Short
18 Kali Janji, Tak Sekali Terwujud

18 Kali Janji, Tak Sekali Terwujud

作者:  Dream已完成
語言: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
12章節
13.1K閱讀量
閱讀
加入書架

分享:  

檢舉
作品概覽
目錄
掃碼在 APP 閱讀

故事簡介

Cinta Toxic

Plot Twist

POV Pria

Pilih Kasih/Egois

Mandiri

Penyesalan

Mengejar Suami

Pernikahan sudah berjalan tiga tahun, tetapi istriku yang seorang pilot sudah 18 kali membatalkan rencana pendaftaran pernikahan kami. Yang pertama, karena pemuda yang dimentorinya melakukan uji terbang. Aku menunggunya seharian penuh di depan kantor catatan sipil. Yang kedua, saat di tengah jalan, dia menerima telepon dari pemuda yang dimentorinya itu. Kemudian, dia tiba-tiba berbalik arah dan menurunkanku begitu saja di pinggir jalan. Setelah itu, setiap kali aku dan dia berjanji untuk mendaftarkan pernikahan, pemuda yang dimentorinya itu selalu saja mengalami berbagai masalah. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi meninggalkannya. Namun, tepat di saat aku melangkah naik ke pesawat menuju Nevora, dia justru mengejarku sampai ke sana seperti orang gila.

查看更多

第 1 章

Bab 1

Tiga tahun menikah, tetapi Imelda Deandra tidak kunjung mendaftarkan pernikahan kami secara resmi.

Hari ini adalah tonggak sejarah bagi penerbangan Imelda yang ke-1.000, sekaligus menjadi kali ke-17 dia berjanji untuk pergi bersamaku mencatatkan pernikahan kami.

Namun, di pesta perayaan itu, saat aku dipaksa minum anggur oleh atasannya langsung, Imelda justru sibuk saling mengambilkan makanan dan meminumkan anggur dengan pilot laki-laki yang dimentorinya.

Aku hampir pingsan karena minum dalam keadaan demam tinggi, tetapi Imelda tidak menoleh ke arahku sedikit saja.

Banyak rekan kerja di perusahaan yang menghela napas dan berdecak. Mereka menatapku dengan tatapan mata yang penuh rasa iba, seakan merasa pengorbananku tidak sepadan.

Siapa pun yang melihat pasti tahu, demi siapa aku tetap meminum anggur, meski dalam keadaan sakit.

Akan tetapi, setelah pesta perayaan berakhir, Imelda yang seharusnya pergi bersamaku ke kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan, kembali membatalkan janjinya.

Imelda memarkir mobil di depan restoran, lalu dengan satu tangan, dia menghalangiku yang hendak masuk ke mobil.

"Deon tadi sudah banyak mewakiliku minum anggur. Aku akan mengantarnya pulang. Kamu naik taksi saja ya."

"Pendaftaran pernikahan sore ini sepertinya nggak bakal keburu. Kita bicarakan lagi lain hari." Setelah berkata seperti itu, Imelda sama sekali tidak peduli dengan reaksiku. Dia bergegas turun dari mobil, lalu dengan sangat hati-hati memapah Deon untuk duduk di kursi penumpang depan.

Delapan tahun pacaran, tiga tahun menikah, ini sudah ke-17 kalinya Imelda menunda pendaftaran pernikahan kami demi Deon.

Biasanya dalam situasi seperti ini, amarahku sudah meledak, berteriak histeris dan mencecarnya dengan pertanyaan, siapa sebenarnya suaminya dan siapa tadi yang benar-benar pasang badan melindunginya dari desakan minum anggur?

Namun, kali ini, aku hanya tersenyum tipis. "Oke, kalian hati-hati di jalan."

Mendengar ucapanku, Imelda tertegun sejenak. Dia merasa agak heran dengan sikapku yang begitu tenang hari ini. Namun, sesaat kemudian, Imelda kembali bersikap dingin seperti biasa dan berkata, "Nanti waktu pulang, aku akan membelikanmu hadiah sebagai kompensasi."

Setelah berkata seperti itu, Imelda langsung memacu mobilnya pergi. Sebelum pergi, dia bahkan masih sempat-sempatnya menutupkan kaca jendela mobil untuk Deon, khawatir jika angin akan mengganggu Deon yang sedang mabuk itu.

Sebelumnya, Imelda tidak pernah membiarkan ada sisa bau alkohol sedikit pun di dalam mobilnya.

Setiap kali aku selesai minum mewakilinya, meskipun itu di musim hujan yang begitu dingin, Imelda akan membuka seluruh kap mobilnya lebar-lebar, apalagi sekadar menutup jendela.

Sekarang, aku baru menyadari, itu semua hanya karena orang yang berada di dalam mobil itu adalah aku.

Tengah hari di Kota Hosana begitu terik, hingga membuat sekujur tubuh dibanjiri keringat. Namun, entah mengapa hatiku terasa begitu dingin.

Aku menarik napas dalam-dalam, lalu memasukkan kembali kartu keluarga ke dalam tas.

Aku tahu, sudah waktunya bagiku untuk melepaskan delapan tahun jalinan asmara ini.

展開
下一章
下載

最新章節

更多章節

致讀者

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

評論更多

Yenita Siregar
Yenita Siregar
nikmati penyesalan mu imelda
2026-04-03 10:56:44
2
0
muzai222
muzai222
pernah bc cerita yg sama tp judul nya lupa, cerita dr sudut pandang cwe nya,semua detai hampir sama, bahkan ft dibelakang pintu jatuh dan pecah jg sama.
2026-04-03 10:55:08
2
0
John Hendrik Saragih
John Hendrik Saragih
bagus juga..boleh lah
2026-03-08 00:53:31
2
0
Operator Kecamatan Pesanggrahan
Operator Kecamatan Pesanggrahan
penasaran sekali
2026-03-03 09:34:24
4
0
Hendarestya Sena
Hendarestya Sena
cekup bagus ceritanya
2026-03-02 15:19:20
2
0
12 章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status