung. Pewaris Kingsley Corp itu menyamar demi memenuhi desakan keluarganya untuk segera menikah. Namun, rencana Simon berubah saat dia menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar kewajiban dalam diri Sasha—kehangatan yang selama ini dia cari. Ketika rahasia besar Simon terbongkar, Sasha merasa dikhianati oleh orang yang telah ia percayai sepenuhnya. Apakah perhatian Simon selama ini hanyalah bagian dari sandiwara? Atau ada perasaan tulus di balik kebohongan itu? Di tengah cinta, kebohongan, dan rahasia yang tak terduga, Sasha harus memutuskan: melanjutkan hubungan yang dibangun di atas kepalsuan atau pergi dan memulai kembali? Bisakah hati yang terluka menemukan kepercayaan lagi? Atau semua ini akan berakhir dalam kegelapan?
Basahin
Chapter: Bab 55. Cukup Bertiga
Simon Kingsley sedang berbincang santai dengan ayahnya, Robert, di ruang kerja besar di kediaman keluarga Kingsley. Suasana rumah itu tenang, dengan aroma teh hangat yang baru saja disajikan oleh Emma. Sasha sedang duduk di ruang keluarga bersama Emma, membicarakan rencana menyambut bayi yang tinggal beberapa minggu lagi lahir.Namun, ketenangan itu tiba-tiba pecah saat terdengar suara kecil dari Sasha. “Simon!” panggilnya, suaranya terdengar panik.Simon segera berlari ke ruang keluarga, menemukan Sasha duduk dengan wajah pucat sambil memegang perutnya. “Apa yang terjadi, Sayang?” tanyanya cemas.Sasha meringis kesakitan. “Aku ... aku rasa kontraksi. Dan—” Ia berhenti berbicara sejenak, matanya membesar saat melihat cairan mulai mengalir di lantai. “Air ketubanku pecah!”“Astaga!” Emma langsung berdiri, wajahnya penuh kekhawatiran. “Simon, cepat! Kita harus membawa Sasha ke rumah sak
Huling Na-update: 2026-05-12
Chapter: Bab 54. Melegakan
Setelah menyaksikan wawancara Simon di layar televisi, Sasha menghela napas panjang. Perasaan lega mengalir di dalam dirinya, tetapi di balik itu ada rasa bersalah yang perlahan-lahan menyeruak. Ia telah sempat meragukan suaminya, meskipun Simon berulang kali menunjukkan dedikasi dan cintanya.Sasha duduk di sofa ruang tamu penthouse mereka, memandangi layar ponsel yang telah beberapa kali ia periksa. Waktu terus berjalan, tetapi Simon belum juga pulang. Biasanya, setelah menghadapi situasi sulit seperti ini, Simon akan segera kembali ke rumah untuk bersama dengannya.Rasa khawatir mulai menyelimuti Sasha. Ia akhirnya memutuskan untuk menelepon Joicy, asisten Simon yang selalu tahu keberadaan suaminya. Panggilan tersambung, dan suara Joicy terdengar di ujung sana.“Halo, Joicy. Maaf mengganggumu, tapi aku ingin tahu, di mana Simon sekarang?” tanya Sasha dengan nada hati-hati.Joicy terdiam sesaat sebelum menjawab. “Dia sedang menemui ses
Huling Na-update: 2026-05-12
Chapter: Bab 53. Membersihkan Kotoran
Simon terhuyung, memegangi pipinya yang kini memerah akibat tinju keras Harris.“Kita bisa bicarakan ini baik-baik, Harris!” seru Robert, ayah Simon, sambil berusaha menarik Harris menjauh. Sasha berdiri terpaku, tubuhnya gemetar melihat ayahnya yang biasanya tenang berubah menjadi sosok yang begitu penuh amarah.“Kau tahu apa yang dia lakukan, Robert?” Harris menuding Simon dengan mata membelalak. “Anakmu ini mempermalukan keluarga kita! Bagaimana bisa dia menghamili wanita lain?!”Sasha ternganga, matanya melebar. “Apa?!” katanya dengan
Huling Na-update: 2026-05-11
Chapter: Bab 52. Ledakan Gairah (21+)
Tanpa banyak kata lagi, Simon meraih Sasha ke dalam pelukannya. Pelukan itu erat namun penuh kehati-hatian, seolah ia memeluk sesuatu yang rapuh namun sangat berharga. Bibirnya mengecup dahi Sasha sebelum beralih ke pipi, lalu berhenti di bibirnya yang penuh. Kecupan mereka dimulai dengan lembut, perlahan semakin dalam dan penuh emosi.“Simon, sssshhhhh….”Ia menatap Sasha lama, seakan ingin menyimpan setiap detil momen ini dalam ingatannya. “Aku ingin kau tahu, aku akan selalu menjagamu, dengan cara apa pun,” katanya pelan, suaranya penuh ketulusan.Sasha mengangguk, matanya berkaca-kaca oleh emosi.Ketika Simon melanjutkan ciumannya, sentuhan mereka tetap lembut. Hasrat yang terasa meledak-ledak dalam dirinya tak membuatnya terburu-buru. Ia memastikan setiap gerakannya tidak hanya membawa kenikmatan, tapi juga rasa aman bagi Sasha. Ia mengeksplorasi perasaan mereka, bukan hanya hasrat fisik, tetapi juga cinta mendalam yang
Huling Na-update: 2026-05-10
Chapter: Bab 51. Gangguan Kecil
Simon dan Sasha akhirnya bertemu dengan dokter kandungan mereka, Dr. Milea Grande, yang terkenal dengan keahliannya menangani kehamilan berisiko. Setelah pemeriksaan mendalam, Dr. Grande memberikan kabar yang sangat melegakan.“Kandunganmu cukup kuat, Sasha. Jadi, hubungan suami istri diperbolehkan, asalkan tidak terlalu intens atau membuat kau kelelahan,” jelasnya dengan senyuman lembut.Sasha, yang merasa malu sekaligus lega, mengangguk pelan. Simon, di sisi lain, merasa seperti mendapat lampu hijau setelah sekian lama menahan diri. Mereka berdua saling melirik penuh arti, memahami bahwa momen kebersamaan mereka akan terasa lebih istimewa dari sebelumnya.Selain itu, Dr. Grande memberikan resep untuk membantu meredakan morning sickness yang cukup sering dialami Sasha. “Pastikan istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi,” tambah Dr. Grande. “Dan Simon, pastikan kau menjaga perasaan istrimu. Ini bukan hanya untuk kesehatan mental
Huling Na-update: 2026-05-10
Chapter: Bab 50. Rindu Sentuhannya
Beberapa hari setelah kondisi Sasha mulai membaik, suasana rumah sakit tempat ia dirawat terasa lebih tenang. Meskipun tubuhnya masih lemah, warna di wajah Sasha perlahan kembali. Namun, kehadiran pihak kepolisian pada pagi itu membawa ketegangan baru yang tak bisa dihindari.Simon berdiri di sudut ruangan, wajahnya tegang. Ia mendampingi Sasha saat seorang detektif datang untuk meminta keterangan resmi. Sasha duduk di tempat tidur, tangannya menggenggam selimut dengan erat. Meskipun tubuhnya sudah pulih, pikirannya masih terbayang-bayang kejadian yang ia alami di pulau terpencil itu.“Bu Sasha, kami paham ini sulit,” ujar detektif dengan nada lembut. “Tapi kesaksian Anda sangat penting untuk mengungkap kasus ini.”Sasha menarik napas panjang, menenangkan diri. “Baik, saya akan menjawab sejujurnya,” katanya pelan.Ia mulai menceritakan semuanya, bagaimana Kael menculiknya, bagaimana ia merasa terjebak di pulau terpencil
Huling Na-update: 2026-05-09
Benih Rahasia CEO Dingin

Benih Rahasia CEO Dingin

Aria memiliki segalanya. Paras yang cantik. Karier yang bagus, tapi hanya satu yang dia tak miliki yaitu cinta tulus. Wanita cantik yang mengalami patah hati luar biasa itu memutuskan untuk tidak menikah. Kekasih yang dia anggap sebagai tambatan terakhirnya, malah tega berselingkuh dengan sahabat baiknya. Dunia Aria seketika itu juga runtuh, akibat pengkhiatan sang kekasih. Hingga suatu saat, di kala dia sudah tak ingin terlibat percintaan, ide gila muncul dalam otaknya. Ide gila yang dimaksud adalah membeli benih dari seorang gigolo. Namun, hal tergila adalah Aria salah mengenali gigolo yang dia sewa. Harusnya malam itu dia menghabiskan malam dengan gigolo yang dia sewa, tapi sialnya dia malah menghabiskan malam dengan seorang billionaire yang begitu berpengaruh di dunia. Ethan Reynolds, seorang billionaire tampan itu menjadi teman tidur Aria. Tentu ini semua mengakibatkan dunia Aria berubah total. Kesalahan satu malam membuat Aria terjebak di dalam lingkaran api. Lantas, bagaimana kisah Aria dan Ethan? Kisah mereka dimulai dari kesalahan yang seharusnya tak terjadi.
Basahin
Chapter: Bab 11. Menjadi Kekasih Ethan
Aria menggigit bibir bawahnya. Dia merasakan tatapan laser dari wanita itu menembus tengkorak kepala. Punggungnya menegak saat Ethan berdehem. Apa yang harus aku lakukan? Aria menghela napas panjang sebelum akhirnya membuka mulut, “Saya—"“Ethan, siapa wanita ini?” Lucy bertanya dengan nada tidak ramah. Jarinya menunjuk tepat saat Aria menurunkan kaki di anak tangga terakhir. Rona merah jambu di wajahnya seketika berubah merah padam. “Kau bermalam dengan wanita lain?!”“Jangan membuat keributan, Lucy.” Ethan memberi peringatan.“Kau!” Lucy mengambil langkah lebar untuk mendekat ke Aria. “Apa yang kau lakukan di sini, Jalang?’Aria menahan diri untuk tidak memukul wajah cantik nan menyebalkan itu. “Sebelumnya, bisa kah berhenti memanggilku Jalang?” Kedua sudut bibirnya membentuk simetris formalitas. “Untuk kesan pertama, Anda terlihat cukup tidak sopan.”Mata Lucy terbelalak. “Berani sekali kau! Jalang murahan.”“Mulutmu penuh kejalangan, bahkan meski kau memiliki selera fashion yang
Huling Na-update: 2025-08-08
Chapter: Bab 10. Calon Tunangan Si Tuan
“Tuan!” pekik Aria sambil berusaha melepaskan diri dari Ethan. “Hentikan!”Ethan bergeming, menatap nanar wanita yang masih di bawahnya. “Apa yang kau mau dariku?” Nadanya lebih terdengar seperti ancaman.Aria berhenti menggeliat, kemudian dia menjawab dengan tegas, “Kelancaran proyek itu dan Anda harus memastikan investasi itu berjalan baik.” Aria benci hal-hal yang tanggung dan tanpa kepastian. Dia menginginkan kontrak yang paten tanpa ganggu gugat dan tanpa mengorbankan posisinya di perusahaan.“Kau bawahan yang tidak tahu malu,” pungkasnya tajam.“Anda investor yang cabul.” Sayangnya, Aria hanya berani mengatakan itu dalam benak. Dia tidak boleh dengan mudahnya tersulit hanya karena provokasi dari Ethan.Ethan menyeringai. “Kalau kau ingin posisimu dan proyek itu berjalan lancar, kau harus melakukan apa yang aku mau.”“Benar.” Aria menjawab cepat. “Jadi, mari menjadi kekasih saya, Tuan.”Ethan merasa tergelitik mendengar kalimat barusan. Bahkan wajah Aria sama sekali tidak tampak g
Huling Na-update: 2025-08-06
Chapter: Bab 9. Melewati Batas
Aria menghela napas panjang. Tidak ada raut kegelisahan atau panik yang tampak di wajahnya, seolah-olah hal ini sudah dia perkirakan sebelumnyaa. Sementara itu, Tommy yang tidak sengaja mendengar obrolan mereka sontak berbalik badan dan meninggalkan ruangan.“Baiklah,” putus Aria dengan tenang. “Bagi sebagian orang, kepuasan seks memang menjadi penentu.”“Kau ingin membicarakan seks sebelum kita melakukannya? Kau punya preferensi?”Mendengar itu membuat Aria skeptis. Kenapa dia berbicara seolah ini adalah kali pertama kami melakukannya? “Anda serius bertanya seperti itu?” Aria memastikan.Ethan menyeringai. “Kenapa? Kau tidak cukup percaya diri dengan preferensimu sendiri?”Aria menyemburkan tawanya cukup keras, merasa tergelitik dengan pertanyaan pria itu. “Maaf, Tuan. Meski terdengar agak keterlaluan, tetapi saya merasa perlu untuk memastikan bahwa sebelum ini kita pernah--” Kalimatnya terpotong akibat ponsel Ethan yang berdering.Itu panggilan dari kontak bernama “Mom”, melihat itu
Huling Na-update: 2025-07-28
Chapter: Bab 8. Permainan Baru Dimulai
“Kau pikir bisa membodohiku dengan trik murahan seperti ini?” Ethan mundur satu langkah, tangannya memegang bolpoin yang ternyata adalah alat perekam. Dia menekan ujung benda itu untuk mematikan fungsinya. Tatapan itu menjurus pada sosok di depannya, bibirnya menyeringai. “Wanita bodoh!”Wajah cantik Aria menegang beberapa saat. Dia tidak menyangka akan ketahuan secepat ini. Lalu, dia memaksakan senyum dan berkata, “Saya rasa itu hanya kesalahpahaman—“ Dia tersentak saat Ethan membanting bolpoin itu dan menginjaknya hingga hancur berkeping.Tidak hanya itu, Ethan menarik lengan Aria, membuat si wanita tersentak maju. “Apa ada alat lain yang kau sembunyikan?”“Tuan, saya—““Buka bajumu!” perintah Ethan dengan sorot mata tajam.“A-apa?” Sontak saja membuat Aria mengeratkan jasnya. “Tapi, Tuan. Saya tidak menyembunyikan apa pun. Saya berani bersumpah!” Suaranya setengah bergetar karena panik.“Kau berani bermain-main denganku, ya?”Ingin rasanya Aria memukul kepala pria itu dengan heels-n
Huling Na-update: 2025-07-28
Chapter: Bab 7. Bermain Licik
“Tuan Ethan meminta kau untuk bersiap malam ini. Dia yang akan menentukan jam dan tempatnya.” Frank menatap penuh harap. “Aku tahu kau sudah bekerja keras, jadi lakukan yang terbaik untuk kali ini juga. Ah, dan satu lagi. Dia akan menghubungimu nanti.”“Sial!” Tak henti-hentinya Aria mengumpat sejak keluar dari ruangan Frank. Belum ada satu hari baginya untuk bernapas lega dan menyusun rencana untuk bagaimana menghadapi pria itu. Tubuhnya lelah, pikirannya penuh kerumitan. Dia belum benar-benar bernapas sejak tujuh hari ini.“Kau terlihat pucat, Aria.” Itu komentar Rachel begitu Aria mendarat di kursi kerjanya. “Aku rasa kau harus beristirahat hari ini.”Aria juga menginginkannya. Dia memijat keningnya yang terasa berdenyut. ”Tapi Si Brengsek itu tidak membiarkanku,” gumamnya tanpa sadar.Rachel memiringkan kepala. “Kau bicara apa?” Dia baru teringat dengan keanehan bosnya usai meeting dengan investor terkenal itu. “Kau bilang ingin menceritakan sesuatu. Ada apa?”Aria mengangkat sat
Huling Na-update: 2025-07-24
Chapter: Bab 6. Neraka Bernama Ethan Reynolds.
Aria mengerjapkan mata berulang kali. Dia yakin bahwa barusan tidak salah dengar, tapi mulutnya otomatis berkata, “A-apa?” Bersamaan dengan jantungnya yang seketika mencelus.“Kau bilang bisa melakukan apa pun mauku.” Ethan berkata santai tanpa setitik pun noda bersalah di wajahnya.Aria mengepalkan tangannya, degup jantung karena takut dan terkejut itu berubah menjadi amarah yang kian menjalar hingga ke ubun-ubun. Wajahnya merah padam dan sorot mata lelah yang sudah merah alami akibat begadang itu menajam seketika. Dia sadar dengan apa yang barusan didengar dari mulut CEO di depannya.Sial! Aku memang pernah tidur dengannya, tapi cara ini jauh lebih menjijikkan dibanding menyewa gigolo.Aria mencoba untuk tenang, meskipun hatinya menjerit. Tidak ada yang bisa mengalahkan profesionalitasnya dalam bentuk apa pun. Dia tidak ingin kehilangan posisinya di perusahaan hanya karena sakit hati.Wanita itu berdehem pelan, melonggarkan otot-otot di wajahnya dengan tenang. “Saya anggap ucapan Tua
Huling Na-update: 2025-07-24
Maaari mong magustuhan
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status